Toyota Raih Penjualan Tertinggi di GIIAS 2022, Hyundai Melompat Jauh ke Posisi 2

Toyota masih tertinggi dalam perolehan SPK di GIIAS 2022, dengan Avanza-Veloz dan Raize sebagai penyumbang terbesar. Namun Hyundai melakukan lompatan besar tahun ini, mengungguli penjualan Mitsubishi di GIIAS 2022 dan menempatkan pabrikan asal Korea Selatan itu di posisi nomor dua dengan L-MPV Stargazer sebagai kontributor terbesar.

BestCar IndonesiaToyota masih menjadi APM yang memperoleh pemesanan (SPK) terbanyak di ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 yang diselenggarakan oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) yang berlangsung dari 11 – 21 Agustus 2022 lalu. Selama sebelas hari penyelenggaraan pameran, Toyota berhasil meraih SPK sebanyak 5.434 unit. Perolehan SPK Toyota di GIIAS 2022 ini melonjak nyaris 1.000 unit dibandingkan perolehan SPK di ajang GIIAS tahun lalu yang hanya mencapai 4.502 unit.

Dari total perolehan SPK Toyota yang tercatat, model-model yang menjadi 5 (lima) besar kontributor SPK adalah All New Avanza sebanyak 926 unit (17%), Raize sebanyak 746 unit (13,7%), All New Veloz sebanyak 706 unit (13%), Kijang Innova sebanyak 658 unit (12,1%), dan Rush sebanyak 456 unit (8%). Produk dari brand Toyota GAZOO Racing juga banyak diminati pelanggan, dimana komposisinya ada yang mencapai lebih dari 95% dengan rata-rata di atas 85% dibandingkan dengan tipe non-GR lainnya.

“Kami bersyukur atas respon positif masyarakat terhadap berbagai produk yang kami hadirkan. Capaian Toyota di GIIAS 2022 ini melampaui ekspektasi kami. Dan melihat kepercayaan dan antusiasme yang tinggi dari masyarakat di ajang pameran otomotif ini, kami berharap perekonomian nasional dan industri otomotif akan semakin baik ke depannya,” ungkap Vice President Director PT Toyota-Astra Motor, Henry Tanoto, dalam keterangan resminya, Selasa (23/08/2022).

Tapi yang mengejutkan adalah tampilnya Hyundai yang mengungguli perolehan penjualan Mitsubishi di GIIAS 2022, menempatkan pabrikan asal Korea Selatan itu di posisi nomor dua, dengan 3.600 unit SPK sepanjang pameran berlangsung 11 hari (11-21 Agustus 2022). Data yang dilansir dari laporan BRI Danareksa Sekuritas, Selasa (23/08/2022), menyebutkan bahwa angka SPK tersebut jauh lebih besar ketimbang perolehan Hyundai pada GIIAS 2021 yang hanya mencatat penjualan 1.477 unit. Produk barunya yang bermain di segmen Low-MPV, Hyundai Stargazer, menjadi kontributor penjualan tertinggi Hyundai di GIIAS 2022.

Mitsubishi sendiri harus turun peringkat ke posisi tiga di GIIAS tahun ini, karena sepanjang 11 hari pameran berlangsung mampu mengoleksi 3.589 unit lewat SPK, berbeda sangat tipis dengan perolehan SPK Hyundai di ajang pameran yang sama. Namun angka perolehan SPK Mitsubishi di GIIAS 2022 ini jauh lebih besar ketimbang perolehan di GIIAS tahun 2021 lalu yang hanya 2.623 unit, meski saat itu menempatkan Mitsubishi di posisi kedua di bawah Toyota. Pembukuan penjualan kendaraan MMKSI di ajang GIIAS 2022 masih didominasi oleh model flagship small-MPV Mitsubishi Motors, XPANDER (termasuk New XPANDER CROSS) yang berkontribusi sekitar 76%, sementara 24% penjualan sisanya dikontribusikan oleh model Mitsubishi Motors lainnya.

Perolehan SPK 5 APM di GIIAS 2022 dan 2021

Brand GIIAS 2021 GIIAS 2022
Toyota 4.502 unit 5,434 unit (Top: Avanza-Raize)
Mitsubishi 2.623 unit 3.589 unit
Honda 1.511 unit 1.965 unit (Top: Brio, HRV, BRV)
Hyundai 1.477 unit 3.600 unit (Top: Stargazer)
Daihatsu 504 unit 1.030 unit (Top: Sigra, Xenia)

Di bawah Mitsubishi ada Honda yang menempati posisi empat dalam perolehan SPK di ajang GIIAS 2022. Pabrikan asal Jepang ini mengoleksi SPK sebanyak 1.965 unit, dengan penjualan terbesar disumbang oleh Honda Brio, HRV, dan BRV terbaru. Jumlah total perolehan SPK Honda di ajang GIIAS tahun ini sedikit meningkat dari perolehan SPK yang sama di GIIAS tahun lalu yang hanya 1.511 unit.

Dan seperti biasa, Daihatsu menempati posisi terakhir dalam list 5 besar perolehan SPK di ajang GIIAS. Meski hanya mengumpulkan total 1.030 unit di GIIAS tahun ini, jumlah tersebut melonjak dua kali lipat dibandingkan perolehan SPK Daihatsu di GIIAS 2021 yang hanya 504 unit. Daihatsu Sigra dan Xenia disebut-sebut menjadi penyumbang terbesar penjualan Daihatsu di GIIAS 2022.

Menurut analis dari BRI Danareksa Sekuritas, Ignatius T. Prayoga, ajang tahunan GIIAS 2022 memberikan nada optimis bagi industri otomotif setelah dua tahun kinerjanya melemah akibat pandemi. “Ini juga sejalan dengan peningkatan musiman wholesales di Semester 2, dimana jumlah wholesales keseluruhan pada Juli 2022 naik 18% secara bulanan. Di GIIAS tahun ini terlihat pameran kendaraan listrik (Electric Vehicles/EV) juga jauh lebih meriah dibandingkan pada event-event sebelumnya. Antusiasme konsumen otomotif di Indonesia terhadap kendaraan listrik juga terlihat jauh lebih besar,” paparnya.

 

Persaingan di Segmen L-MPV Makin Ketat

Ignatius T. Prayoga juga menilai persaingan di segmen L-MPV menjadi lebih kompetitif dengan lebih banyak peserta dan merek baru yang datang ke pasar, terutama Hyundai Stargazer.

“Kedatangan Stargazer membawa lebih banyak cita rasa di segmen L-MPV dengan kisaran harga di tengah-tengah model Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander. Stargazer dilengkapi dengan transmisi IVT yang menghasilkan torsi dan tenaga yang lebih baik dengan mekanisme hemat bahan bakar dibandingkan para kompetitornya. Ia juga hadir dengan pilihan jok captain seat yang mungkin lebih disukai. Sebelumnya fitur ini hanya tersedia pada Honda Feed lansiran 2015 dan Toyota Kijang Innova,” ungkapnya.

Namun Prayoga menilai bahwa Toyota dan beberapa brand lain yang berada di bawah grup Astra International juga melakukan pembaharuan pada produk-produk L-MPV mereka, sehingga tetap bisa mempertahankan pangsa pasarnya. Di sisi lain, lanjut Prayoga, Hyundai Stargazer justru dapat memperoleh pangsa pasar dari merek-merek non-Astra.

“Kami rasa model all-new Avanza dan Veloz dapat membantu Toyota mempertahankan pangsa pasarnya, karena menjadi tulang punggung penjualan Astra International. Di sisi lain, para kompetitornya di luar grup Astra juga terus melakukan perubahan dan perbaikan pada produk-produk L-MPV mereka. Seri Mitsubishi Xpander misalnya, telah melakukan facelift beberapa bulan yang lalu, dan Xpander Cross bahkan baru saja melakukan facelift di GIIAS 2022 dengan menggabungkan karakteristik Pajero Sport ke mobil. Begitu juga dengan Suzuki yang belum lama ini meluncurkan versi Ertiga Hybrid. Tapi terlepas dari perubahan tersebut, kami masih melihat Stargazer sebagai salah satu pengubah permainan (game changers) di Hyundai, karena jumlah wholesales Hyundai dengan cepat melampaui Wuling sejak peluncuran Hyundai Creta,” papar Prayoga.

Jika Hyundai dapat mempertahankan treknya yang sudah terbentuk saat ini, lanjut Ignatius T. Prayoga, pangsa pasar Suzuki dan Mitsubishi bisa terancam. “Setidaknya ada tiga faktor kunci bagi Hyundai untuk terus tumbuh. Yang pertama  adalah layanan purna jual yang andal; lalu harga mobil bekasnya yang stabil, dan ketiga adalah pembiayaan. Nah, untuk yang saya sebut terakhir ini kita semua tahu bahwa grup Astra sangat berpengalaman,” pungkasnya.

 

Teks: Yusran Hakim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *