Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
IDBuzz-2

VW ID Buzz Concept: Microbus Klasik dengan Emisi Nol

Uniknya, kendaraan konsep bertenaga murni-listrik ini tampil dalam balutan klasik VW bus Type 2 – di Indonesia lebih dikenal sebagai VW Kombi Dakota — yang diluncurkan 65 tahun silam.

BestCar Indonesia – Jika Anda mengucapkan kata “buzz” dengan aksen Jerman, kedengarannya seperti “bus”. Jadi tak heran jika kendaraan konsep bertenaga murni-listrik kedua Volkswagen (VW) ini dinamakan ID Buzz. Ya, ID Buzz yang debut di ajang pameran mobil Detroit (North American International Auto Show – NAIAS) 2017 — baru saja berakhir 22 Januari lalu — adalah yang terbaru dari serangkaian studi konsep untuk Microbus modern VW. “I.D” sendiri merupakan sub-brand kendaraan listrik baru dalam jajaran Volkswagen. Uniknya, ID Buzz tampil dalam balutan klasik VW bus Type 2 – di Indonesia lebih dikenal sebagai VW Kombi Dakota — yang diluncurkan 65 tahun silam.

Mobil konsep VW ID Buzz dibangun di atas arsitektur/platform baterai-listrik MEB yang dikembangkan Volkswagen, memberikan proporsi yang sangat berbeda dengan konsep-konsep awal New Microbus yang masih didukung oleh mesin bensin.

Dengan dimensi yang sedikit lebih panjang dari 16kaki (sekitar 4,9meter) dan lebar serta tinggi sekitar 6,5kaki (sekitar 2,0meter), ID Buzz memiliki kabin dengan delapan kursi dan volume interior seukuran minivan menengah seperti Honda Odyssey atau Chrysler Pacifica. Ini membuatnya menjadi alternatif praktis untuk SUV besar dan crossover di masa depan. Proporsinya kira-kira hampr sama dengan hatchback listrik kompak Volkswagen ID Concept yang dipamerkan di ajang Paris Motor Show pada musim gugur tahun lalu (2016). Overhang depan dan belakangnya sangat pendek, dengan kaca depan yang maju jauh ke depan, serta sebagian besar volume interior tersedia untuk penumpang dan kargo.

IDBuzz-1

IDBuzz-3

Versi produksi ID Buzz nantinya akan menjadi MPV yang lebih besar dengan pintu samping belakang besar dan tata letak interior yang memungkinkan penumpang baris ketiga untuk keluar dengan mudah. Interiornya kemungkinan untuk menerapkan layout (tata letak) 2 + 2 + 3, dengan baris tengah menawarkan kursi yang bisa berputar untuk menghadap penumpang baris ketiga dalam layout bergaya konferensi.

IDBuzz-4

IDBuzz-5

IDBuzz-6

IDBuzz-7

Para desainer ID Buzz memindahkan posisi pemanas udara dan pendingin udara (air-conditioning/AC) dari tempat yang biasanya di balik dashboard ke ruang yang biasanya menjadi kompartemen mesin di depan pada Microbus konvensional. Ini membuat dashboard menjadi lebih rendah dan lebih maju jauh ke depan ketimbang dashboard yang ada di mobil bermesin depan lainnya, Hasilnya, VW bisa menempatkan sebuah layar sentuh tunggal ukuran besar di tengah dashboard untuk melakukan hampir semua kontrol dan data operasi — yang tidak mampu dilakukan oleh pengemudi dalam kabin mobil konvensional yang hanya menggunakan head-up display.

IDBuzz-8

IDBuzz-9

Kendaraan konsep ID Buzz nantinya juga akan mampu dikendarai secara autonomous (autonomously) alias berkendara mandiri sepenuhnya di masa depan. “Anda tinggal menekan logo Volkswagen di tengah roda kemudi, dan…roda kemudi ditarik secara elektrik, menghilang ke dalam dashboard. Sementara sopir rileks, scanner laser, ultrasonik dan radar sensor serta kamera akan mengambil alih memantau pengguna jalan lain dan kondisi sekeliling,” ungkap Volkswagen.

Penggunaan velg besar ukuran 22inci mampu menyamarkan tinggi visual ID Buzz, yang banyak diperparah (berkurang) – membuat ground clearance-nya berkurang — akibat penempatan baterai lithium-ion datar di bawah lantai.

Secara keseluruhan, bentuk kotak body ID Buzz didominasi oleh garis karakter lengkung di sudut-sudutnya, dengan bukaan jendela yang tinggi, dan atap kaca besar yang membuat kabin menjadi sangat terang serta mudah untuk melihat pemandangan di luar.

IDBuzz-10

IDBuzz-11

Fascia depan “wajah” mobil konsep VW van bergaya retro ini mengusung karakteristik V-stripe yang merupakan elemen desain Microbus orisinal. Dibekali kombinasi lampu depan karakteristik – Kepala Desain Volkswagen, Klaus Bischoff, menyebutnya “mata” — dan logo ‘VW’ menyala yang membentuk ‘wajah’ (mata dan hidung) mobil pada panel datar tanpa bukaan grille, persis seperti Microbus aslinya.

Eksterior ID Buzz juga memperlihatkan hidung yang tumpul dan membulat serta seperempat jendela tergabung ke dalam pintu depan, dengan lampu LED ditempatkan tepat di bawah kaca depan. Namun belum jelas apakah Volkswagen nantinya akan mempertahankan model lampu depan bulat besar — yang juga merupakan salah satu elemen desain klasik dari Microbus orisinal — sebagai tambahan bagi unit LED high-mount.

IDBuzz-12

Fascia depannya memiliki karakter desain V-stripe khas Microbus orisinal, dengan logo VW menyala di tengahnya.

IDBuzz-13

Lampu belakang yang didesain horizontal dan ramping memperkuat kesan tinggi dan lebar body boxy mobil konsep VW ini. Kesan tinggi juga makin mencuat berkat penggunaan warna two tone, dengan kelir berwarna lebih gelap untuk panel body di bawah beltline.

IDBuzz-14

Fascia belakang ID Buzz terlihat lebih konvensional.

IDBuzz-15

Bagaimanapun, ID Buzz concept merupakan Microbus konsep yang terbaru dari beberapa konsep Microbus baru yang dikembangkan Volkswagen dalam 15 tahun terakhir, mulai dari VW New Microbus pada tahun 2001 hingga VW Bulli pada tahun 2011 dan VW Budd-e Concept bertenaga murni-listrik yang diperkenalkan tahun lalu (2016).

Lalu, mengapa Volkswagen mengembangkan satu per satu model konsep Microbusnya, tanpa ada keterkaitan satu sama lain? Nah, menurut Bischoff, itu karena bentuk dan proporsi dari desain sebelumnya telah dikompromikan oleh kebutuhan untuk mengakomodasi mesin pembakaran. Dengan baterai di bawah lantai dan motor listrik kompak di depan dan belakang (di antara roda depan-belakang), penggunaan sebuah powertrain murni-listrik memberikan kebebasan bagi para desainer untuk memikirkan kembali seluruh kemasan dan proporsi bentuk ‘one-box’ (satu-kotak). “Sekarang, (lewat ID Buzz) kami memiliki proporsi yang tepat,” ungkap Bischoff.

IDBuzz-16

Secara teknis, spesifikasi ID Buzz memang tergolong jarang bahkan untuk sebuah mobil konsep: ia dirancang untuk menggunakan baterai lithium-ion 110-kilowatt-jam, motor listrik bertenaga 150 kilowatt (200 tenaga kuda) di sepasang roda-depan dan sepasang di roda-belakang, serta output daya total 275kw (370hp). ID Buzz diproyeksikan mampu berakselerasi 0-100km/jam dalam waktu 5,0 detik untuk versi berpenggerak 4-roda (AWD – all-wheel drive). Kemampuan jelajahnya diperkirakan 450-600km (280-375mil) pada siklus uji Eropa, atau 200mil hingga 270mil pada pengujian EPA Amerika Serikat.

Dan VW menyebutkan bahwa pengisian arus listrik DC (Direct current — arus listrik searah) mampu dilakukan secara cepat, sampai dengan 150 kilowatt. Prospek ini mungkin jauh lebih nyata pada saat versi produksi VW Buzz nanti diluncurkan, ketimbang pada versi konsepnya saat ini.

Mobil konsep ID Buzz secara signifikan lebih besar dari mobil konsep Volkswagen ID pertama — diperkenalkan pertama kali pada musim Gugur tahun lalu – yang hanya menawarkan volume penumpang sekelas sedan mid-size dalam bentuk hatchback kompak. Hebatnya, ID Buzz masih menggunakan platform MEB yang sama dengan ID hatchback Concept, dan ini memperlihatkan betapa fleksibelnya arsitektur/platform mobil-listrik MEB tersebut.

Baterai ID Buzz memiliki kapasitas yang secara signifikan lebih tinggi, 110kwh dibanding hanya 60kwh milik ID hatchback Concept. Kendati demikian, unit paket baterai ID Buzz memiliki dimensi sisi-ke-sisi yang sama, memungkinkan skala ekonomi untuk manufaktur.

IDBuzz-17

ID “MicroBuzz”, bagaimanapun, mendapat perhatian khusus dari kalangan Volkswagen sendiri. Tak hanya para desainer yang jelas-jelas ingin melihat mobil konsep Microbus itu memasuki jalur produksi, bahkan – seperti kata Bischoff —  “manajemen VW tentu saja jatuh cinta” dengan mobil itu, mengindikasikan betapa antusiasnya mereka. Dengan kata lain, langkah bisnis Volkswagen untuk membangun ID Buzz sepertinya akan tergantung pada seberapa besar respon terhadapnya nanti.

Teks: Yusran Hakim

 

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *