Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
TOYOTASTOP

Toyota Jepang Terancam Stop Produksi Mobil Sementara Waktu

BestCar Indonesia – Toyota Motor Corp. (TMC) mengatakan akan menghentikan produksi di semua pabrik perakitan mobil di Jepang untuk sementara waktu, akibat kekurangan material baja menyusul ledakan di sebuah pabrik baja salah satu afiliasinya. Seperti dilaporkan kantor berita Reuters, ledakan di pabrik Aichi Steel, salah satu afiliasi Toyota tersebut, mengakibatkan sebagian produksi dari komponen baja yang digunakan dalam suku cadang mobil, termasuk mesin, transmisi dan chassis mobil Toyota mungkin akan tertahan dan memengaruhi output produsen mobil terbesar di dunia itu — yang menyediakan sekitar 40 persen dari produksi global di Jepang.

Menurut seorang juru bicara Toyota di Jepang, produsen mobil Jepang itu memiliki persediaan pasokan yang cukup untuk menjaga pabrik domestik tetap berjalan hingga 6-13 Februari ini. Setelah tanggal tersebut, Toyota akan memantau hasil produksi dari hari-ke hari dan menyesuaikan produksi mobil mereka. Ledakan di pabrik Aichi Steel terjadi pada 8 Januari lalu, tepatnya di pabrik Chita yang terletak di Jepang Tengah, mengganggu produksi komponen baja khusus. Pabrik ini diperkirakan baru dapat melanjutkan operasinya bulan Maret mendatang.

“Operasi dijadwalkan akan dimulai kembali pada 15 Februari, namun produksi kendaraan di jalur luar Jepang tidak akan ditangguhkan,” kata Toyota dalam sebuah pernyataan. Toyota mengatakan, pihaknya juga sedang melihat pilihan lainnya, termasuk meminta Aichi Steel untuk menghasilkan komponen pada jalur alternatif dan pengadaan baja khusus dari produsen lainnya.

Tahun lalu, pabrik mobil di Jepang menghasilkan empat juta kendaraan, sekitar 46 persen di antaranya untuk ekspor. Toyota memproduksi sekitar 13.600 mobil per hari, naik 10 persen dari tahun sebelumnya, sebagian karena dimulainya produksi Toyota Prius hybrid bensin terbaru.  Itu artinya, jika produksi terhenti untuk sementara waktu bisa merusak rencana Toyota untuk memproduksi 4,13 juta kendaraan di negara itu tahun ini, termasuk all-new Prius yang diproduksi hanya di Jepang. Di seluruh dunia, Toyota berencana untuk membangun 10,2 juta unit kendaraan pada tahun 2016, setelah membukukan penjualan di seluruh dunia sebanyak 10,15 juta unit tahun lalu – memberi Toyota gelar sebagai produsen mobil terbesar dunia selama empat tahun berturut-turut.

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *