Konsep Datsun GO-Cross 2015

DATSUN GO-CROSSOVER

BestCar Indonesia – Nissan membuat keputusan bisnis yang pruden dengan meluncurkan kembali merek Datsun tahun lalu. Dasar pemikirannya cukup sederhana, mereka tidak memaksakan diri berkompetisi secara sengit dengan pemain lain untuk berebut pangsa pasar otomotif yang terbilang jenuh di Amerika Utara, Eropa, Jepang atau korea. Nissan justru memanfaatkan momentum polarisasi pasar, dan memilih bermain di pasar negara berkembang yang lebih menjanjikan. Datsun akhirnya diluncurkan kembali, kali ini sebagai penetrasi aktif untuk pasar India, Rusia, Indonesia, dan Afrika Selatan. Datsun memang belum sepenuhnya mendominasi kawasan pasar dimaksud, namun terhitung sejak peluncuran kembali merek tersebut, telah tercatat ada penambahan 420 dealer baru dalam jaringan penjualan mereka. Sebuah indikasi masih leganya ruang pertumbuhan di lanskap pasar tersebut.

Bisa dibilang, Datsun selangkah lebih maju dibanding pemain lain yang baru menyadari peluang pasar tersebut, di saat Datsun telah berekspansi lebih jauh memainkan elemen keragaman produk. Terbukti dengan konsep baru Datsun GO-Cross yang kelahirannya baru saja diresmikan di Tokyo Motor Show. Konsep dasarnya adalah crossover yang dikembangkan dari model eksisting GO+ hatchback. Mengapa crossover menjadi pilihan? Karena saat ini, baru Dacia Duster milik aliansi Renault-Nissan yang mengisi pasar tersebut. Jadi, gak bener aja jika Dacia Duster dibiarkan bermain tanpa pendamping di “segmen” ini – sebab kekosongan pasar dengan cepat akan mengundang masuknya pesaing lain – maka harus diterapkan strategi keragaman produk. Dan sekedar catatan, Duster yang diluncurkan sejak 2010 di Geneva Motor Show, telah lebih dulu melintas di pasar India, Iran, Kazakhstan, Russia, Mexico, Afrika Selatan, dan Amerika selatan. Sedangkan Duster 4×4, sejak awal April lalu telah dipasarkan di sini melalui PT Auto Euro Indonesia (AEI), selaku distributor Renault di Indonesia.

Logika Nissan rasanya tidak salah, jika merujuk pada dominasi Datsun GO+ yang menguasai tak kurang 41 persen dari total penjualan Nissan di pasar Indonesia, sepanjang September 2015 lalu. Jadi, bukan tak mungkin di suatu masa nanti Datsun GO-Cross – yang pernah kami bahas teasernya di sini – akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan pasar Nissan di Indonesia yang kini tercatat sebesar 0,2 poin, dan merangkak 5,6 persen dibanding tahun sebelumnya. Sambil menanti tibanya saat itu, coba nikmati lagi konsepsi visual dari Datsun GO-Cross berikut ini.

[image_slider]
[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER2.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER2.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER3.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER3.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER4.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER4.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER5.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER5.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER6.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER6.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER7.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER7.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER8.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER8.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER9.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER9.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER10.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER10.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER11.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER11.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER12.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER12.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER13.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER13.jpg”] BC [/image_items]

[image_items link=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER14.jpg” source=”http://bestcar.id/images/2015/10/GOCROSSOVER14.jpg”] BC [/image_items]

[/image_slider]

Datsun GO+ Sang Penyelamat Nissan Indonesia

Datsun GO

Nissan Logo AsiaNissan mengumumkan total penjualan mereka untuk pasar Asia dan Oseania (tidak termasuk Jepang, India, dan Cina Daratan), periode September 2015, mencapai 21.140 unit atau merosot sebesar 6,9 persen dibanding tahun sebelumnya (22.703 unit). Penurunan terbesar terjadi di Thailand. Dengan pangsa pasar sebesar 5,4 persen, penjualan September di area tersebut hanya mencapai 3.319 unit, alias merosot 28,9 persen dibanding tahun sebelumnya (4.671 unit). Selama periode tersebut penjualan Navara menembus 1.835 unit, sangat mendominasi penjualan (55,25%).

Sedangkan total penjualan Nissan Indonesia untuk periode yang sama mencapai 4.903 unit, dan tercatat sebagai penurunan penjualan terbesar kedua sekaligus jumlah penjualan terbesar kedua setelah Thailand.  Pasar Indonesia didominasi oleh penjualan Datsun GO+ sebesar 2.054 unit, atau setara 41,89 persen dari total penjualan. Pertumbuhan pasar Nissan di Indonesia sendiri tercatat sebesar 0,2 poin, merangkak 5,6 persen dibanding tahun sebelumnya.

Nissan Malaysia mengalami penurunan penjualan sebesar 6,8 persen, sedangkan Nissan Australia mencatat penurunan sebesar 4,4 persen untuk periode penjualan September lalu.  Tentu tidak semua area pasar Nissan mengalami penurunan penjualan.

Penjualan Nissan Singapura mencapai 1.136 unit atau meningkat sebesar 121,9 persen dari tahun sebelumnya. Filipina juga mengalami peningkatan hingga 100 persen, dengan penjualan sebesar 1.036 unit yang didominasi oleh penjualan Navara NP300 dan new Urvan. Sedangkan Korea dengan kekuatan momentum penjualan mereka yang terus meningkat selama 10 bulan terakhir serta melampaui pencapaian periode yang sama di tahun sebelumnya, telah mencatat pertumbuhan sebesar 23,9 persen dibanding tahun sebelumnya.