Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Trax Siap Mengaspal di Indonesia

trax-feat

BestCar Indonesia – Mungkin Anda masih ingat sebuah mini SUV konsep yang dilansir Chevrolet di ajang New York Auto Show tahun 2007 silam. Ya, mobil konsep dalam bentuk SUV kompak itu bernama Chevrolet Trax. Setelah 5 tahun berselang, mini SUV Concept tersebut akhirnya muncul dalam wujud versi produksi di ajang Paris Motor Show 2012 lalu. Tetap menggunakan nama yang sama. Model akhir Trax diungkap ke publik pada North American International Auto Show 2013. Saat itu tersedia untuk tes mengemudi di gelaran Montreal Auto Show 2013, dengan empat model esai yang ditampilkan.

image001

Chevy Trax mulai dikirim ke beberapa pasar pada 2 April 2013, namun pra-penjualan dimulai pada awal kuartal keempat tahun 2012 untuk pasar Meksiko (varian 1.8L) dan Kanada (varian 1.4L Turbo). Sementara penjualan ke Korea Selatan dimulai pada akhir Februari 2013. Pada April 2014 Chevy Trax memasuki pasar Amerika Serikat sebagai model 2015, didukung oleh keberhasilan Buick Encore (Trax dan Encore berbagi platform GM Gamma II) untuk bersaing dengan Jeep Renegade. Pasar Trax di Amerika sebagian besar tidak berubah dari versi globalnya, tetapi memiliki beberapa fitur khusus AS seperti OnStar dengan 4G LTE milik AT & T dan radio satelit SiriusXM. Namun di Kanada, Chevy Trax dipasarkan sebagai kompak Crossover SUV Chevrolet pertama sejak Chevy Tracker dihentikan produksinya.

image003

Di Australia dan pasar Oseania secara keseluruhan, Chevrolet Trax ditawarkan dengan merek Holden (Holden Trax) — Holden adalah anak perusahaan GM Australia — dan mulai dijual pada 2013. Seementara di Rusia dan Amerika Selatan, Trax beredar dengan nama Chevrolet Tracker — nama yang juga digunakan di Amerika Utara dan Amerika Latin untuk versi Chevrolet dari Suzuki Vitara selama periode 1989-1991 & 1999-2008. Di Rusia, nama “Trax” tidak digunakan karena dianggap terlalu erat kaitannya dengan kata “trakh” (‘трах’, dalam tulisan Rusia), yang merupakan ucapan sehari-hari untuk “kopulasi”.

Untuk sebagian besar pasar global, Chevrolet Trax diproduksi oleh GM Korea dan General Motors Meksiko. Namun Shanghai GM juga akan memroduksi Trax untuk pasar Cina mulai tahun ini dan untuk model tahun selanjutnya. Menurut rencana, Chevy Trax akan dipasarkan di 140 negara dan Indonesia merupakan salah satu target potensial di pasar Asia bagi pemasaran Chevy Trax. Saat ini saja Trax telah beredar di 66 negara sejak 2013, dengan penjualan total sekitar 180.000 unit per tahun.

Kini General Motors Indonesia — agen pemegang merek Chevrolet — akhirnya memasuki pasar small sport utilty vehicle (SUV) dengan memperkenalkan Small SUV Chevrolet Trax di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015. Ini berarti Chevy Trax menjadi SUV ketiga dalam portofolio produk General Motors Indonesia dan menjadi Small SUV (kompak SUV) pertama Chevrolet di Indonesia. “Di Indonesia, kami telah meluncurkan empat model MPV (multi purpose vehicle) sejak tahun 2007, dan saat ini sekitar 96% penjualan kami berasal dari segmen MPV dan SUV,” papar Presiden Direktur General Motors Indonesia, Gaurav Gupta, di Jakarta, Jumat (21/8).

Chevy Trax diperkirakan akan menarik perhatian para pengendara urban yang suka berpetualang dan bergaya tetapi tetap mementingkan faktor keselamatan di kendaraan mereka. Apalagi, dalam beberapa tahun terakhir permintaan untuk small SUV meningkat secara global. Di Indonesia sendiri, menurut Gupta, jenis kendaraan ini menduduki peringkat ketiga paling populer untuk segmen mobil penumpang. “Chevrolet melihat terjadi pertumbuhan di segmen small SUV. Walaupun secara total industri otomotif di Indonesia tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, namun segmen small SUV tetap bertumbuh. Kami yakin ini adalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan Trax,” lanjut Gupta.

Menurut Gupta, Chevrolet Trax yang diimpor dari Korea Selatan menawarkan keandalan sebuah mobil compact yang dinamis yang dibutuhkan di jalanan perkotaan. “Kendaraan ini sangat serbaguna, bertenaga, dan responsif yang memungkinkan pengemudi dapat menikmati semua hal yang ditawarkan di perkotaan,” ujarnya. Sayangnya, sejauh ini belum ada keterangan resmi dari General Motors Indonesia soal kepastian kapan Trax akan meluncur di Indonesia.

Chevrolet melihat Nissan Juke sebagai rival utama Trax, tapi Kia Soul dan Mitsubishi Outlander Sport sepertinya juga menjadi perhatian GM. Namun di atas semua itu, Jeep Renegade 2015 dan Honda HR-V 1.5L 2015 yang kini menguasai segmen SUV kompak di pasar internasional merupakan dua pesaing berat yang sulit ditaklukkan oleh Trax. Sedangkan di pasar domestik nasional, Chevy Trax nantinya bakal berhadapan langsung dengan Honda HR-V 1.5L, Toyota Rush, Daihatsu Terios, Ford EcoSport, dan bahkan Nissan Juke dan Renault Duster..

HIGHLIGHT
Plus (+)
  • Manuver
  • Kemudi sangat ringan
  • Pengendaraan
  • Ruang penumpang dan ruang kargo
  • Tempat penyimpanan dan cupholder berlimpah
  • Fitur safety
  • Kombinasi mesin dan transmisi yang solid
Minus (-)
  • Desain dan meterial interior
  • Performa mesin
  • Rem tromol
  • Bangku-bangkunya yang cepat membosankan
  • Kapasitas bagasi
Kesimpulan

Chevrolet Trax bukan mobil kencang, mewah, atau "siap off-road." Tapi jangan salah, ia memiliki ruang kabin lebih luas dari yang Anda kira, komunikasi antarmuka manusia dan mesin yang baik, pengendaran yang cukup menyenangkan, dan konsumsi bahan bakar yang ekonomis. Jika Anda salah satu dari ribuan pengguna mobil yang ingin mengendarai SUV kompak, Chevy Trax adalah alternatif baru yang bijaksana.

Ibarat sajian di restoran, Chevy Trax bagaikan sebuah santapan dengan porsi yang dapat diterima semua kalangan. Tidak terlampau melimpah namun tidak pula pelit. Untuk pasar global, Chevy Trax ditawarkan dalam 3 varian mesin baik peminum bensin maupun solar. Tersedia pilihan mesin mulai dari 4-silinder bensin 1,4L DOHC Turbocharged, 4-silinder bensin 1,6L naturally aspirated, serta 4-silinder 1,7L Turbodiesel. Namun untuk pasar Amerika Latin dan Australia, Trax hanya tersedia dengan mesin bensin 1,8 liter. Chevy Trax juga ditawarkan dalam 3 pilihan transmisi, yaitu manual 5-speed dan 6-speed serta otomatis 6-speed. Varian berpenggerak All-wheel Drive (AWD) maupun Front Wheel Drive (FWD) pun tersedia bagi para konsumen.

Chevrolet Trax

image007

 

Untuk pasar nasional, sejauh ini pihak GM Indonesia memang belum memberi kepastian soal varian dan trim/tipe Chevy Trax yang akan beredar nanti. Namun yang pasti, Chevy Trax untuk pasar domestik nanti bakal mengusung mesin bensin 4-silinder 1.4L DOHC plus turbocharger seperti yang beredar di pasar global. Sementara pilihan transmisinya kemungkinan besar menggunakan model manual 6-speed dan otomatis 6-speed untuk varian teratas. Sedangkan sistem penggerak-roda bisa dipastikan akan mengunakan Front Wheel Drive (FWD). Kecil kemungkinan GM Indonesia akan memasukkan juga varian berpenggerak-roda All-wheel Drive (AWD).

image009

image011

 

Terlepas dari seberapa lengkap fitur yang disematkan pada sebuah kendaraan, harga jual yang kompetitif (memikat) masih menjadi tolok ukur bagi para konsumen, terutama di Indonesia. Perihal berapa harga jual Chevy Trax tentunya akan berbeda untuk masing-masing negara. Lantas, berapa harga SUV kompak pesaing Honda HR-V 1.5L, Toyota Rush, Daihatsu Terios, Ford EcoSport, dan Nissan Juke itu di Indonesia? Sejauh ini General Motors Indonesia juga belum mengonfirmasi harga resmi dari Chevy Trax. "Harga akan kami sesuaikan dengan berbagai fitur yang ada di Chevrolet Trax," ujar Direktur Marketing General Motors Indonesia, Meilita Iskandar, di Tangerang, Jumat (21/8). Yang pasti, lanjutnya, harga Trax nantinya akan lebih rendah dibandingkan Chevrolet Captiva. "Kami juga belum melayani pemesanan Trax. Namun untuk pengunjung yang tertarik, kami akan meminta untuk mengisi database supaya kami bisa memberikan informasi lebih lanjut mengenai Trax.”

Di negara asal produksinya sendiri, Korea Selatan (Korsel), Chevy Trax dibanderol sekitar 19,55 juta won (sekitar Rp 235 juta). Meski bakal didatangkan dalam bentuk unit impor utuh (CBU) dari Korsel, namun harga Trax tetap bisa ditekan berkat dukungan perjanjian kerja sama Indonesia dan Korsel dalam klausul ASEAN-Korea Free Trade Area (AKFTA). Itu artinya, harga Trax nantinya memang tetap lebih tinggi dari banderolnya di Korsel namun di bawah Rp 300 juta, atau kemungkinan berkisar antara Rp 250 - 285 juta menurut perkiraan kami. Perjanjian perdagangan bebas AKFTA sebelumnya juga telah dimanfaatkan GM Indonesia untuk memasukkan Chevrolet Orlando yang diimpor utuh dari Korsel. Sebagai perbandingan, Orlando dibanderol 20,69 juta won (sekitar Rp 250 juta) di Korsel, dan harganya menjadi Rp 299 juta di Indonesia.

 

Selintas, tampangnya bagai perpaduan antara Chevy Captiva dan Aveo namun dalam balutan body yang lebih ringkas. Postur Trax hanya sedikit lebih besar dari Chevy Sonic. Tak heran, karena Chevy Trax memang berbasis platform Gamma II yang berbagi dengan Chevrolet Sonic, Opel/Vauxhall Mokka, dan Buick Encore.

image015

image017

image013

 

Tak heran juga jika penggarapan Chevy Trax melibatkan industri otomotif di luar AS, seperti GM Korea Selatan dan termasuk pula Holden Australia. Basis produksi Chevy Trax pun disebar ke sejumlah fasilitas GM di beberapa negara. Desain versi produksi Chevy Trax bahkan digarap di GM Korea Selatan. Perakitan Chevy Trax untuk pasar global seperti Asia dan Eropa dilakukan di fasilitas Bupyeong- gu, Incheon,  Korea Selatan. Sedangkan untuk pasar Kanada, Chevy Trax dirakit di San Luis Potosi, Mexico  — fasilitas GM yang juga memroduksi Chevy Sonic dan Aveo.

Secara umum, sosok Trax menampilkan garis body yang kokoh dan berotot dengan styling SUV konvensional. Meskipun berbagi platform (chassis) dan mekanikal yang sama dengan Buick Encore, styling eksterior Trax sepenuhnya berciri Chevrolet. Seperti kebanyakan produk Chevrolet lainnya, grille depan Trax terdiri dari dua bagian kisi-kisi yang terpisah, dengan emblem Bowtie (dasi kupu-kupu) khas Chevrolet di bagian tengah di antara dua kisi-kisi grille. Masing-masing kisi-kisi grille dikelilingi bilah tipis berlapis krom, membuat tampang depan SUV kompak Chevrolet ini seolah tersenyum. Dua lampu kabut ukuran besar di bawah lampu utama (headlamp) berbentuk persegi – jajaran genjang, tepatnya -- yang dilengkapi Daytime Running Lights (DRL) membuat tampilan Trax lebih premium. Sementara skid plate berwarna silver yang cerah mencuat hingga ke bumper depan bagian bawah mengentalkan kesan sporty SUV kompak Chevy ini.

Di bagian sisi, tampilan luar paling mencolok terlihat dari tonjolan fender yang lebih berani. Sementara bagian tepi bawah pintu dibuat lebih tegak, dengan jendela pintu belakang lebih persegi panjang yang mengerucut ke belakang. Sedangkan di buritan terlihat lampu belakang yang kini lebih persegi dan jendela belakang datar.

Desain yang kokoh terus berlanjut pada lengkungan rumah roda (wheel arch) dan di sekitar bumper belakang yang dibalut trim berkelir hitam. Sayangnya, trim hitam di bumper belakang dan di sepanjang sisi bawah ini terbuat dari material plastik yang terlihat murah. Jendela belakang yang kecil dan pilar-C yang tebal juga menghambat visibilitas ke belakang. Untunglah jendela samping dan kaca depan (windshield) yang besar memberikan visibilitas ke depan dan samping yang luas.

image021

Ada beberapa perbedaan eksterior pada masing-masing trim level. Trim paling standar tak dibekali roof rail seperti tipe lainnya yang lebih tinggi, dengan velg besi 16 inci. Sementara trim/tipe yang lebih tinggi dibekali velg alloy ukuran 16inci, dan trim tertinggi memperoleh velg alloy ukuran 18inci.

SUV kompak 5-penumpang yang diimpor secara utuh (Completely Build Up/CBU) dari Korea Selatan ini memiliki panjang keseluruhan 4.248mm, lebar 1.776mm, tinggi 1.674mm, dan wheelbase 2.555mm. Ini berarti Chevy Trax sekitar 4inci (10cm) lebih panjang dari KIA Soul dan sekitar 5inci (12,5cm) lebih panjang dari Nissan Juke. Juga 2,5cm lebih lebar dan 3-4inci (7,5-10cm) lebih tinggi dari Soul dan Juke. Atau jika dibandingkan Chevrolet Captiva, dimensi Trax lebih pendek 389mm dan wheelbase menciut 152mm. Bahkan dibandingkan SUV Chevrolet terkecil, Equinox, Trax sekitar 20inci (50cm) lebih pendek, 3inci (7,5cm) lebih sempit, dengan tinggi yang sama. Bagasinya mencapai 1.370 liter jika kursi belakang dilipat.

Interior Trax masih beraura khas Chevrolet, dengan desain panel instrumen yang simple, mirip kepunyaan Chevrolet Spin (merupakan paduan takometer analog dan spidometer digital). Sayang material plastik di sekujur dashboard dan trim pintu terasa murahan, meski pada varian tertinggi sekalipun. Untunglah bahan-bahan pastik ini cukup kuat, dengan finishing cukup rapi dan kokoh untuk merekatkan antarkomponen di dashboard (kabin depan).

 

Interior Chevrolet Trax

Sejumlah aspek seperti fitur keselamatan dan kenyamanan berkendara hingga fitur entertainment pun menjadi menjadi bahan pertimbangan para konsumen, terutama di perkotaan yang memiliki aktifitas keseharian cukup kompleks serta mobilitas tinggi. Itu sebabnya Chevrolet tak mau tanggung-tanggung melengkapi Trax dengan berbagai fitur. Lihat saja, Trax trim tertinggi dibekali fitur Chevrolet MyLink Touch yang dipadukan dengan layar sentuh berukuran 7 inci dan dapat terkoneksi pada smartphone. Anda bisa melakukan panggilan, mendengar musik, dan menonton video. Sedangkan fitur koneksi Bluetooth merupakan kelengkapan standar untuk seluruh trim. Selain fitur entertainment, Chevy Trax trim tertinggi juga dilengkapi kamera belakang pemandu parkir dan sensor parkir yang terpasang di bagian belakang.

image025

Chevrolet Trax juga memberikan nilai tambah secara fungsional dengan menyediakan tombol audio di lingkar kemudi, sunvisor, dan kulit jok gabungan kain-kulit mewah yang meningkatkan kenyamanan saat berkendara. O ya, masih ada fitur Engine Start/Stop yang disematkan pada Chevy Trax bertransmisi manual. Fitur ini diklaim mampu meningkatkan efisiensi konsumsi BBM saat melintasi lalulintas perkotaan yang cenderung stop-and-go seperti di Jakarta. Bahkan yang tidak dimiliki kompetitor lainnya, Chevrolet Trax menyediakan colokan untuk sebuah laptop dengan daya mencapai 220 V.

Secara umum, kesenyapan kabin Chevy Trax banyak dipuji. Namun Trax untuk pasar Amerika diklaim sebagai yang paling senyap. Dalam kondisi idle (stasioner), suara mesin 1.4L nyaris tak menembus kabin. Namun ketika mobil berjalan dengan kecepatan normal, kebisingan angin (wind noise) cukup terasa di dalam kabin.

image027

image029

Ukuran fisiknya yang optimal memberikan jarak penglihatan yang lebih tinggi dari sebuah SUV, menghasilkan visibilitas ke depan dan samping yang ideal. Namun hidungnya yang terlalu curam agak menyulitkan Anda untuk memperkirakan ujung moncong dengan obyek di depannya. Sementara pilar-B yang berbatasan dengan jendela belakang juga cukup besar, mengakibatkan sedikit ‘blind spot’ ke arah samping belakang. Untunglah radius putar kemudinya yang cukup kecil, 5,65 meter, memberi kelincahan Trax dalam bermanuver.

image031

Di luar sana, Trax dipuji karena memiliki kepraktisan yang tergolong baik berkat banyaknya ruang penyimpanan dan kursi belakang dengan konfigurasi lipatan 60/40 yang bisa dilipat serata lantai untuk menghasilkan ruang bagasi hingga 1.370 liter. Itu lebih besar daripada milik Nissan Juke. Bahkan dengan kursi terpasang normal di tempatnya, ruang di bagasi cukup besar untuk seekor Golden Retriever. Dan legroom (ruang kaki) kursi belakang masih cukup luas, bahkan dengan pengemudi berpostur jangkung yang harus memundurkan joknya sejauh mungkin ke belakang.

Masih kurang? Jok penumpang depan juga bisa dilipat serata lantai, memungkinkan Anda membawa barang besar dan ekstra panjang seperti peralatan berkemah dan mendaki, bahkan papan selancar. Harus diakui, kursi penumpang depan yang bisa dilipat rata adalah trik pintar yang mampu membuat kendaraan kecil memiliki kapastitas kargo untuk barang ekstra panjang. Fleksibilitas yang jarang ditemui pada crossover atau small SUV lain. Di luar itu, Chevrolet Trax juga dibekali memiliki 15 kompartemen penyimpanan, empat cup holders di depan (dua lagi terlipat di bagian bawah pembagi kursi belakang).

image033
image037

image039

image041

Fitur entertainment memang memikat, namun keselamatan dan kenyamanan berkendara merupakan faktor penting yang tak dapat dianggap remeh. Itu sebabnya General Motors menyematkan beberapa perangkat safety seperti kamera belakang (menjadi fitur standar pada semua varian) dan sensor parkir belakang (pada varian yang lebih tinggi dan varian AWD), serta 6 airbags (airbag depan, airbag tirai-samping di depan dan belakang, serta airbag lutut untuk pengemudi dan penumpang depan). Selain itu, fitur-fitur standar Trax sudah termasuk Electronic Stability Control (ESC), Hill Start Assist (HSA), Traction Control (TC), Trailer Stability Assist (TSA), ABS-EBD, serta ada tambahan Hill Descent Control (HDC) di varian tertentu. Sayangnya, rem belakang masih model tromol (model cakram di keempat roda hanya ada di varian AWD).

image043

image045

 

Chevrolet Trax model 2015 memperoleh kemungkinan tertinggi 5-bintang star Overall Vehicle Score untuk keselamatan dari New Car Assessment Program (NCAP) yang dilakukan National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) di Amerika Serikat. Peringkat tersebut diberikan kepada kedua varian Trax (FWD maupun AWD). Evaluasi uji tabrak NCAP termasuk dampak tabrakan frontal, samping, dan pengujian rollover (terguling). Chevy Trax juga memperoleh skor 5-bintang pada uji dampak tabrakan samping terhadap obyek berbentuk tiang, yang mensimulasikan dampak hantaman terhadap pohon tepat pada pilar-A di sisi pengemudi pada kecepatan 40km/jam.

Penghargaan ini semakin mengukuhkan keperkasaan Chevrolet dalam perolehan peringkat 5-Bintang dalam hal keselamatan kendaraan-kendaraan model 2015 yang dirangking di AS. Itu berarti Chevrolet memiliki lebih banyak model dalam jajarannya yang memperoleh peringkat tertinggi keselamatan ketimbang merek lainnya yang dijual di AS. Itu juga menempatkan Chevy Trax sebagai salah satu mobil paling aman di segmen SUV kompak yang tengah berkembang cepat -- diperkirakan akan tumbuh lebih dari 80% dalam beberapa tahun ke depan.

Sekadar catatan, struktur body Chevy Trax didesain membentuk kandang pelindung di sekitar kompartemen penumpang, 66% terdiri dari material baja berkekuatan tinggi -- termasuk baja berkekuatan ultra-tinggi di beberapa area strategis.

Chevrolet Trax small SUV

Chevrolet Trax ditawarkan dalam pasar yang berbeda dengan pilihan drivetrain yang berbeda pula. Di Amerika Latin dan Australia, Trax hanya tersedia dengan mesin bensin 1,8-liter. Di pasar Kanada dan Amerika Serikat, hanya mesin bensin 1.4-liter turbocharged yang ditawarkan. Sementara di Meksiko, Trax tersedia dengan mesin bensin 1.8-liter dan 1.4-liter turbocharged. Sedangkan para konsumen di Eropa dapat memilih antara mesin bensin 1,4-liter turbocharged, mesin bensin 1.6-liter, dan mesin diesel 1,7-liter.

Kendati Chevy Trax memiliki 3 varian mesin, namun konsumen Indonesia hanya dapat mencicipi varian bermesin 4-silinder bensin 1,4L DOHC turbocharged yang bertenaga maksimum 140Hp@6.000rpm dan torsi puncak 201Nm@1.850-4.900rpm. Meski dibekali turbocharger, performa mesin 1.4-liter Chevy Trax tak bisa dibilang mengesankan. Akselerasinya biasa-biasa saja. Nyaris tak ada perbedaan ketika Anda berakselerasi dengan menginjak pedal gas sedalam mungkin secara mendadak dari titik diam atau dengan cara ‘mengurut’ injakan di pedal gas. Butuh waktu sekitar 10 detik untuk mencapai angka 100km/jam dari titik diam, dan jarum speedometer hanya mampu menembus angka 195 km/jam.

Perlu dicatat, SUV mungil Chevrolet ini menggunakan Double Continuous Variable Cam Phasing (D-CVCP) untuk mengoptimalkan intake dan exhaust timing yang membuat mesin lebih efisien dalam konsumsi bahan bakar dan sekaligus mengurangi emisi bahan bakar. Chevy Trax bemesin 1,4L Turbocharged versi FWD (6-speed M/T maupun 6-speed A/T) hanya butuh seliter bensin untuk menempuh jarak sekitar 14Km (kombinasi tol/dalam kota). Cukup irit dan meringankan para pengemudi di Indonesia yang rata-rata harus merogoh kocek sekitar Rp 10 ribu untuk satu liter bensin tanpa timbal (Pertamax).

image047

 

image049

Chevrolet Trax 2015

image053

Transmisi otomatis 6-kecepatan di kedua varian (FWD maupun AWD) juga sangat halus, dengan perpindahan antargigi yang nyaris tak terdeteksi. Bahkan banyak pengguna Trax yang mengira SUV kompak Chevy ini telah menggunakan transmisi CVT. Sama sekali tak tersendat ketika mengarungi lalulintas yang padat, dan Anda tidak perlu ragu melakukan ‘kick down’ (downshifts) untuk menyalip kendaraan lain di tengah kepadatan lalulintas.

Yang patut diapresiasi adalah kemudi Chevy Trax yang ternyata sangat ringan. Sepertinya Anda bisa mengendarai SUV kecil Chevy ini dengan satu tangan memegang telepon genggam dan segelas Latte di tangan lainnya. Power steering yang operasinya dibantu motor listrik (elektronik) di-dial-up hingga 11, membuat Trax sangat lincah ketika bermanuver pada kecepatan rendah (tentu, ini juga berkat peran radius putar kemudinya yang cukup kecil, 5,65 meter). Pengendaraan Trax juga cukup stabil, Anda tidak perlu mengerahkan banyak usaha untuk membuatnya tetap berada di dalam jalur.

Tak banyak perbedaan dalam suspensi antara varian AWD dan FWD, meskipun ground clearance Chevy Trax versi AWD yang menggunakan velg 18inci sedikit lebih tinggi. O ya, sistem penggerak-roda AWD yang digunakan pada Chevy Trax dikembangkan oleh Borg-Warner dan telah dilengkapi dengan sensor yang akan mendeteksi gejala slip pada roda. Saat roda Chevy Trax mengalami slip pada kecepatan hingga 60km/jam, sistem penggerak AWD akan aktif secara otomatis. Sedangkan pada kecepatan lebih dari 60km/jam, sistem AWD hanya akan bekerja bilamana dibutuhkan. Sistem penggerak AWD milik Trax juga dapat membagi tenaga dan torsi antara roda depan dan belakang hingga 50/50.

Chevrolet Trax small SUV

Spesifikasi Teknis - Chevrolet Trax 2015

Harga Dasar : Di bawah Rp 300 juta (estimasi)

Layout Kendaraan : Mesin depan, compact SUV, 5-pintu, 5-penumpang, FWD/AWD

Dijual di Indonesia : Akhir 2015 atau awal 2016 (estimasi)

 

Mesin

1.4L turbocharged DOHC 4-silinder segaris
Displacement (cc): 1.364
Bore and stroke (mm): 72,5 x 82,6
Material block: cast iron
Material cylinder head: cast aluminum
Valvetrain: dual overhead camshafts, 4 katup per silinder, double continuously cam phaser intake and exhaust (DCVCP)
Ignition system: coil on plug
Distribusi bahan bakar: sequential multi-port fuel injection with electronic throttle control
Rasio kompresi: 9,5:1
Power (hp @ rpm): 138 @ 4.900 (SAE certified)
Torsi (Nm @ rpm): 200 @ 1.850 (SAE certified)
Bahan bakar: Bensin tanpa timbel
Putaran mesin maksimal (rpm): 6.500
Kontrol emisi: close-coupled and underfloor catalytic converters; pre- and post-oxygen sensors
Konsumsi bahan bakar (dalam kota/tol): 26 / 34

 

Dimensi

Wheelbase (mm): 2.555
Panjang total (mm): 4.280
Lebar total (mm): 1.776
Tinggi total (mm): 1.674
Track (mm): Depan      1.540
Belakang 1.540
Bobot bersih(kg): FWD: 1.293 (estimasi)
AWD: 1.455 (estimasi)
Ground clearance (mm): Depan      157
Belakang 157
Kapasitas bangku (Dpn/Blk: 2 / 3
Headroom (mm): Depan     1.005
Belakang     985
Legroom (mm): Depan       1.037
Belakang     907
Shoulder room (mm): Depan       1.374
Belakang    1.340
Hip room (mm): Depan       1.313
Belakang   1.274
Voume ruang penumpang (liter): 2.628
Volume bagasi (liter): 530 (di balik bangku belakang)
1.371 (bangku belakang dilipat penuh)