Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
CarryPickUp-2

Suzuki Luncurkan New Carry Pick-Up 2017

Tahun lalu (2016) Daihatsu Gran Max PU menjadi pikap terlaris dengan penjualan mencapai 35.052 unit. Sementara Suzuki Carry menempati urutan kedua terlaris, dengan total penjualan 23.943 unit, walaupun di segmen low pikap, Suzuki masih menguasai 42,8 persen dari total market.

BestCar Indonesia – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya meluncurkan kembali pikap legendaris Suzuki Carry dengan nama Suzuki New Carry Pick-up, di Jakarta, Kamis (26/01-2017). Tampil sebagai versi facelift dengan beberapa penyegaran, terutama di sektor eksterior, Suzuki New Carry Pick-Up ditawarkan dalam dua varian: Flat Deck seharga Rp 120,75 juta (OTR, DKI Jakarta) dan Wide Deck yang dibanderol Rp 121,75 juta (OTR, DKI Jakarta).

“Hari ini kami sangat bangga bisa menghadirkan New Carry Pick-Up kepada masyarakat Indonesia. Kami memberikan berbagai penyegaran untuk memperkuat konsep New Carry Pick Up sebagai kendaraan komersial yang tangguh dan dan dapat diandalkan oleh pengusaha-pengusaha di Indonesia,” papar Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam jumpa pers peluncuran New Carry Pick-Up di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (26/1).

CarryPickUp-1

Perubahan terbesar New Carry Pick-Up terlihat di fascia depan, terutama pada grille yang kini tampil lebih menarik dengan logo “S” (Suzuki) ukuran besar tepat di tengah grille yang terlihat lebih modern. Perubahan lain yang cukup mencolok adalah front under guard alias pengaman bumper depan bagian bawah serta lubang kunci di dua sisi (bagian penumpang dan pengemudi) untuk meningkatkan keamanan.

CarryPickUp-3

Masih ada pernik dan detail lain yang turut berubah, seperti sticker (decal) di bagian samping bak dengan desain baru yang diklaim lebih sporty dan pilihan warna baru, Silky Silver, menambah pilihan warna sebelumnya yang cuma ada hitam (Real Black) dan putih (Superior White). Tak ada perubahan dimensi dari model terdahulu, tetap dengan panjang total 3.720mm dan lebar 1.830mm, dengan tanki bahan bakar berkapasitas 42 liter.

Sementara pada bagian interior, perbedaan terletak pada jok yang kini menggunakan warna baru beige dan door trim dengan warna baru Ivory, serta assist grip di dua sisi

Sebagai sumber tenaga penggerak, New Carry Pick-Up tetap mengandalkan mesin lawas G15A 4-silinder segaris berkapasitas murni 1.493cc (1,5liter), 16 katup Multi Poin Injection (MPI). Output dayanya juga masih sama, 78,8 PS pada 5.500rpm dengan torsi maksimum 120Nm pada 3.000rpm. Teknologi MPI yang disematkan pada mesin ini diklaim mampu membuat Carry lebih bertenaga namun hemat bahan bakar, dengan ciri suara halus dan irit yang diklaim sebagai keunggulan utamanya dibandingkan kompetitor.

Kehadiran New Carry Pick-Up sepertinya memang disiapkan sebagai andalan Suzuki untuk mengambil ceruk pasar pikap yang kini didominasi Daihatsu dengan Gran Max PU-nya. Tahun lalu (2016) Daihatsu Gran Max PU menjadi pikap terlaris dengan penjualan mencapai 35.052 unit atau terjual sekitar 3.186 unit tiap bulan. Sementara Suzuki Carry menempati urutan kedua terlaris, dengan total penjualan 23.943 unit, walaupun di segmen low pikap, Suzuki masih menguasai 42,8 persen dari total market, hanya dengan pikap Carry.

Data Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia ) sendiri menyebutkan bahwa segmen pikap menjadi penyumbang terbanyak penjualan kendaraan niaga sepanjang tahun 2016 lalu, dengan jumlah 117,471 unit dari total kendaraan niaga sebesar 195.764 unit.

CarryPickUp-4

Sebagai salah satu ‘legenda’ pikap nasional, sejarah panjang Suzuki Carry bisa dibilang berawal dari tahun 1973, ketika Suzuki membuka babak baru di Indonesia dengan memasukkan kendaraan mungil dan lucu. Tiga tahun kemudian Suzuki kembali memasukkan model baru, Suzuki Carry ST-10 yang mengandalkan mesin 550cc. Lalu disusul oleh Suzuki ST-20 dengan mesin 3-silinder 550cc pada tahun 1980.

Setelah terjadi perubahan seiring dengan kebijakan pemerintah berkaitan dengan kapasitas mesin, maka Suzuki menggunakan mesin berkapasitas 1.000cc yang menjadi cikal bakal Carry seperti sekarang ini. Tapi, perubahan mesin menjadi 4-silinder terjadi pada tahun 1985. Begitu pula terjadi penyempurnaan lainnya seperti pada peredam mesin, profil depan, dashboard serta tempat duduk.

Pada tahun 1986 Suzuki berhasil meraih ‘The Best Seller Car’ di Indonesia. Setahun kemudian Suzuki melakukan penyempurnaan pada Carry dengan mengaplikasi rem cakram (disc brake), air cooling system, dan lampu halogen yang berbentuk kotak. Kabinnya juga dibuat lebih lega, dengan ruang kaki penumpang yang lebih luas, plus fitur wiper a la sedan, suspensi double action, lingkar kemudi baru, dan kaca spion. Dua tahun kemudian keluar tipe terbaru dengan transmisi 5-kecepatan, dashboard a la sedan, dan kelengkapan lain seperti laci yang praktis, kisi AC, dan console box.

Setelah sukses pertama kali sejak diluncurkannya pada tahun 1985, Suzuki ST 100 kini telah mencapai penjualan hamper 400.000 unit. Penggunaannya luas sekali, mulai kendaraan pribadi (mini van), angkutan kota, sampai pick-up sebagai kendaraan usaha. Melihat sukses Carry 1.000cc, Suzuki kembali ingin memproduksi lagi namun dengan nama baru yakni Suzuki Carry 1.0 Personal Van yang murah. Akan tetapi pada tahun 2004 ke atas, sulit untuk mencari mobil Suzuki Carry yang baru dan mungkin tidak ada. Ini terjadi karena suzuki memproduksi Carry dengan tipe real-van (Suzuki Futura), sehingga Suzuki Carry tipe caretta atau extra sudah tidak diproduksi lagi. Carry generasi terakhir yang beredar adalah Mega Carry  yang bentuknya mirip Suzuki  APV tipe pick-up, sebelum akhirnya Suzuki memutuskan melahirkan kembali New Carry Pick-Up pada awal tahun ini.

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *