Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Wuling Perkenalkan Almaz RS dengan Fitur Berkendara “Semi-Otonom”, Harga Termurah Rp 370 Juta?

Bukan sekadar hadir dengan tampilan baru yang lebih modern, lebih sporty dan lebih mewah, Wuling Almaz RS kini dibekali sederet fitur berteknologi terkini, mulai dari perintah suara berbahasa Indonesia pertama yang terwujud dalam Wuling Indonesian Command (WIND) hingga inovasi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE) yang terdiri dari Advanced Driving Assistant System (ADAS) dan Internet of Vehicle (IoV). Benarkah harga tipe termurahnya mencapai Rp 370 jutaan?

BestCar Indonesia – Wuling Motors (Wuling) secara resmi memperkenalkan produk terbarunya di lini SUV, yakni Wuling Almaz RS dalam event ‘Media First Impression’ selama dua hari sejak Rabu (17/03/2021) di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Bukan sekadar hadir dengan tampilan baru yang lebih modern, lebih sporty dan lebih mewah, Wuling Almaz RS kini dibekali sederet fitur berteknologi terkini, mulai dari perintah suara berbahasa Indonesia pertama yang terwujud dalam Wuling Indonesian Command (WIND) hingga inovasi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE) yang terdiri dari Advanced Driving Assistant System (ADAS) dan Internet of Vehicle (IoV).

Wuling menyematkan embel-embel ‘RS’ setelah nama Almaz, yang merupakan singkatan dari Rising Star. Almaz RS merupakan flagship model dari Wuling yang beredar di pasar Indonesia. Varian tertinggi dari SUV Almaz ini dibekali beragam teknologi terkini, mulai dari perintah suara berbahasa Indonesia pertama yang terwujud dalam Wuling Indonesian Command (WIND) hingga inovasi WISE yang terdiri dari Advanced Driving Assistant System (ADAS) dan Internet of Vehicle (IoV). Selain itu, desain eksterior dan interior yang modern, pengalaman berkendara yang unik, serta fitur kenyamanan dan keamanan yang kompetitif di kelasnya, mampu mendeskripsikan SUV ini sebagai Rising Star.

Bukan cuma itu, Almaz RS juga diakomodasi seabrek fitur pendukung kenyamanan dan keselamatan canggih lainnya, seperti panoramic sunroofstart-stop button360o Camera, Electric Parking Brake (EPB) dan Auto Vehicle Holding (AVH), Traction Control System (TCS), Hill Hold Control (HHC) Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake Assist (BA), Electronic Stability Control (ESC), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Front & Side Airbag hingga Emergency Stop Signal (ESS).

“Kami mengajak rekan media untuk mencoba Almaz RS yang dilengkapi dengan inovasi WISE. SUV ini telah dilengkapi dengan terobosan terkini sebagai perwujudan komitmen Wuling dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat dan menyajikan kemudahan dalam berkendara. Melalui Almaz RS, kami berharap konsumen dapat terus melaju menuju kehidupan yang lebih baik sejalan dengan Drive For A Better Life,” ujar Yin Yi selaku Brand and Marketing Director.

Bak SUV ‘Semi-Otonom’

Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari dengan protokol kesehatan ketat ini, Wuling menyediakan 6 unit Almaz RS kepada awak media untuk menjadi yang pertama dalam merasakan sensasi berkendara bersama inovasi Wuling Interconnected Smart Ecosystem (WISE) di Almaz RS. Dengan inovasi teknologi WISE ini boleh dibilang Almaz RS adalah SUV ‘semi-otonom’ yang beredar di pasar Indonesia.

Selama berkendara di area Ancol, para jurnalis diajak untuk mencoba beberapa fasilitas ADAS yang terdapat di WISE, yang terdiri dari Adaptive Cruise Control (ACC), Bend Cruise Control (BCC), Lane Keeping Assist (LKA), Lane Departure Warning (LDW), Traffic Jam Assistance (TJA), hingga fitur Intelligent Cruise Assistance (ICA). Wuling sengaja memilih kawasan Ancol yang relative tertutup untuk menjajal semua fitur-fitur tersebut, sehingga cukup aman untuk melakukan eksplorasi.

Salah satu yang menarik adalah fitur Adaptive Cruise Control (ACC) yang diaktifkan melalui tombol di dashboard yang posisinya ada di sebelah kanan bawah lingkar kemudi. Begitu tombol diaktifkan, indikator ACC di instrument cluster menyala dalam bentuk lingkaran berwarna biru, menunjukkan fitur ini aktif. Lalu kita bisa mengatur kecepatan jelajah melalui tombol di lingkar kemudi bagian kiri, misalnya sampai 45 km/jam seperti yang saya coba. Fitur ini secara otomatis akan menyesuaikan kecepatan jelajah dengan kecepatan kendaraan di depannya, sekaligus menjaga jarak aman.

