Di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang masih tertekan sepanjang 2025, Mitsubishi justru mampu mencatat kenaikan market share menjadi 8,5% dari 8,3% tahun sebelumnya. Mitsubishi Destinator yang baru diluncurkan tahun lalu mendominasi dengan raihan 53,7% pangsa pasar di segmennya. Untuk tahun fiskal 2026 ini, Mitsubishi optimis menargetkan pangsa pasar dua digit lewat empat strategi utama.
BestCar Indonesia – Melewati tahun 2025 yang merupakan tahun penuh tantangan bagi industri otomotif nasional, Mitsubishi Indonesia justru mampu mempertahankan bahkan meningkatkan total market share (pangsa pasar) secara nasional menjadi 8,5% dari 8,3% di tahun sebelumnya. Kenaikan ini menjadi sinyal bahwa strategi produk dan pendekatan pasar yang dijalankan mampu menjaga stabilitas kinerja perusahaan di tengah kompetisi yang ketat.
Seperti diketahui, penjualan mobil nasional tahun 2025 memang melemah. Total wholesales (dari pabrik ke diler) hanya 803.687 unit, mengalami kontraksi sebesar 7,2% yoy dibanding 2024, dengan penjualan mobil penumpang turun sebesar 8,9% yoy. Sementara total retail sales (dari diler ke konsumen) sebanyak 833.692 unit, turun 6,3% dibanding 2024.
“Di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, respons pasar terhadap produk kami sangat positif. Secara keseluruhan, kinerja lini produk kami tetap stabil dan memungkinkan kami meningkatkan pangsa pasar dari 8,3% menjadi 8,5%, meskipun tahun fiskal kami masih akan berlangsung hingga bulan Maret ini.” ungkap Atsushi Kurita, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), dalam event Ramadan Media Iftar Mitsubishi Motors di Jakarta, Jumat (27/02/2026)..
Secara keseluruhan, lanjut Atsushi Kurita, saat ini terdapat sekitar 2,4 juta kendaraan Mitsubishi yang beroperasi di seluruh Indonesia, ikut mendukung kebutuhan keluarga, dunia usaha, serta berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari di seluruh penjuru negeri. “Kami memaknai hubungan jangka panjang ini sebagai sebuah ‘Bridge of Trust’ yang menghubungkan individu, komunitas, dan cita-cita di seluruh Indonesia.” tambahnya.


Dari total market share Mitsubishi pada 2025 tersebut, Mitsubishi mencatat sejumlah pencapaian penting, termasuk peluncuran global Mitsubishi Destinator di Indonesia yang dalam waktu relatif singkat mampu mengkontribusi 53,7% pangsa pasar di kelasnya. Sementara model kendaraan niaga legendaris L300 juga mempertahankan pangsa pasarnya sebesar 47,5%.
Di luar kedua model di atas, model-model lainnya juga menunjukkan performa stabil di segmennya masing-masing. SUV premium Pajero Sport misalnya, meraih pangsa pasar 34,7%. Lalu pikap Triton yang masih mampu menyumbang market share36,1% di segmennya, disusul MPV Xpander dan Xpander Cross yang mencatat market share24,2%. Terakhir ada SUV 5-seaterMitsubishi Xforce yang hanya mampu meraih pangsa pasar 11,2 %.

Bidik Market Share Dua Digit Tahun ini
Mitsubishi tentu saja tak mau berpuas diri dengan pencapaian market share sepanjang 2025. Untuk tahun fiskal 2026 ini, perusahaan menargetkan pangsa pasar dua digit dengan empat strategi utama, yaitu:
- Memperluas jaringan diler Mitsubishi di seluruh Indonesia.
- Memperkuat layanan melalui filosofi “Passion to Care.”
- Meningkatkan pengalaman pelanggan melalui digitalisasi dan kolaborasi berbasis AI.
- Menghadirkan model-model berkualitas tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan Indonesia, termasuk opsi kendaraan hybrid.
“Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Perusahaan, termasuk dalam menghadirkan kendaraan ramah lingkungan sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang terus berkembang. Melalui berbagai inisiatif tersebut, kami menargetkan pencapaian pangsa pasar dua digit pada tahun fiskal mendatang,” pungkas Kurita San.
Teks: Yusran Hakim
