Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Wuling Hadirkan Varian Terbaru Almaz dengan Voice Command Berbahasa Indonesia dan Pilihan 7-Seater

Akan diluncurkan secara resmi di ajang GIIAS 2019 mulai 18 Juli mendatang, varian terbaru Wuling Almaz dibekali dengan WIND, teknologi voice command pertama yang menggunakan bahasa Indonesia dan pilihan 7-seater. Bakal ada 3 tipe/trim yang ditawarkan, dengan harga terendah sekitar Rp 260-an juta.

BestCar Indonesia – Wuling Motors (Wuling) terus ‘ngegas’ melengkapi model-model produknya yang telah beredar dengan berbagai pembaruan pada kelengkapan (fitur) dan varian baru. Bertepatan dengan momentum dua tahun perjalanannya di Indonesia, Kamis (11/07/2019), Wuling memperkenalkan varian terbaru SUV Almaz yang kini dibekali dengan fitur Wuling Indonesian Command (WIND) serta pilihan konfigurasi bangku 7-seater.

Pada Smart Multimedia 10.4” touchscreen yang bertengger di dashboard Almaz varian terbaru, kini telah dilengkapi dengan Wuling Indonesian Command (WIND) yang mendukung smart ecosystem. WIND merupakan teknologi voice command pertama yang menggunakan bahasa Indonesia. Voice command interaktif ini memungkinkan pengguna menyalakan, mematikan, atau mengoperasikan berbagai fitur kendaraan, seperti pendingin udara, jendela, panoramic sunroof, akses fitur hiburan seperti musik atau radio, melakukan panggilan telepon, menjalankan aplikasi seperti Wuling Link ataupun TPMS, memperbesar atau mengecilkan volume, serta menanyakan tanggal dan waktu saat ini.

Semakin lengkap dengan kehadiran fitur WIND (Wuling Indonesia Command), teknologi voice command pertama yang menggunakan bahasa Indonesia.

Pada sesi test drive di seputaran Ancol, kami tentu saja menjajal langsung kemampuan fitur WIND ini. Mulai dari yang paling sering dilakukan ketika berkendara sehari-hari, seperti memperbesar-mengecilkan volume musik dari head unit, menurunkan-menaikkan suhu AC, menaik-turunkan kaca jendela, menanyakan tanggal dan waktu saat ini, hingga menjalankan aplikasi seperti Wuling Link ataupun TPMS.

Hasilnya, secara umum WIND bekerja cukup baik dalam merespon ‘perintah’ dalam bahasa Indonesia. Diawali dengan kalimat “Hallo Wuling”, Anda bisa melanjutkannya dengan berbagai perintah berikut yang Anda inginkan setelah WIND menjawab salam Anda dengan kata “Hallo” dalam mode suara wanita. Tentu saja, perintah yang digunakan harus selalu dalam bahasa Indonesia baku, bukan bahasa Daerah. Semisal, “Buka jendela” atau “Turunkan jendela”; “Tutup Jendela” atau ”Naikkan jendela” pada mode ‘WINDOW’. Lalu perintah dengan kalimat “Buka/Tutup sunroof” atau “Buka/Tutup atap kaca” dan “”Tolong buka/tutup sunroof/atap kaca”; “Buka sunroof sampai setengah” atau “Buka/Tutup sunroof sedikit”, “Tolong buka/tutup sunroof/atap kaca sedikit” pada mode SUNROOF.

Namun untuk beberapa kata dari bahasa Inggris yang tidak ada padanan katanya atau padanan katanya kurang popular, perintah suara kepada WIND tetap diucapkan dalam bahasa Inggris. Misalnya kata “Pause” pada mode MUSIC dan “File” pada mode APPLICATION, tetap diucapkan sebagai “Pause” dan “File”. Begitu pula dengan beberapa kata/istilah teknis yang tetap mengacu pada istilah aslinya, seperti “Bluetooth”, “USB”, dan “AUX”.

“Kami terus berinovasi dengan teknologi terdepan, untuk meningkatkan pengalaman Drive For A Better Life. Salah satu wujudnya adalah implementasi WIND, fasilitas voice command interaktif dengan bahasa sehari-hari yang pertama kali pada varian terbaru Almaz. Fitur ini tentunya dapat membantu pengguna berkendara untuk kehidupan yang lebih baik,” papar Cindy Cai, Vice President Wuling Motors.

O ya, seperti Almaz terdahulu, varian terbaru ini juga mengusung berbagai fitur modern yang sama, seperti panoramic sunroof, start-stop buttonkeyless remote, keyless entry, hingga sound system keluaran Infinity by Harman. Untuk menjamin keselamatan berkendara, Almaz terbaru ini juga didukung Electric Parking Brake (EPB), Auto Vehicle Holding (AVH), Traction Control System (TCS), Hill Hold Control (HHC)  Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brake force Distribution (EBD), Brake  Assist (BA), Electronic Stability Control (ESC), Tire Pressure Monitoring System (TPMS), hingga Emergency Stop Signal (ESS).

Begitu pula dengan eksteriornya, varian Almaz terbaru mengaplikasikan desain stunning dan sporty  melalui Future Eyes LED dan lampu utama proyektor LED di bagian bawahnya. Kemudian pada sisi samping, SUV ini menonjolkan gaya dynamic parallel dan floating roof serta velg alloy berukuran 17” bercorak two-tone aluminium. Beralih ke belakang, Wuling memasangkan bumper belakang dan muffler knalpot dengan sentuhan baru.

Bedanya dalam urusan akomodasi, karena Almaz terbaru kini hadir dengan pilihan varian 7-seater. Meski mengakomodasi tiga baris bangku, secara eksterior sebetulnya Almaz 7-seater nyaris tak berbeda dengan Almaz 5-seater. Perbedaan paling mencolok, menurut Danang Wiratmoko selaku Product Planning Wuling Motors Indonesia, adalah berpindahnya posisi ban serep yang tadinya ada di lantai bagasi bagian dalam (pada Almaz 5-seater) ke kolong bagasi. Sebagai konsekuensinya, desain bumper belakang Almaz 7-seater juga ikut berubah. “Desain bumper belakangnya berubah, untuk mengakomodasi posisi ban serep yang berpindah ke kolong bagasi. Selain itu, jalur knalpot di kolong juga berubah, agar tak mentok ban serep yang kini ada di kolong,” kata Danang.

Secara umum, bangku baris ketiga Wuling Almaz 7-seater tak berbeda jauh dengan para ‘pemain’ di segmen medium SUV 7-seater lainnya. Bangku baris ketiganya juga ‘memakan’ sekitar 80% ruang bagasi, sehingga volume bagasi yang tersisa hanya mampu mengakomodasi sedikit barang bawaan saja. Untungnya, bangku baris ketiga Almaz 7-seater bisa dilipat serata lantai, sehingga menyediakan ruang bagasi yang bahkan sedikit lebih luas ketimbang milik varian 5-seater.

Dua penumpang dengan postur setinggi 160-165cm dapat diakomodasi cukup baik di bangku baris ketiga ini, dengan ruang kepala (head room) dan ruang kaki (leg room) yang cukup lega. Apalagi ruang kaki (leg room) penumpang baris ketiga ini bisa dibuat fleksibel, berkat bangku baris kedua yang dapat dimaju-mundurkan (sliding). Di bagian sisi kiri-kanan penumpang juga tersedia kisi-kisi pendingin udara dan cup holder, selain safety belt untuk dua penumpang dewasa.

Di balik bonnet-nya, varian terbaru Almaz tetap didukung mesin bensin 4-silinder segaris 1.500cc turbocharged yang menghasilkan daya maksimal 140hp dan torsi 250 Nm – diklaim merupakan torsi terbesar di kelasnya.  Kemudian, transmisi CVT dipercaya untuk memaksimalkan penyaluran daya mesin ke roda depan (FWD) dengan perpindahan gigi yang halus, serta pilihan mode berkendara eco, sport dan 8-speed manual simulation yang responsif.

Tapi dengan tambahan bangku baris ketiga pada varian 7-seater, berarti terjadi penambahan berat secara keseluruhan. Sementara mesinnya tetap sama seperti yang digunakan varian 5-seater yang bobot totalnya diasumsikan lebih ringan. Itu artinya power-to-weight ratio (rasio tenaga terhadap bobot) dan torque-to-weight ratio (rasio torsi terhadap bobot) varian 7-seater menjadi lebih kecil dibanding Almaz varian 5-seater dengan mesin yang sama. Dengan kata lain, output daya (power dan torsi) mesin yang sama menjadi lebih kecil akibat harus menghela bobot varian 7-seater yang lebih berat. Itu belum dihitung jika seluruh bangku di kabin Almaz 7-seater dipenuhi penumpang.

Sejauh ini pihak Wuling Motors juga belum membeberkan harga jual Almaz 7-seater dan trim/tipe apa saja yang bakal ditawarkan, karena akan diungkap secara resmi di ajang GIIAS 2019. Namun berbeda dengan Wuling Almaz 5-seater yang sejak awal hanya dijual dalam 1 trim/tipe saja, Almaz 7-seater dipastikan akan ditawarkan dalam beberapa trim atau tipe.

Kabarnya akan ada tiga trim/tipe yang dibedakan oleh banyaknya kelengkapan (fitur) dan jenis transmisi yang digunakan (manual dan CVT). Rumor lainnya menyebut tipe/trim Almaz 7-seater paling rendah dan menengah justru bakal dibanderol di bawah Rp 300 juta. Sedangkan tipe/trim tertinggi diperkirakan akan dijual dengan harga sekitar Rp 330-an juta.

“Dengan varian Almaz terbaru ini, semakin menegaskan identitasnya sebagai Smart & Technology SUV dan menjadi produk pertama Wuling yang  dilengkapi fitur voice command berbahasa Indonesia, WIND, dan varian 7-seater. Mengenai waktu peluncurannya, kami akan perkenalkan secara resmi di GIIAS 2019,” tutup Cindy Cai, Vice President Wuling Motors.

 

Teks & Foto: Tito B. Setiawan

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *