Toyota All New Voxy, Mobil Terbaik 2017 Versi mobilmotor

Yang menarik, para finalis mobilmotor ICOTY tahun ini didominasi oleh mobi-mobil penumpang kelas menengah, seperti Suzuki Ignis yang baru saja mengaspal serta Wuling All New Confero S – pendatang yang benar-benar baru dari Cina – yang sangat mengundang penasaran para juri.

BestCar Indonesia – Gelaran pemilihan mobil terbaik tahunan di Indonesia alias Indonesian Car of The Year yang diselenggarakan majalah mobilmotor (mobilmotor Indonesian Car of The Year/mobilmotor ICOTY) tahun ini memutuskan Toyota All New Voxy sebagai peraih gelar Best of The Best mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017.

Toyota All New Voxy didaulat sebagai ‘Indonesian Car of the Year’ tahun 2017 versi mobilmotor, setelah mengalahkan 28 finalis lainnya dari 9 kategori yang diuji oleh 5 orang juri independen untuk menilai kualitas kendaraan secara langsung serta 4 juri yang bertugas mengukur performa mobil-mobil finalis. Sebelum terpilih sebagai ‘Indonesian Car of the Year 2017’, Toyota All New Voxy menempati posisi tertinggi  dalam kategori Full Size MPV mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017, dengan total nilai 4.316,11. Sementara beberapa finalis lainnya juga berhasil meraih nilai tertinggi dalam setiap kategori dan dinobatkan sebagai ‘Indonesian Car of the Year 2017’ pada masing-masing kategori versi mobilmotor. Inilah hasil lengkapnya:

  •  Kategori City Car/LCGC

Peraih nilai tertinggi di kategori City Car/LCGC adalah Suzuki All New Ignis, dengan total nilai 4.125,20.

Berbagai keunggulan ditampilkan di produk-produk baru Suzuki, seperti tampilan interior dan eksterior yang sangat berani, didukung performa yang mumpuni, juri yang bergelut di bidang desain menilai gaya dari suzuki generasi terbaru ini lebih mudah ‘dioprek’ oleh para modifikator.

  •  Kategori Small MPV

Peraih nilai tertinggi Kategori Small MPV mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah Wuling All New Confero S, dengan total nilai 3.963,75.

Pendatang baru di percaturan otomotif Indonesia berhasil menyedot perhatian masyarakat, termasuk saat pengujian di mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017.  Kualitas pembuatan, bahan yang dipergunakan hingga handling saat dipacu mendapat nilai baik dari para juri. Memang masih ada pertanyaan mengganjal bagaimana dengan purnajualnya – meski dijanjikan dengan jaminan 5 tahun bagi penggunanya.

  •  Kategori Medium MPV

Peraih nilai tertinggi Kategori Medium MPV mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah Toyota Kijang Innova Venturer, dengan total nilai 4.007,75.

MPV dengan ukuran sedang pas untuk 7 penumpang telah menjadi icon mobil keluarga Indonesia. Toyota Kijang adalah salah satu yang terpopuler di Indonesia, dan Toyota dinilai telah memberikan kepuasan yang lebih baik bagi pengguna Kijang. Berbagai keunggulan ditampilkan oleh mobil baru ini, di antaranya di sisi kenyamanan dan kinerja yang sangat memuaskan.

  •  Kategori Full Size MPV

Peraih nilai tertinggi Kategori Full Size MPV mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah Toyota All New Voxy, dengan total nilai 4.316,11.

Full Size MPV menjanjikan kapasitas penumpang besar serta kenyamanan setara sedan. Mobil jenis ini mulai ramai dipasarkan dan mulai mendapat respon positif.

  •  Kategori Medium Sedan

Peraih nilai tertinggi Kategori Medium Sedan mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah Toyota All New Vios, dengan total nilai  3.919,22.

Sedan masih tetap menjadi pilihan termasuk sedan berukuran sedang. Sedan yang satu ini sangat menjanjikan untuk penggunaan harian di tengah kemacetan kota, ukurannya tidak terlalu besar, serta memiliki kinerja teknis menjanjikan,  menjadikannya unggul di kelasnya.

  •  Kategori Sedan

Peraih nilai tertinggi Kategori Sedan mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah BMW All New i320, dengan total nilai  3.999,77.

Persaingan di kelas sedan tak pernah surut, dan kategori sedan adalah yang paling maju dalam berbagai hal. Sedan sering menjadi pelopor penerapan teknologi dan desain. Kali ini persaingan sedan kelas menengah atas dimenangkan oleh BMW All New i320 dengan gaya interior terbarunya.

  • Kategori SUV Diesel

Peraih nilai tertinggi di kategori SUV Diesel mobilmotor Indonesianh Car of The Year 2017 adalah Chevrolet All New Trailblazer, dengan total nilai 4.189,06.

Adu teknologi terlihat di mobil-mobil yang menyandang predikat SUV Diesel. Mesin diesel yang dulu berisik, lamban dan kotor kini sudah naik peringkat dan banyak diminati. Diesel modern kini lebih bersih, bersuara halus dan sangat bertenaga serta jauh lebih hemat. 

  •  Kategori SUV Compact

Peraih nilai tertinggi di kategori SUV Compact  mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah Honda All New CR-V Turbo 1.5, dengan total nilai 4.315,47.

SUV Compact didesain senyaman sedan tapi memiliki kemampuan layaknya SUV. Bodi kompaknya didesain lebih ‘macho’ tapi tetap cocok untuk harian tanpa harus ragu untuk diajak berpetualang. Seperti pada kategori sedan, di kategori SUV Kompak pun adu teknologi terlihat sangat dominan. Selain mesin, adu kecanggihan suspensi menjadi tumpuan utama untuk meraih nilai. SUV dengan bodi dan ‘celah tanah’ (ground clearance) tinggi harus tetap mantap saat bermanuver, sehingga suspensi dan mesin terbaik adalah andalannya.

  •  Kategori Sedan Hatchback

Peaih nilai tertinggi di kategori Sedan Hatchback mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah Honda All New Jazz, dengan total nilai 3.831,74.

Praktis adalah kata kunci dari sebuah sedan hatchback. Dengan ukuran yang tidak terlalu besar tapi sarat dengan teknologi terkini ditopang desain menarik, kategori Sedan Hatchback tak pernah sepi. Selalu eksis merupakan kata yang tepat untuk produk Honda yang satu ini, karena sekarang telah dilengkapi dengan berbagai pembaharuan di dalamnya.

ICOTYMM2017-2

Selain Juara per kategori mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017, memberikan penghargaan sebagai:

  • Best of The Best mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah: Toyota  All New Voxy
  •  Best Value for Money mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah: Suzuki All New Baleno
  • Best Design mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah: All New Mazda 6
  •  Best Performance mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 adalah: Honda All New CR-V Turbo 1.5

Gelaran mobilmotor Indonesian Car of The Year adalah kegiatan berkala tahunan dengan tujuan memberikan informasi tepat untuk pilihan cermat calon pembeli mobil agar lebih jernih dalam memilih.Tahun ini, gelaran yang ke-16 mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017 dilakukan di kawasan Sentul sejak awal hingga pertengahan November 2017. Kunci utama dalam pengujian adalah melakukan penilaian terhadap kualitas mobil, yang meliputi sisi Teknis; After Sales & Service; dan Keandalan saat dikendarai

Selama pengujian, semua mobil diperlakukan sama, termasuk dalam penggunaan bahan bakarnya, sesuai spesifikasi masing-masing. Bahan bakar yang dipergunakan adalah produk Pertamina meliputi Pertamax, Pertamax Turbo dan PertaminaDEX.

Yang menarik disimak, para finalis mobilmotor ICOTY tahun ini didominasi oleh mobi-mobil penumpang kelas menengah, seperti Suzuki Ignis yang baru saja mengaspal serta Wuling — benar-benar baru dari negeri Tirai Bambu – yang sangat mengundang penasaran para juri. Teknologi yang disandang para finalis pun sudah jauh lebih maju. Beberapa mobil bensin telah dilengkapi dengan turbo, intercooler dan injeksi langsung. Teknologi turbo di mesin 1.500cc menghasilkan performa luar biasa, karena tenaga besar serta akselerasinya yang sangat baik tidak membuat boros BBM.  Dan tentunya mesin ini memerlukan pesyaratan khusus untuk bahan bakarnya, cocok mempergunakan Pertamax Turbo ron 98.

Finalis bermesin diesel turbo dan sistem injeksi Common Rail yang sangat efisien, tidak beda dengan mesin bensin, dengan tarikan dan efisiensinya yang sangat baik. Suatu hal baru, mesin diesel bisa dipergunakan sebagai kendaraan harian selain efisien juga bersuara lebih halus serta rendah kadar partikel karbon pada gas buangnya. Diesel saat ini sudah muali populer dipergunakan di kendaraan penumpang kecil.

“Ini merupakan tantangan bagi para juri dalam menilai, dimana perubahan demi perubahan harus bisa dirasakan dan dibedakan. Dengan menghadirkan mobilmotor Indonesian Car of The Year 2017, kami menyuguhkan secara tuntas apa yang sebaiknya dipilih oleh konsumen mobil di Indonesia,” jelas Rudi Kurniadi, Pimpinan Redaksi majalah mobilmotor.

Teks: Yusran Hakim

FORWOT Umumkan 5 Finalis ‘Car of the Year 2017’

Ada fenomena menarik dalam pemilihan FORWOT Car of the Year 2017 kali ini, yakni masuknya model berbasis listrik yang dipilih oleh para juri

BestCar Indonesia – Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) akhirnya memilih lima mobil baru sebagai finalis untuk ‘bertarung’ memperebutkan penghargaan bergengsi FORWOT Car of the Year (FCY) tahun 2017 ini. Dari 26 juri yang terlibat dalam pemilihan, mayoritas suara dijatuhkan pada lima model mobil baru sebagai finalis FCY 2017, yaitu (berdasarkan abjad): BMW i8, Honda Civic, Honda CR-V, Hyundai Tucson, dan Suzuki Ignis.

Ke lima model mobil finalis tersebut disaring dari 32 model baru yang meluncur dari periode Agustus 2016 – Juli 2017. Ke-32 nominator tersebut merupakan mobil yang benar-benar baru (all-new) — bukan minor change, major change, dan penambahan varian — dari pelbagai merek, mulai dari Jepang, Amerika hingga Eropa. Nantinya, akan dipilih salah satu sebagai pemenang FORWOT Car of the Year 2017.

“FORWOT Car of the Year 2017 diselenggarakan untuk memberikan rekomendasi mobil-mobil terbaik yang diluncurkan dalam periode yang telah kami tentukan. Di sini, kami meninjau dan menimbang dari berbagai aspek untuk menilai mobil apa saja yang layak dan pantas masuk guna diadu dan keluar sebagai mobil terbaik,” kata Wakil Ketua Umum FORWOT, Zainal Abidin.

FCY2017-2

FORWOT Car of the Year (FCY) merupakan pemilihan mobil terbaik yang dilakukan oleh para jurnalis otomotif yang bernaung di bawah payung Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT) yang telah dilaksanakan sejak 2009. Kriteria penjurian adalah Design, Comfort, Safety, Economy, Handling, Performance, Functionality, Enviromental requirement, Driver Satisfaction, dan Price. Selain itu tentu saja preferensi yang tinggi dari para anggota dewan juri terhadap mobil berdasarkan liputannya, seperti perkenalan produk, media test drive, dan lain-lain.

Zainal menambahkan bahwa proses penjurian mengacu pada “Car of the Year” dari Car of the Year Committe atau www.caroftheyear.org yang dipakai untuk pemilihan mobil terbaik di Eropa, namun telah disesuaikan dengan kondisi pasar otomotif di Indonesia. “Dalam pemilihan FORWOT Car of the Year 2017 ada fenomena menarik, yakni masuknya model berbasis listrik, yaitu BMW i8, yang dipilih oleh para juri,” Zainal menambahkan.

Hal menarik lainnya, dari lima model mobil finalis itu merek Honda mendominasi dengan dua model, yaitu Honda All-New Civic dan All-New Honda CR-V. Sementara merek Toyota yang tahun-tahun sebelumnya selalu mendominasi, pada proses pemilihan FCY tahun ini justru tak ada yang menjadi finalis.

Sementara itu, penjurian FORWOT Car of the Year 2017 akan berlanjut untuk menentukan satu mobil terbaik. “FORWOT Car of the Year 2017 menjadi bukti kredibilitas kami selaku jurnalis otomotif untuk menilai mobil-mobil terbaru yang menghiasi pasar otomotif nasional,” ujar Ketua Dewan Juri, Ekawan Raharja.

Berikut mekanismenya:

  1. Menjaring 32 model baru yang meluncur dari periode Agustus 2016 – Juli 2017
  2. Panel juri memilih dan menghasilkan lima finalis
  3. Lima finalis ini nantinya akan dipilih berdasarkan voting. Tiap juri akan diberikan 25 poin yang didistribusikan pada finalis

Teks: Yusran Hakim

Begini Tampang Suzuki Ignis Jika Dijadikan Off-roader

Modifikator digital asal Indonesia, Raditya Brahmanah, merancang desain Suzuki Ignis off-road, dengan mengambil beberapa komponen eksterior milik Suzuki Jimny. Inilah hasilnya…..

BestCar Indonesia – Meski di pasar India Suzuki Ignis dijual sebagai hatchback,  tapi untuk pasar lain justru diposisikan sebagai crossover mini. Di pasar Indonesia, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) selaku agen pemegang merek Suzuki bahkan memperkenalkannya sebagai genre baru di kelas SUV (Suzuki Indonesia menyebutnya “Urban SUV”).

“Suzuki Ignis memang dikembangkan sebagai ‘urban SUV’, dengan berbagai kekompakan di dalamnya yang menunjukkan kemudahan dan kenyamanan interior dan tampilan eksterior stylish,” ungkap Yulius Purwanto, Marketing 4W Product Development & Accessories Manager, PT SIS di sela acara launching Suzuki Ignis, beberapa waktu lalu. Dengan label ‘Urban SUV Pertama’ di Indonesia, Suzuki Indomobil Sales bahkan memposisikan Ignis pada segmen yang berbeda dari city car hatchback 5-penumpang yang ada. Itu artinya Suzuki Ignis bisa dibilang tak memiliki kompetitor langsung di segmen yang sama.

Dengan kata lain, Ignis didesain sebagai city car dalam bentuk crossover SUV kompak, bukan city car hatchback yang ditempeli berbagai aksesoris SUV. Itu sebabnya di pasar luar (seperti pasar Eropa, Amerika dan Australia) Ignis juga disediakan dengan sistem penggerak 4-roda (AWD), melengkapi sistem penggerak roda-depan (FWD) yang menjadi basis Urban SUV Suzuki ini.

Tak heran jika karakter ‘all-road’ yang ada pada Ignis memancing modifikator digital asal Indonesia, Raditya Brahmanah dari rumah desain RBA, untuk menciptakan sosok Ignis sebagai off-roader yang siap untuk melibas medan kasar. Lihat saja desain hasil coretan Raditya di atas, yang mengambil karakter ‘all-road’ Ignis sebagai SUV lalu mempertajamnya secara ekstrem untuk memperoleh sosok Urban SUV Suzuki ini dalam wajah sebuah off-roader kompak seperti ‘sepupunya, Suzuki Jimny.

Dalam rancangan desainnya, Raditya memodifikasi Suzuki Ignis standar dengan mengganti bumper aslinya oleh bumper off-road yang dilengkapi lampu kabut terpadu dan aksesoris winch (derek) di bagian bawah bumper. Grille asli juga dicopot dan diganti dengan grille model palang-6 vertikal yang dicomot dari Suzuki Jimny Wide. Di bagian sisi, velg alloy dan ban orisinal Ignis juga diganti dengan velg besi dan ban off-road yang gempal. Lalu spakbor (fender) dilabur kelir abu-abu, ditambahi rocker panel guard yang juga berfungsi sebagai side step, dan ORVM hitam. Di bagian belakang, hanya ada tambahan spoiler atap yang terlihat. Terakhir, Ignis off-road hasil modifikasi Raditya juga dilengkapi snorkel udara yang mencuat dari bagian sisi tengah kap mesin (bonnet) sebelah kiri hingga ke atap yang bagian atasnya juga telah dilengkapi roof rail.

Ignis-6

Sayang, tidak disebutkan apakah secara teknis Suzuki Ignis off-road rancangan Raditya itu dilakukan suspension lifting, ubahan mesin, atau ubahan sistem penggerak roda-depan (FWD) menjadi penggerak empat-roda (4WD). Namun di atas kertas, untuk memodifikasi Suzuki Ignis menjadi sebuah off-roader sejati sebetulnya sangat mungkin dilakukan. Sejak awal Ignis memang telah mengusung platform baru HEARTECT, struktur baru high-rigid underbody bermaterial baja high-tensile yang memungkinkan urban SUV Suzuki ini tetap andal digunakan di jalanan off-road. Selain itu,Ignis juga dibekali struktur body Total Effective Control Technology yang mendukung keselamatan namun 30% lebih ringan dibandingkan struktur body konvensional yang berukuran sama.

Platform baru HEARTECT
Platform baru HEARTECT

Seperti di pasar Indonesia, Suzuki (Maruti) Ignis di pasar India tidak ditawarkan dengan paket modifikasi off-road, namun tersedia dengan berbagai aksesoris personalisasi seperti roof wraps, spoiler atap, garnish lampu kabut, decal (stiker) untuk grille depan, moulding (cetakan) body samping, glass line spoiler, garnish bumper belakang, dan crossbar belakang.

Di pasar India, Suzuki (Maruti) Ignis tersedia dengan berbagai pilihan personalisasi, namun tak satupun yang berbau off-road seperti hasil rancangan Raditya Brahmanah.
Di pasar India, Suzuki (Maruti) Ignis tersedia dengan berbagai pilihan personalisasi, namun tak satupun yang berbau off-road seperti hasil rancangan Raditya Brahmanah.

Ignis-20

Di pasar Indonesia, Suzuki Ignis yang mengusung mesin bensin 1,2liter VVT (bertenaga 81,77hp) ditawarkan dalam dua varian (GL dan GX) dan tiga tipe (GL MT, GX MT dan GX AT), dengan harga mulai dari Rp 139,5 juta hingga Rp 169,5 juta untuk varian tertinggi. Varian terendah (entry level) GL yang dibanderol dengan harga Rp 139,5 juta hanya dibekali dengan satu pilihan transmisi, yaitu Manual lima kecepatan. Sementara varian GX dengan dua pilihan transmisi, Manual 5-speed (untuk varian GX MMT yang dibanderol Rp 159,5 juta) dan Auto Gear Shift (AGS) untuk varian tertinggi GX AGS yang berbanderol Rp 169,5 juta.

Tampil dengan eksterior yang sama sekali tak berbeda dengan unit yang pernah diperkenalkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016, Suzuki Ignis yang didatangkan utuh dari Maruti Suzuki, India ini memiliki sederet fitur fungsional, kenyamanan dan safety di atas rata-rata mobil 5-penumpang dengan harga sekelasnya di Indonesia.

“Suzuki Ignis dalah pilihan terbaik bagi para pengendara yang memerlukan kendaraan yang stylish dan modern. Benar-benar ideal bagi kebutuhan kaum urban, apalagi dengan konsumsi bahan bakar yang mencapai 23,64km/liter (untuk varian bertransmisi manual) dan 23,44km/liter (untuk varian bertransmisi AGS) menurut hasil uji yang dilakukan BTTMP-BPPT. Kami berharap Suzuki Ignis dapat memberikan warna baru di dunia otomotif Indonesia,” timpal Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT SIS.

Teks: Yusran Hakim

Suzuki IGNIS-Trail Concept Pengganti Jimny?

Tokyo Motor Show 2015 - Suzuki Ignis

BestCar Indonesia – Suzuki secara resmi telah memperkenalkan mobil konsep IGNIS-Trail menjelang debutnya di ajang Tokyo Motor Show ke 44, akhir Oktober 2015 ini.

Suzuki Ignis sebelumnya dipamerkan dalam bentuk konsep sebagai Suzuki iM-4 di Geneva motor Show 2015, bersama dengan mobil konsep iK-2 yang merupakan prekursor untuk segera menggantikan Baleno hatchback. Nama Ignis sebelumnya digunakan oleh Suzuki untuk hatchback kompak global yang juga ditawarkan dengan sistem penggerak 4-roda (AWD).

TMS 2015 IGNIS 2

Seperti Baleno hatchback, versi produksi dari Ignis masih menggambarkan styling mobil konsep yang kental. Secara eksterior, mobil crossover kompak ini tampil dengan grille besar yang menyatu dengan lampu depan (headlamp), bonnet (kap mesin) clam-shell, serta pilar A dan B berkelir hitam yang membuat mobil ini seperti tanpa pilar. Lengkungan roda dibuat besar dan menggembung, mampu mengakomodasi velg model 10-palang ukuran 18inci dan ban lebar. Versi produksi Ignis nantinya akan dibekali headlamp proyektor, bukannya unit LED seperti yang terlihat pada mobil konsep sekarang. Namun, Ignis versi produksi tetap akan mengusung ventilasi (grille) model tiga-slat seperti yang terlihat pada versi konsepnya ini.

TMS 2015 IGNIS 3

Di bagian dalam kabin, interior Suzuki didominasi warna dual tone (hitam dan putih) pada jok kulitnya, trim serta dashboard, dengan aksen merah-orange di beberapa bagian. Selain berbagi beberapa komponen interior dengan model-model Suzuki lainnya, Ignis juga dibekali layar sentuh a la tablet di tengah dashboard, dan kemungkinan akan dilengkapi dengan sistem SmartPlay bersama Apple Carplay.

TMS 2015 IGNIS 4

Sejauh ini belum ada konfirmasi mengenai tenaga penggerak di balik bonnet mungil Suzuki Ignis ini. Namun, spekulasi yang tersebar di kalangan otomotif menyebutkan bahwa baru mesin bensin 1.0-liter BoosterJet yang menjadi calon jantung pacu buat Ignis. Toh tetap ada kemungkinan Suzuki juga menyiapkan mesin hybrid kecil 1.2-liter dengan pengisian ulang batere melalui regenerasi energi dari pengereman, yang akan dikawinkan dengan gearbox (transmisi) CVT. Juga akan tersedia sistem start-stop SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) yang dikembangkan khusus oleh Suzuki. Sejak Suzuki memastikan Ignis sebagai crossover kompak, itu juga berarti ada kemungkinan akan ditawarkan dengan sistem penggerak-roda All-Grip AWD.

Di luar soal Suzuki Ignis, Presiden Suzuki Motor Corp, Toshiro Suzuki, juga mengumumkan rencana ambisius mereka untuk meluncurkan 20 model baru secara global. “Kecuali untuk mobil-mobil kei-Jidosha (untuk pasar Jepang saja), kami akan membawa semua model kami ke India,” ungkapnya belum lama ini. Suzuki Ignis, seperti juga Baleno, akan menjadi model global. Namun, belum ada konfirmasi apakah crossover kompak ini akan masuk juga ke pasar domestik Indonesia.

Awalnya Ignis diyakini sengaja dikembangkan untuk menggantikan Suzuki Jimny yang telah berumur. Namun belakangan ada rumors bahwa Ignis akan memiliki tempat tersendiri dalam line-up Suzuki, sementara Jimny yang dijadwalkan akan dihentikan produksinya pada 2018, justru akan digantikan oleh model sejenis yang didesain ulang.

Memang, Jimny dan Ignis sangat mirip dalam segi dimensi, tapi bukan tak mungkin Suzuki akan menjual mereka sebagai dua model yang berbeda pada waktu yang sama. Sementara itu Baleno baru, yang secara dimensi hanya sedikit lebih besar dari Jimny dan Ignis, tampaknya justru bakal bermain di ceruk yang sama sebagai pesaing Ignis maupun Jimny. Jika ini benar, entah strategi ‘aneh’ apa yang akan dilakukan Suzuki ke depan?