Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
Tokyo Motor Show 2015 - Suzuki Ignis

Suzuki IGNIS-Trail Concept Pengganti Jimny?

BestCar Indonesia – Suzuki secara resmi telah memperkenalkan mobil konsep IGNIS-Trail menjelang debutnya di ajang Tokyo Motor Show ke 44, akhir Oktober 2015 ini.

Suzuki Ignis sebelumnya dipamerkan dalam bentuk konsep sebagai Suzuki iM-4 di Geneva motor Show 2015, bersama dengan mobil konsep iK-2 yang merupakan prekursor untuk segera menggantikan Baleno hatchback. Nama Ignis sebelumnya digunakan oleh Suzuki untuk hatchback kompak global yang juga ditawarkan dengan sistem penggerak 4-roda (AWD).

TMS 2015 IGNIS 2

Seperti Baleno hatchback, versi produksi dari Ignis masih menggambarkan styling mobil konsep yang kental. Secara eksterior, mobil crossover kompak ini tampil dengan grille besar yang menyatu dengan lampu depan (headlamp), bonnet (kap mesin) clam-shell, serta pilar A dan B berkelir hitam yang membuat mobil ini seperti tanpa pilar. Lengkungan roda dibuat besar dan menggembung, mampu mengakomodasi velg model 10-palang ukuran 18inci dan ban lebar. Versi produksi Ignis nantinya akan dibekali headlamp proyektor, bukannya unit LED seperti yang terlihat pada mobil konsep sekarang. Namun, Ignis versi produksi tetap akan mengusung ventilasi (grille) model tiga-slat seperti yang terlihat pada versi konsepnya ini.

TMS 2015 IGNIS 3

Di bagian dalam kabin, interior Suzuki didominasi warna dual tone (hitam dan putih) pada jok kulitnya, trim serta dashboard, dengan aksen merah-orange di beberapa bagian. Selain berbagi beberapa komponen interior dengan model-model Suzuki lainnya, Ignis juga dibekali layar sentuh a la tablet di tengah dashboard, dan kemungkinan akan dilengkapi dengan sistem SmartPlay bersama Apple Carplay.

TMS 2015 IGNIS 4

Sejauh ini belum ada konfirmasi mengenai tenaga penggerak di balik bonnet mungil Suzuki Ignis ini. Namun, spekulasi yang tersebar di kalangan otomotif menyebutkan bahwa baru mesin bensin 1.0-liter BoosterJet yang menjadi calon jantung pacu buat Ignis. Toh tetap ada kemungkinan Suzuki juga menyiapkan mesin hybrid kecil 1.2-liter dengan pengisian ulang batere melalui regenerasi energi dari pengereman, yang akan dikawinkan dengan gearbox (transmisi) CVT. Juga akan tersedia sistem start-stop SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki) yang dikembangkan khusus oleh Suzuki. Sejak Suzuki memastikan Ignis sebagai crossover kompak, itu juga berarti ada kemungkinan akan ditawarkan dengan sistem penggerak-roda All-Grip AWD.

Di luar soal Suzuki Ignis, Presiden Suzuki Motor Corp, Toshiro Suzuki, juga mengumumkan rencana ambisius mereka untuk meluncurkan 20 model baru secara global. “Kecuali untuk mobil-mobil kei-Jidosha (untuk pasar Jepang saja), kami akan membawa semua model kami ke India,” ungkapnya belum lama ini. Suzuki Ignis, seperti juga Baleno, akan menjadi model global. Namun, belum ada konfirmasi apakah crossover kompak ini akan masuk juga ke pasar domestik Indonesia.

Awalnya Ignis diyakini sengaja dikembangkan untuk menggantikan Suzuki Jimny yang telah berumur. Namun belakangan ada rumors bahwa Ignis akan memiliki tempat tersendiri dalam line-up Suzuki, sementara Jimny yang dijadwalkan akan dihentikan produksinya pada 2018, justru akan digantikan oleh model sejenis yang didesain ulang.

Memang, Jimny dan Ignis sangat mirip dalam segi dimensi, tapi bukan tak mungkin Suzuki akan menjual mereka sebagai dua model yang berbeda pada waktu yang sama. Sementara itu Baleno baru, yang secara dimensi hanya sedikit lebih besar dari Jimny dan Ignis, tampaknya justru bakal bermain di ceruk yang sama sebagai pesaing Ignis maupun Jimny. Jika ini benar, entah strategi ‘aneh’ apa yang akan dilakukan Suzuki ke depan?

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *