Wuling Siapkan Layanan Purna Jual Lengkap bagi Konsumen Air ev di GIIAS 2022

Di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, Wuling menggelar berbagai layanan purna jual untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi konsumen Air ev. Mulai dari garansi umum sampai dengan 3 tahun atau 100.000km, garansi untuk komponen inti selama 5-8 tahun, hingga gratis biaya jasa perawatan berkala sampai 2 tahun atau 50.000km.

BestCar Indonesia – Memanfaatkan momentum peluncuran kendaraan listrik pertamanya di Indonesia, Wuling Air ev, di ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022, Wuling juga menggelar berbagai layanan purna jual untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi konsumen Air ev.

“Wuling turut menyediakan layanan purna jual yang lengkap untuk setiap konsumen Air ev di Indonesia. Hal ini merupakan komitmen kami dalam rangka memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengguna kendaraan listrik pertama dari Wuling untuk Indonesia ini. Dengan demikian, konsumen tidak perlu khawatir untuk memiliki Wuling Air ev,” papar Maulana Hakim selaku Aftersales Director Wuling Motors.

Untuk mendukung layanan purna jual Air ev, Wuling memberikan garansi umum kendaraan sampai dengan 3 tahun atau 100.000 kilometer. Selain itu Wuling turut menyediakan garansi untuk komponen inti yang terdiri dari garansi power battery system assemblydrive motor, dan motor controller hingga 8 tahun atau 120.000 kilometer serta garansi reducer, power distribution unit, dan user connection unit sampai dengan 5 tahun atau 100.000 kilometer. Keseluruhan garansi diatas berlaku syarat dan ketentuan serta mana yang tercapai lebih dulu.

Dari sisi biaya kepemilikan, Air ev sebagai kendaraan listrik tentunya memiliki biaya perawatan yang terjangkau jika dibandingkan dengan kendaraan mesin pembakaran dalam konvensional yang memiliki komponen lebih banyak. Hal ini tentunya meringankan konsumen dalam biaya perawatan kendaraannya. Guna mendukung hal tersebut, Wuling juga memberikan gratis biaya jasa perawatan berkala bagi konsumen Air ev hingga 2 tahun atau 50.000 kilometer, mana yang tercapai terlebih dahulu.

Selain kemudahan dalam aspek garansi dan biaya kepemilikan, Wuling Air ev juga didukung dengan program purna jual lainnya dari Wuling, mulai dari jaringan diler dan bengkel resmi yang luas, dukungan layanan Wuling Customer Assistance melalui nomor 0800-100-5050, Emergency Road Assistance hingga Wuling Mobile Service. Melalui ragam layanan purna jual yang lengkap, kenyamanan dan kemudahan dalam kepemilikan Air ev dapat dirasakan oleh setiap konsumen. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan aftersales Wuling Air ev, pelanggan dapat mengakses website wuling.id, mengakses aplikasi MyWuling+, atau menghubungi Wuling Customer Assistance.

 

Solusi Mobilitas Modern 

Sebagai informasi tambahan, Wuling Air ev baru saja diluncurkan secara global di hari pertama gelaran GIIAS 2022 hari Kamis lalu (11/08/2022). Kendaraan listrik pertama Wuling untuk Indonesia ini resmi dipasarkan dengan harga OTR Jakarta Rp238.000.000 untuk tipe Standard Range dan Rp295.000.000 untuk varian Long Range.

“Kendaraan listrik Wuling buatan Indonesia ini mengusung kemudahan dari sisi berkendara, penggunaan sehari-hari dan pengisian daya yang bisa dilakukan di rumah. Selain itu, kedua varian Air ev dilengkapi inovasi canggih, perangkat keselamatan lengkap hingga deretan fitur modern,” terang Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors.

Dari segi performa dan kapasitas baterai, Wuling Air ev mengusung motor listrik berdaya maksimal 30 kW. Tenaga yang dihasilkan tersebut dihantarkan melalui transmisi Single Reduction Gear ke roda belakang. Sebagai jantung dari sumber listrik kendaraan compact ini, Wuling menggunakan baterai lithium ferro-phosphate (LFP) berkapasitas 17,3 kWh untuk tipe Standard Range dengan jarak tempuh hingga 200 kilometer dan 26,7 kWh untuk tipe Long Range yang dapat menempuh jarak hingga 300 kilometer saat terisi penuh.

Berbagai fasilitas modern turut hadir di dalam kabinnya, mulai dari Electric Power Window, Multifunction Steering Wheel, hingga USB Charging Port. Wuling menyertakan kecanggihan inovasi pintar Internet of Vehicle (IoV) dan Wuling Indonesian Command (WIND) pada Air ev. Untuk varian Long Range, Wuling menyematkan beberapa tambahan fitur seperti Integrated Floating Widescreen dengan layar meter cluster 10,25 inci dan layar head unit dengan ukuran yang sama, keyless entrysynthetic leather seat, Smart Start System, serta Extended Horizon LED DRL.

Guna menunjang keselamatan berkendara dengan Air ev, Wuling melengkapi mobil listrik compact ini dengan fitur safety yang lengkap. Terdapat dua airbag yang melindungi pengemudi dan penumpang baris pertama serta rangka yang kokoh. Kemudian, sistem pengereman didukung dengan rem cakram pada roda depan dan belakang, ABS, EBD, TPMS, Sound Module for pedestrian Warning, serta ISOFIX. Khusus Wuling Air ev Long Range turut ditambahkan dengan Electronic Stability Control (ESC) dan Electric Parking Brake dengan AVH serta HHC.

Bagi Wuling, Air ev dianggap sangat cocok untuk pasar di indonesia. Alasannya, menurut pengamatan Wuling, mayoritas pengemudi di Indonesia setiap harinya berkendara untuk perjalanan ke kantor atau ke sekolah dengan membawa maksimal empat penumpang, termasuk pengemudi. Selain itu, rata-rata jarak tempuh yang dicapai oleh pengguna kurang dari 50 kilometer per harinya.

Dengan latar belakang tersebut, Wuling Air ev dengan kemampuan jarak tempuh 200km hingga 300km, berbekal inovasi modern, konfigurasi 4-seater yang nyaman, serta kemudahan pengisian daya dapat menjadi jawaban dari keperluan mobilitas sehari-hari yang modern dan ramah lingkungan bagi konsumen Indonesia. “Wuling Air ev hadir menjadi sebagai jawaban tantangan kendaraan ramah lingkungan yang semakin dibutuhkan saat ini yang mampu mengakomodasi kebutuhan berkendara sehari-hari konsumen Indonesia,” tutup Danang Wiratmoko.

Air ev dan juga lini produk Wuling lainnya hadir bagi pengunjung booth Wuling yang berlokasi di Hall 6, ICE BSD City hingga 21 Agustus 2022.

 

Teks: Yusran Hakim

Aman, Baterai Wuling Air ev Telah Lalui Beragam Pengujian Ketahanan

Berbagai uji perangkat baterai lithium iron phosphate (LFP) yang digunakan Wuling Air ev telah dilakukan dalam berbagai skenario, mulai dari uji ketahanan baterai pada benturan dengan metode tes jatuh dari ketinggian satu meter; uji kecelakaan dengan percepatan hingga 28G dari satu titik ke titik lainnya, flip test dengan rotasi berulang seperti pada kondisi mobil terbalik; dibakar pada suhu tinggi; dan bahkan tes rendaman dalam air untuk menjamin keamanan pada situasi hujan maupun banjir. Hasilnya, paket baterai Air ev berhasil melewati beragam tes tersebut dengan kondisi yang baik dan utuh serta masih berfungsi normal.

BestCar Indonesia – Ikut berpartisipasi di ajang pameran perdana khusus kendaraan listrik Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Wuling Motors (Wuling) tak sekadar menampilkan kendaraan listrik pertamanya untuk pasar Indonesia, yakni Air ev. Berbagai inovasi dari mobil listrik berukuran kompak ini dapat disaksikan langsung oleh pengunjung pameran, mulai dari tampilan eksterior yang futuristik, desain interior yang modern, hingga kabin yang nyaman dan . Salah satu inovasi yang tidak ketinggalan dari Wuling Air ev adalah mengenai keamanan baterai yang sudah teruji dengan baik.

Soal keamanan baterai kendaraan listrik memang masih menjadi concern utama para pengguna awam, karena sebagian besar cenderung masih meragukannya. “Karena itu, aspek keselamatan tentu menjadi prioritas dalam pengembangan kendaraan listrik, terutama pada komponen baterai dan sistem kelistrikan tegangan tingginya. Baterai Air ev telah melewati berbagai pengujian dengan hasil yang memuaskan. Pengujian tersebut bertujuan untuk memastikan keamanan serta ketahanan baterai dalam berbagai kondisi pengoperasian,” ungkap Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors, ketika memamerkan baterai Wuling Air ev yang sengaja direndam di dalam akuarium di booth Wuling di ajang PEVS 2002, untuk membuktikan keamanannya.

Wuling Air ev mengusung baterai lithium iron phosphate (LFP) yang bertugas menyimpan sekaligus menjadi sumber energi yang diperlukan motor listrik pada mobil listrik berdimensi kompak tersebut. Perangkat baterai itu telah lolos 16 model uji ketahanan pada beragam kondisi dan situasi. Pengujian tersebut antara lain tes jatuh, rotasi berulang-ulang, kebakaran, rendaman air, benturan, hingga getaran, untuk memastikan baterai tetap aman untuk digunakan sehari-hari oleh pengguna.

Berbagai uji perangkat baterai Air ev dilakukan dalam berbagai skenario. Salah satunya adalah uji ketahanan baterai pada benturan dengan metode tes jatuh dari ketinggian satu meter. Kemudian, dilakukan pula uji kecelakaan dengan percepatan hingga 28G dari satu titik ke titik lainnya dan juga flip test dengan rotasi berulang seperti pada kondisi mobil terbalik. Hasilnya, paket baterai Air ev berhasil melewati beragam tes tersebut dengan kondisi yang baik dan utuh serta masih berfungsi normal.

Selain itu, baterai Air ev juga diuji dalam kondisi ekstrem lainnya, yakni situasi kebakaran. Pada pengujian ini, baterai berhasil melewati proses pembakaran pada suhu tinggi tanpa terjadi ledakan maupun kerusakan lainnya. Kemudian, paket baterai juga telah melalui tes rendaman dalam air dengan hasil baik sehingga memperoleh sertifikasi IP67, tanpa adanya kebocoran untuk menjamin keamanan pada situasi hujan maupun banjir. Tidak hanya itu, untuk melindungi baterai dari kondisi jalan yang tidak rata, baterai Air ev telah lulus uji getaran dengan frekuensi 24Hz selama tiga hari.

“Berbagai pengujian yang berhasil dilewati tersebut menunjukkan bahwa baterai Wuling Air ev aman dan tahan digunakan di kondisi pemakaian di Indonesia. Ditambah dengan kemudahannya dalam isi ulang daya, Air ev menjadi solusi baru untuk mobilitas modern yang ramah lingkungan dan aman,” tutup Danang Wiratmoko.

Wuling Air ev saat ini sudah bisa dipesan dengan mengunjungi diler resmi Wuling, melalui website wuling.id, atau melalui exclusive e-commerce partner Blibli.com. Penasaran? Silakan kunjungi booth Wuling pada event PEVS 2022 di JIEXPO Kemayoran untuk melihat langsung kendaraan listrik pertama dari Wuling untuk pasar Indonesia itu.

 

Teks: Yusran Hakim

Wuling Almaz RS Resmi Dijual, Harga ‘Promosi’ Hanya Rp 340,8 – 354,8 Juta

Dipasarkan dalam dua varian, yakni EX (Exclusive) dan Pro dengan pilihan konfigurasi bangku 5-seater dan 7-seater, Wuling Almaz RS dibanderol dengan harga promosi bersubsidi mulai dari Rp340,8 juta hingga Rp354,8 Juta yang berlaku hanya selama periode 29 Maret sampai 30 April 2021.

BestCar Indonesia – Wuling Motors (Wuling) secara resmi meluncurkan produk terbaru di segmen SUV, Almaz RS, di Hall 5 International Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, Senin (29/03/2021). Digadang-gadang sebagai mobil cerdas yang didukung oleh teknologi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE), Wuling Almaz RS dipasarkan dalam dua varian, yakni EX (Exclusive) dan Pro dengan pilihan konfigurasi bangku 5-seater dan 7-seater.

Tapi yang mengagetkan adalah harga jualnya. Dalam acara peluncuran Almaz RS yang juga disiarkan secara online tersebut Wuling Motors mengumumkan harga jual resmi SUV flagship Wuling itu dalam dua versi: Harga Spesial dan Harga Subsidi. Semua harga tersebut adalah on-the-road (OTR) DKI Jakarta, yang merupakan harga promosi khusus yang berlaku hanya selama periode 29 Maret sampai 30 April 2021.

 

Varian Harga OTR Spesial (Jakarta) Harga OTR Subsidi (Jakarta)
Almaz RS EX 5-Seater Rp355.800.000 Rp340.800.000
Almaz RS EX 7-Seater Rp365.800.000 Rp350.800.000
Almaz RS Pro 7-Seater Rp370.800.000 Rp354.800.000

 Jadi, sekali lagi, kedua versi harga yang dipatok pada peluncuran Almaz RS ini pada dasarnya adalah harga promosi untuk dua tipe Almaz RS varian EX (5-seater dan 7-seater) dan satu tipe Almaz RS varian PRO (7-seater), yang berlaku hanya selama periode 29 Maret sampai 30 April 2021. Artinya, setelah masa promosi itu habis, maka per 1 Mei 2021 harga Almaz RS akan naik kembali yang besarannya akan ditentukan kemudian.

Pertanyaannya kemudian, versi harga promosi mana yang berlaku saat ini hingga 30 April mendatang? Nah tentu saja yang berlaku adalah yang dicantumkan terakhir, yaitu versi harga promosi Subsidi. Penjelasannya begini. Menurut Chief Financial Officer (CFO) Wuling Motors Indonesia James Wu, awalnya Wuling memang mematok harga khusus (harga promosi) berupa harga Special untuk konsumen, yang berlaku hanya selama periode 29 Maret sampai 30 April 2021 untuk tiga tipe Almaz RS, yaitu Rp355.800.000 untuk Almaz RS EX 5-seater, Rp365.800.000 untuk Almaz RS EX 7-seater, dan Rp370.800.000 untuk Almaz RS Pro 7-seater. Namun harga ini kemudian didiskon lagi dalam bentuk harga Subsidi, yang membuat banderol Almaz RS EX 5-seater menjadi hanya Rp340.800.000, Almaz RS EX 7-seater menjadi Rp350.800.000, dan tipe termahal Almaz RS Pro 7-seater menjadi hanya Rp354.800.000.

Masih menurut James Wu, penetapan harga Subsidi tersebut diambil mengingat Wuling Almaz RS tidak termasuk dalam produk yang mendapatkan insentif relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) dari Pemerintah RI. Karenanya, Wuling Motors Indonesia akan memberikan sendiri subsidi PPnBM untuk Almaz RS. “Jadi, dengan (swa)subsidi PPnBM tersebut harga Wuling Almaz RS tipe Exclusive 7-seater menjadi hanya Rp 350,8 juta dan tipe PRO 7-seater menjadi Rp 354,8 juta,” ujarnya.

“Seiring dengan perkembangan teknologi, kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya mampu untuk memenuhi kebutuhan mobilitas, namun juga memberikan kemudahan dalam berkendara bagi penggunanya. Berlandaskan hal itu, kami menghadirkan Almaz RS ‘Drive Unlimited Way’ yang merupakan mobil digital cerdas yang mampu memperbaharui definisi dari sebuah kendaraan. Kami berharap, produk ini dapat menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin nyaman menuju kehidupan yang lebih baik, sejalan dengan semangat ‘Drive For A Better Life’,” ujar James Wu dalam acara peluncuran Wuling Almaz RS, Senin (29/03/2021).

Wuling menyematkan embel-embel ‘RS’ setelah nama Almaz, yang merupakan kependekan dari Rising Star. Almaz RS merupakan flagship model dari Wuling yang dibekali beragam teknologi terkini, yakni Wuling Indonesian Command (WIND) dan Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE). Selain itu, desain eksterior dan interior yang modern, pengalaman berkendara yang unik, serta fitur kenyamanan dan keamanan yang kompetitif di kelasnya, dinilai mampu mendeskripsikan SUV ini sebagai Rising Star.

Sebagai fitur andalan yang dimiliki Almaz RS, teknologi WISE terbagi dalam dua fitur, yakni Internet of Vehicle (IoV) dan Advanced Driver Assistant System (ADAS). IoV dapat menghubungkan pengguna dengan kendaraan melalui aplikasi MyWuling+ dan head unit yang didukung dengan perintah suara berbahasa Indonesia WIND. ADAS pun hadir untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan selama berkendara bersama Almaz RS yang terbagi dalam empat kategori, yaitu Adaptive CruiseLane RecognitionSafe Distance & Braking Assistance, dan Automatic Light.

Secara ekstrior, SUV Wuling ini diberikan beragam sentuhan baru, mulai dari aksen two-tone pada bagian eksterior, bahasa rancang bangun dynamic design yang terlihat dari integrated future eyes LED, futuristic grille hingga dynamic tail design. Sementara di sektor interior, Almaz RS juga dibekali dengan desain yang modern ditambah dengan fitur wireless charging padbuilt in air ionizer, pembaharuan pada tampilan head unit, serta beberapa tombol tambahan pada lingkar kemudi yang membantu pengguna untuk mengaktifkan berbagai fitur.

Tentu saja Almaz RS juga diakomodasi oleh sederet fitur pendukung lainnya, seperti panoramic sunroofstart-stop button360o Camera, Electric Parking Brake (EPB) dan Auto Vehicle Holding (AVH), serta fitur keselamatan dan keamanan yang lengkap di kelasnya.

Lantas, dengan selisih harga yang hanya Rp 4 juta, apa yang membedakan fitur pada Wuling Almaz RS Exclusive 7-seater dan Pro 7-seater? Nah menurut Product Planning Wuling Motors, Danang Wiratmoko, perbedaan antara keduanya terletak pada fitur Advaced Driver Assistance System (ADAS) yang diusung kedua tipe Almaz RS ini. ADAS di Wuling Almaz RS EX maupun Pro 7-seater sama-sama bekerja menggunakan sensor, namun pada tipe Pro 7-seater sensornya dikombinasikan dengan kamera. Karena itu ADAS pada tipe Pro 7-seater dilengkapi dengan fitur Traffic Jam Assistance (TJA), Intelligent Cruise Assistance (ICA), Lane Departure Warning (LDW), Lane Keeping Assistance (LKA), dan Intelligent Head Beam Assistance (IHMA). Adanya fitur-fitur tersebut membuat Almaz RS tipe teratas ini mampu berkendara secara semi otonom, sehingga mobilitas pengemudi menjadi semakin maksimal.

Sementara untuk fitur lainnya, baik Wuling Almaz RS Exclusive maupun Pro 7-seater memiliki fitur yang sama. Termasuk, fitur Internet of Vehicle (IoV) untuk online navigation, online music, online messaging, dan bluetooth key yang bisa diakses via smartphone menggunakan aplikasi MyWuling+. Begitu pula dengan fitur safety and security, keduanya juga tak memiliki perbedaan.

“Kehadiran inovasi IoV pada Almaz RS memungkinkan pengguna untuk melakukan berbagai kendali serta mengetahui lokasi kendaraannya melalui MyWuling+ sehingga rasa aman dapat selalu terjaga. Selain itu, pengguna juga dapat dengan mudah memberikan perintah suara untuk mengakses fasilitas navigasi, musik, serta berkirim pesan,” terang Product Planning Wuling Motors, Suhendri Laiman.

 

Program Khusus Subsidi

Almaz RS EX (5-seater dan 7-seater) ditawarkan dalam lima pilihan warna, yakni Pristine White, Dazzling Silver, Aurora Silver, Starry Black, dan Carnelian Red. Sedangkan untuk Almaz RS Pro 7-seater terdapat pilihan warna yang terdiri dari Pristine white with black roof, Carnelian Red with black roof, Dazzling Silver with black roof, Aurora Silver with black roof, dan Starry Black.

Wuling Almaz RS turut didukung dengan layanan purna jual mulai dari garansi umum kendaraan 3 tahun atau 100.000 kilometer, garansi komponen utama mesin dan transmisi selama 5 tahun atau 100.000 kilometer, gratis biaya jasa servis berkala sampai 50.000 kilometer atau 4 tahun, dengan syarat dan ketentuan berlaku. Selain itu Wuling juga memiliki layanan Wuling Mobile Service (WMS), hingga Wuling Customer Assistance yang dapat dikontak melalui nomor 0800-100-5050.

Tak hanya itu, Wuling memberikan program khusus berupa subsidi untuk Almaz RS selama periode peluncuran hingga 30 April 2021 dan memberikan gratis biaya servis berkala hingga 50.000 kilometer atau 4 tahun dengan syarat dan ketentuan berlaku. Selain melalui dealer resmi Wuling, Almaz RS juga dapat dipesan melalui Wuling Smart Showroom.

 

Teks: Yusran Hakim

Wuling Hadirkan Inovasi Terbaru ‘Wuling Interconnected Smart Ecosystem’ (WISE) di Indonesia

Inilah inovasi terbaru Wuling yang memadukan Internet Car dan Advanced Driver Assistance System (ADAS), mewujudkan ekosistem pintar yang membuat pengguna dan kendaraannya bisa saling terhubung via koneksi internet dan melakukan berbagai kendali dari aplikasi pada gawai pintar ataupun head unit. Sementara ADAS yang merupakan bagian dari WISE membantu pengemudi saat berkendara dalam berbagai kondisi, sehingga meningkatkan keselamatan serta kenyamanan dalam berkendara.

BestCar Indonesia – Wuling Motors (Wuling) melakukan gebrakan pembuka di awal tahun 2021, dengan memperkenalkan sebuah inovasi terbaru yang dihadirkan di Indonesia: Wuling Interconnected Smart Ecosystem atau WISE. Teknologi ini mewujudkan ekosistem pintar dimana pengguna dan kendaraannya bisa saling terhubung via koneksi internet, sehingga pengguna dapat melakukan berbagai kendali dari aplikasi pada gawai pintar ataupun head unit. Bukan cuma itu, WISE juga mencakup Advanced Driver Assistance System atau ADAS yang membantu pengemudi saat berkendara dalam berbagai kondisi dan tentunya meningkatkan keselamatan serta kenyamanan.

“Sebagai wujud komitmen kami untuk terus berinovasi dalam memberikan yang terbaik bagi Indonesia dan sejalan dengan semangat Drive For A Better Life, maka kali ini kami hadirkan Wuling Interconnected Smart Ecosystem atau WISE. Dengan adanya teknologi ini, kami berharap dapat menjawab kebutuhan masyarakat di era mobilitas modern dan menyajikan kemudahan dalam berkendara di masa mendatang,” ungkap Yin Yi, Brand & Marketing Director Wuling Motors dalam acara perknalan WISE secara online, Kamis (28/01/2021).

Salah satu bagian dari WISE adalah Internet Car. Inovasi ini dapat menghubungkan pengguna dengan kendaraan melalui gawai pintar dan head unit. Barisan fitur yang bisa diatur via gawai pintar terdiri dari Vehicle PositioningVehicle Remote ControlGeo-Fencing Security hingga Bluetooth Key. Sedangkan koneksi internet yang terdapat pada head unit  mencakup Online NavigationOnline Music, dan Internet Messaging App. Hebatnya, ketiga fungsi ini didukung dengan perintah suara berbahasa Indonesia, Wuling Indonesian Command (WIND).

“Pengguna dapat melakukan pengendalian lebih mudah dalam satu genggaman untuk menggunakan fasilitas navigasi, mendengarkan musik dan berbalas pesan. Disamping itu, inovasi ini juga akan membuat pengguna untuk selalu mengetahui lokasi kendaraan, sehingga keamanannya selalu terjaga dimanapun dan kapanpun,” ujar Suhendri Laiman, selaku Product Planning Wuling Motors.

Sementara, Advanced Driver Assistance System (ADAS) yang berada di dalam sistem inovasi WISE terbagi dalam empat kategori. Kategori pertama adalah Adaptive Cruise yang terdiri dari Adaptive Cruise Control (ACC), Bend Cruise Assistance (BCA), Traffic Jam Assistance (TJA), dan Intelligent Cruise Assistance (ICA). Kategori selanjutnya ialah Lane Recognition yang didukung Lane Departure Warning (LDW) dan Lane Keeping Assistance (LKA). Lalu kategori ketiga adalah Safe Distance & Braking Assistance yang dibekali Safe Distance Warning (SDW), Forward Collision Warning (FCW), Automatic Emergency Braking (AEB), Intelligent Hydraulic Braking Assistance (IHBA), Collision Mitigation System (CMS). Sedangkan kategori terakhir yakni Automatic Light, yang diakomodasi melalui Intelligent Head Beam Assistance (IHMA).

“WISE mendukung kebiasaan berkendara yang aman dan bertanggung jawab melalui kehadiran ADAS. Kami berharap, dengan adanya inovasi ini, pengguna dapat semakin mudah berkendara di berbagai kondisi. Seluruh fitur dalam ADAS ini mampu meningkatkan kewaspadaan, sehingga dapat mengurangi risiko kecelakaan yang mungkin terjadi,” ujar Danang Wiratmoko, Product Planning Wuling Motors.

Teks: Yusran Hakim

Ini Beda Wuling Cortez CT Tipe S dengan Tipe C dan L

Secara keseluruhan kini ada tiga trim level Cortez CT yang ditawarkan Wuling Motors, yaitu Type C, Type L (Luxury) sebagai tipe termahal, dan Type S sebagai tipe termurah. Lalu, apa saja perbedaan Wuling Cortez CT Type S dari varian lain di atasnya, yaitu tipe C dan tipe L?

 

BestCar Indonesia – Dengan kehadiran Wuling Cortez CT Type S yang diposisikan sebagai trim level entry level dalam jajaran Cortez CT, secara keseluruhan kini ada tiga trim level Cortez CT yang ditawarkan Wuling Motors, yaitu Type C, Type L (Luxury) sebagai tipe termahal, dan Type S sebagai tipe termurah. Ketiga trim level Cortez CT mengusung mesin yang sama, yaitu mesin bensin 4-silinder segaris 1.5-liter Turbocharged (140HP dan 250Nm). Ketiganya juga dibekali pilihan transmisi yang sama, yaitu Manual 6-speed dan CVT. Begitu pula dengan konfigurasi bangkunya yang ditawarkan dengan pilihan 7-seater dengan captain seat atau 8-seater tanpa captain seat.

Lalu, apa saja perbedaan Wuling Cortez CT Type S dari varian lain di atasnya, yaitu tipe C dan tipe L (Luxury)? Nah, berikut ini detilnya:

 

Eksterior

Dari sisi tampilan luar atau eksterior, nyaris tak terlihat perbedaan Type S dengan dua tipe di atasnya (C dan L). Namun jika dicermati, ada beberapa perbedaan kecil. Di bagian depan misalnya, ornamen bilah horizontal yang membelah grille pada Type C dan L memiliki aksen chrome, sedangkan pada Type S hanya berkelir silver biasa.

Masih di bagian depan, Cortez CT Type S masih menggunakan lampu depan (headlamp) proyektor namun dengan lampu halogen seperti halnya Type C, sementara tipe tertinggi Type L telah dibekali headlamp dengan LED. Foglamp alias lampu kabut juga tak tersedia pada Type S, namun telah dibekali Day Time Running Light (DRL) yang ditempatkan di bumper depan. Di bagian belakang Type S juga tak tersedia sensor parkir seperti pada Type C dan L, meskipun tetap dilengkapi kamera belakang.

Lalu pada spion samping, meski juga dibekali dengan lampu sein terintegrasi namun pada Type S hanya bisa dilipat secara manual, tidak bisa dilipat secara otomatis (retractable) seperti pada Type C dan L. Meski begitu, pengaturan kaca spion samping sama-sama bisa dilakukan secara elektrik lewat tombol di dashboard.

Sementara di bagian bawah, velg pada Type S ini hanya satu warna (silver), bukan two tone seperti pada Type C dan L, meski sama-sama berukuran 16inci. Sedangkan di bagian atap, Type C dan L telah menggunakan antena model shark fin, sementara Type S masih menggunakan antena biasa. Type S juga tak dibekali sunroof seperti yang dimiliki Type C dan L.

 

Interior

Secara keseluruhan, tidak ada perbedaan interior – terutama pada kabin depan – antara Type S dengan Type C yang sama-sama menggunakan warna two tone (abu-abu gelap dan putih). Yang membedakan adalah pada beberapa material di dalam kabin, dimana Type S didominasi material hard plastic dan bahan fabric pada seluruh jok trim level terendah Type S (bertransmisi Manual 6-speed dengan konfigurasi bangku 8-seater tanpa captain seat).

Captain Seat di bangku baris kedua, hanya ada di Cortez CT Type S CVT.

Namun Type S dengan trim level di atasnya (bertransmisi CVT, 7-seater) telah dibekali dengan captain seat yang dibalut synthetic leather pada baris kedua seperti halnya Type L. Ini kelebihannya, karena Type C yang berada di atasnya saja belum dibekali captain seat yang mempermudah akses penumpang menuju baris ketiga.

Di bagian dashboard, pengaturan AC pada Type S masih dilakukan secara manual lewat tombol putar. Sementara pada trim level tertinggi Type C dan Type L, pengaturan AC-nya sudah dilakukan secara elektrik. Selain itu, seperti pada Type L, seluruh bangku Cortez CT Type terendah S malah telah dibekali sabuk pengaman (seatbelt), tak seperti Type C yang hanya ditemukan di baris pertama dan kedua.

Fitur Kenyamanan dan Safety

Layaknya Medium-MPV, Wuling Cortez CT Type S, C dan L telah dibekali beragam fitur kenyamanan berteknologi canggih, seperti tombol One Push Start/Stop, Keyless Entry, fitur hiburan yang meliputi Advanced 8 inci Entertaiment System, Audio Steering and Call Button, dan USB charging.

Perbedaan baru terlihat pada fitur keselamatan (safety) dan kemanan (security) Type S yang tak dibekali fitur ECS (Electronic Control System) dan TCS (Traction Control System) serta Sensor Parkir seperti yang dimiliki Type L dan C. Namun pada Type S CVT terdapat fitur tambahan, yaitu Remote Open Windows and Trunk, dan Anti-Theft System.

Perbedaan baru terlihat pada fitur keselamatan (safety) dan kemanan (security) Type S yang tak dibekali fitur ECS (Electronic Control System) dan TCS (Traction Control System) serta Sensor Parkir seperti yang dimiliki Type L dan C. Namun pada Type S CVT terdapat fitur tambahan, yaitu Remote Open Windows and Trunk, dan Anti-Theft System.

Selebihnya, Cortez CT Type S memilki sederet fitur safety seperrti yang ada di Type C dan L, seperti Rear Parking Camera, sistem pengereman Disk Brake di roda belakang yang telah dilengkapi dengan ABS dan EBD, ISOFIX di kursi belakang, hingga dual SRS airbags.

 

Harga

Diposisikan sebagai trim level terendah, tentu saja banderol Cortez CT Type dipatok paling murah dibandingkan dua tipe di atasnya (Type S dan L). Trim terendah (basic) Type S yang bertransmisi Manual 6-speed dengan 8-seater dibanderol hanya Rp 209 juta. Sementara Cortez CT Type S trim tertinggi (bertransmisi CVT 7-seater dengan Captain Seat berrbalut synthetic leather) yang dilepas Rp 233 juta.

Sementara Cortez CT Type C dibanderol dengan rentang harga Rp 238,5 juta untuk trim bertransmisi Manual 6-speed hingga Rp 255 juta untuk trim bertransmisi CVT. Sedangkan banderol Type L (Luxury) dipatok paling mahal dari semua trim level Cortez CT, yaitu Rp 290 juta.

 

Wuling Cortez CT

Type                                                    Harga
Type S Rp 209 juta (varian 1.5T MT) sampai Rp 233 juta (varian 1.5T CVT)
Type C Rp 238,5 juta (varian 1.5T MT) sampai Rp 255 juta (varian 1.5T CVT
Type L Rp 290 juta (varian 1.5T CVT)

 

“Wuling Cortez CT Type S ini memang diposisikan sebagai varian termurah dalam jajaran Cortez CT bermesin Turbo. Kenapa? Ya, agar bisa lebih dijangkau oleh konsumen yang menginginkan sebuah MPV menengah yang sarat fitur tapi dengan harga terjangkau. Memang ada penyesuaian dari sisi fitur, dengan menghilangkan beberapa fitur yang secara cost mahal, seperti beberapa fitur elektronik yang computerized. Namun fitur utama yang tersedia di tipe terendah ini tetap kami sediakan, dan bahkan kami menambahkan beberapa fitur lain yang justru tidak ada di tipe di atasnya,” ungkap Danang Wiratmoko, Product Planning PT SGMW Wuling Indonesia saat on-site preview Wuling Cortez CT Type S ini di Jakarta, Rabu (22/07/2020).

 

Teks: Yusran Hakim

Foto: Tito B. Setiawan