Selama fitur ACC ini aktif, mobil bisa melaju tanpa harus menginjak pedal gas, dan bahkan dapat melakukan pengereman sendiri, menyesuaikan dengan kondisi kendaraan yang ada di depan. Selain itu, kita juga bisa mengatur jarak antar mobil untuk pengereman otomatis ini hingga jarak terpendek pada kecepatan 30 km/jam sebelum rem otomatis bekerja.

Nah, yang paling menarik adalah ketika mengombinasikan fitur ACC dengan Lane Keeping Assist (LKA). Diaktifkan melalui tombol MODE di lingkar kemudi bagian kiri, fitur ini akan bekerja bersama ACC untuk mengoreksi arah kemudi kembali ke lajur yang benar. Fitur LKA yang bekerja pada kecepatan 10-180 Km/jam ini menggunakan dua sensor di bagian atas grille dan di bawah bumper untuk membaca garis marka jalan. Selama fitur ini aktif (ditandai dengan indikator berupa dua garis berwarna hijau di instrument cluster), pengemudi bisa melepas genggaman pada lingkar kemudi, tak perlu menginjak pedal gas dan rem, membuat mobil berkendara sendiri tanpa dipiloti. Cuma, Anda tetap harus memantau indikator LKA, karena fitur ini akan non-aktif dengan sendirinya ketika marka jalan hilang atau tak terpantau oleh sensor, sehingga kemudi kembali ke mode manual.

Fitur lain yang sangat berguna adalah Traffic Jam Assistance (TJA), sangat membantu ketika Anda berkendara di tengah jalanan macet. Cukup dengan mengaktifkan fitur ACC jika kondisi jalan macet, pengemudi tidak perlu menginjak pedal rem dan gas. Mobil akan melaju dan berhenti (stop-and-go) sesuai dengan tingkat kemacetan. Tetapi, fitur ini akan non-aktif sementara waktu jika mobil berhenti lebih dari 5 detik. Untuk mulai melaju lagi, Anda harus kembali menginjak pedal gas sekali saja lalu biarkan fitur TJA akan mengambil alih lagi.

Selain itu, media juga berkesempatan untuk mengetahui lebih dalam mengenai fitur-fitur pada Internet of Vehicle (IoV) seperti Vehicle Remote Control, Bluetooth Key, Vehicle Positioning, dan Geo-fencing Security yang dapat dioperasikan melalui smartphone. Ada juga beberapa fungsi IoV tersedia melalui Head Unit mulai dari Online Navigation, Online Music, serta Internet Messaging App.

Secara tampilan, Wuling Almaz RS juga mengalami penyegara, terutama di bagian depan dan belakang. Secara keseluruhan kini tampilannya terasa lebih modern, lebih sporty, sekaligus lebih elegan dan mewah. Terlihat beberapa sentuhan berbeda di bagian depan, yaitu integrated future eyes LED dan dynamic tail design pada bagian bumper belakang.

Beralih ke bagian interior, Almaz RS juga dibekali dengan desain interior yang modern dengan fitur wireless charging padbuilt in air ionizer, pembaharuan pada tampilan head unit, serta beberapa tombol tambahan pada lingkar kemudi yang membantu pengguna untuk mengaktifkan berbagai fitur tanpa menggangu fokus berkendara.

Pihak Wuling sendiri memang belum mengeluarkan secara resmi ada berapa tipe Almaz RS yang bakal beredar, begitu pula dengan harganya. Namun, kata Yin Yi, para pelanggan sudah bisa memesan Almaz RS dengan prebook di Wuling Online Smart Showroom. “Saat ini, kami telah membuka prebook Almaz RS melalui Wuling Online Smart Showroom hingga 28 Maret 2021. Pelanggan yang melakukan prebook berkesempatan mendapatkan Smart Gift DJI Drone serta Superior Free Maintenance 5 tahun atau 100.000 km untuk 3.000 pembeli pertama tentunya dengan syarat dan ketentuan berlaku,” tambah Yin Yi.

Meskipun Almaz RS masih belum diluncurkan secara resmi ke publik, namun perkiraan harga dari SUV anyar ini sudah mulai beredar di Internet. Di akun Instagram Dealerwuling.Jakarta misalnya, cukup jelas menyebutkan harga Wuling Almaz RS yang tipe termurahnya, yaitu Almaz RS 1.5 T EX (5-seater) dibanderol Rp 370 jutaan. Sedangkan untuk tipe termahalnya, Almaz RS 1.5 T Pro Ring, dibanderol Rp 399.800.000.

Jika benar, itu artinya selisih harga Wuling Almaz RS cukup jauh dari harga pendahulunya yang beredar saat ini. Untuk tipe termurah Almaz yang beredar saat ini misalnya, banderolnya hanya Rp 269,8 juta. Sementara tipe termahalnya hanya di kisaran 345,8 juta. Artinya, ada selisih sekitar Rp 100 jutaan dibanding pendahulunya. Meski begitu, sederet fitur berteknologi canggih dan tampilan baru yang diusung Almaz RS rasanya cukup layak sebagai kompensasi.

 

Teks: Yusran Hakim

Foto: Tito B. Setiawan

 

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *