Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Suzuki Celerio 2015

celerio1

BestCar Indonesia – Suzuki Celerio adalah city car hatchback yang diproduksi oleh Maruti Suzuki di India dan Suzuki Motor Thailand di propinsi Rayong, Thailand. Celerio pertama kali diluncurkan pada Februari 2014, dengan positioning menggantikan Suzuki A-Star dan Zen Estilo untuk bersaing dengan Tata IndicaVista, Honda Brio, Hyundai i10, Ford Figo, Chevrolet Beat, dan Nissan Micra Active. Maruti Suzuki meluncurkan Celerio di the Auto Expo 2014, setelah terlebih dulu tampil sebagai model konsep A-Wind yang diperkenalkan di Thailand International Motor Expo pada November 2013.

celerio2

City car hatchback 4-pintu (plus 1 pintu bagasi belakang) ini dirancang mampu menampung 4 penumpang dewasa (ideal) atau maksimal 5 penumpang dewasa. Suzuki Celerio tercatat sebagai mobil pertama di India dengan transmisi otomatis yang disebut EZ Drive. Transmisi ini pada dasarnya merupakan transmisi manual dengan sebuah transmission control unit (TCU) yang digerakkan secara hidraulik dalam pergantian antar giginya. Berbasis mesin bensin K10C atau K-NEXT (merupakan mesin Suzuki K-series yang telah mengalami revisi terbaru), Celerio di India juga meluncurkan versi mesin diesel tahun ini (2015). Selain itu, mesin bensin Celerio juga dapat menggunakan bahan bakar gas (CNG). Sedikit berbeda dengan Celerio di India, untuk pasar Indonesia Suzuki Celerio yang diimpor utuh dari Thailand menggunakan mesin bensin 3-silinder segaris berkode K10B dengan kapasitas 998cc (mesin yang berbasis sama dengan yang digunakan Suzuki Karimun Wagon R), dengan transmisi manual 5-speed atau otomatis jenis CVT.

celerio4

Merunut pada spesifikasinya, bisa dikatakan Suzuki Celerio termasuk dalam kategori mobil Low End (sekelas Suzuki Wagon R, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, Datsun Go dan Go+, serta Honda Brio), namun PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memosisikannya di segmen menengah. Untuk pasar nasional, Suzuki Celerio yang mulai dipasarkan tahun 2015 ini bukan untuk menggantikan Suzuki Splash seperti yang dikira sejumlah kalangan. “Bukan untuk menggantikan Suzuki Splash. Kami tidak pernah menyatakan atau berniat seperti itu,” ungkap 4W Marketing and DND Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS). Davy Tuilan. Menurutnya, ada perbedaan di antara Celerio dan Splash. “Bukan hanya kapasitas mesin yang diusung tetapi juga segmentasi pasar yang dibidik. Keduanya memiliki segmentasi berbeda.”.

HIGHLIGHT
Plus (+)
  • Ruang kabin
  • Transmisi CVT
  • Pengendaraan
  • Fitur safety
Minus (-)
  • Trim
  • Harga
  • Performa
Kesimpulan

Kualitas interior dan kelengkapan Suzuki Celerio memang masih di bawah Hyundai i10 apalagi city car hatchback asal Eropa seperti VW up!, namun ruang kabinnya menyediakan kelegaan di atas rata-rata city car sekelas. Performa mesin 1.0 liternya biasa-biasa saja, namun transmisi CVT pada varian tertinggi menjadi keunggulan tersendiri untuk kenyamanan pengendaraan dan efisiensi konsumsi bahan bakar.

Dengan spesifikasi teknis nyaris sama dengan LCGC seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Karimun Wagon R yang harga termahalnya hanya Rp120 jutaan, banderol Celerio varian terendah yang mencapai Rp146 juta menjadi terlalu mahal. Untunglah fitur safety dan fitur kenyamanannya tak terlalu memalukan.

 

celerio3

Di India, Suzuki Celerio dilempar ke pasar dalam 6 varian (model paling standar harganya hanya sekitar 3,75 lakh atau sekitar Rp…). Suzuki India bahkan telah meluncurkan Celerio versi diesel pada tahun ini. Namun untuk pasar Indonesia Suzuki Celerio hadir hanya dalam dua varian; transmisi manual 5-kecepatan dan transmisi otomatis berteknologi CVT, tanpa banyak tipe atau trim. Soal pilihan untuk konsumen, Celerio kalah jauh dibanding Daihatsu Ayla dan Toyota Agya yang menyediakan jauh lebih banyak varian dan tipe/trim.

celerio6

 

Berapa harganya? Suzuki Celerio bertransmisi manual 5-speed dibanderol Rp146 juta (on-the-road, Jabotabek) dan varian bertransmisi otomatis CVT ditawarkan Rp158 juta (on-the road, Jabodetabek). Distribusi penjualan Celerio memang langsung secara nasional, tapi lebih difokuskan di 10 kota besar di Indonesia. Suzuki sendiri saat ini sudah mulai membuka pembelian Celerio secara inden. “Pemesanan atau inden maksimal satu bulan," ungkap Andy Tjahjono, 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).

Harga Suzuki Celerio
Tipe Harga
Suzuki Celerio Manual Rp. 146,000,000
Suzuki Celerio CVT Rp. 158,000,000

celerio9

Dengan spesifikasi teknis nyaris sama dengan sebaian besar mobil LCGC, seperti Toyota Agya, Daihatsu Ayla, atau Karimun Wagon R yang varian termahalnya masih di bawah Rp130 jutaan, harga Suzuki Celerio memang cukup jauh di atasnya. Selain memang diposisikan di atas segmen LCGC, bisa jadi soal banderol tersebut terkait dengan unit Celerio yang didatangkan secara utuh (impor langsung alias CBU) dari Thailand, sehingga kena pajak yang lebih tinggi daripada model sejenis yang dirakit di dalam negeri atau yang dibuat dengan komponen lokal hingga 80%. Langkah Suzuki dengan Celerio sepertinya cukup berani, mengingat ketatnya pasar city car segmen menengah yang berbenturan secara tidak langsung dengan segmen LCGC (seperti Daihatsu Ayla, Toyota Agya, Datsun Go dan Go+, bahkan Suzuki Karimun Wagon R).

celerio10

Secara umum, tampilan luar (eksterior) Celerio mengekspresikan bentuk dasar yang menjadi ciri khas mobil-mobil buatan Suzuki. Menerapkan tiga ‘ kunci’ pada desain eksteriornya (Dynamic Body, Roomy Cabin dan Fine Quality), tampilan luar city car terbaru Suzuki ini cenderung minimalis. Desain body-nya didominasi garis yang tajam yang cenderung mengotak dibanding hatchback sejenis di kelasnya -- yang umumnya berdesain lebih lengkung dengan sudut lebih halus. Grille-nya yang berkelir hitam plus kombinasi aksen krom dibentuk melengkung, menyatu dengan dua headlamp halogen multireflektor bersudut tajam dan berukuran besar. Sekilas, sosok Celerio mirip dengan Suzuki Ertiga namun dalam bentuk yang lebih mungil.

celerio12

Bagian sisinya juga terlihat simpel dengan pahatan yang membentuk lekukan tajam dari depan ke belakang, memberikan tingkat aerodinamis yang lebih baik.Garis bahu yang terlihat lebih lebar dibandingkan Ayla-Agya. Sementara jendelanya didesain melengkung, mengikuti garis atap. Begitu pula bagian buritan, desain Celerio tetap memberikan tampilan minimalis namun sporty, yang mengadopsi desain buritan Suzuki Swift.  Suzuki juga menambahkan rear upper spoiler, rear bumper lip spoiler dan stiker hitam di bibir pintu bagasi. Sebagai tambahan lampu rem yang menyatu dengan lampu belakang, Celerio dilengkapi pula dengan High mount LED stop lamp di ducktail.

celerio11

 

Kaki-kaki Celerio telah mengaplikasi velg alumunium alloy model palang-6 berukuran 14inci sebagai fitur standar. Pengaturan spion Celerio yang dilabur sewarna body memang masih secara manual, namun telah dilengkapi dengan lampu sein.

celerio8

celerio14

Suzuki Celerio juga dibangun dengan chassis yang cukup kokoh dengan dukungan suspensi MacPherson menggunakan pegas khusus di bagian depan dan suspensi 3-link axle pada bagian belakangnya. Kombinasi chassis dan suspensi Celerio ini diklaim menghasilkan handling yang mantap dan stabil saat digunakan untuk bermanuver serta kenyamanan berkendara.

Suzuki menawarkan Celerio dalam 4 pilihan warna, yaitu Sunshine Yellow Pearl, Snow White Pearl, Star Silver Metallic, dan Super Black Pearl.

celerio15

Untuk segmen city car, ruang kabin Suzuki Celerio cukup luas dengan kenyamanan ekstra untuk pengemudi dan penumpang depan. Suzuki memang menerapkan konsep ‘maximize space’ alias memanfaatkan seminimal mungkin tempat yang berpotensi mengurangi luas kabin berdasarkan dimensi eksterior Celerio.

celerio13

Kepraktisan kabin juga patut dipuji, dengan ruang bagasi terbaik di kelasnya serta ruang kabin penumpang belakang yang impresif. Volume bagasi Celerio mencapai 245 liter (diukur dengan menggunakan metode German Association of Automotive Industry - VDA), ini berarti dua liter lebih luas ketimbang bagasi Hyundai i10 atau sekitar tiga liter lebih luas dari bagasi VW up!. Ruang bangku belakang yang dilengkapi seat belt tiga-titik cukup lega untuk menampung penumpang berpostur 165-170cm, hampir seluas ruang penumpang depan. Kursi baris kedua juga bisa dilipat, menambah luas bagasi jika dibutuhkan mengangkut barang lebih banyak.

 

celerio16

Bangku pengemudi Celerio telah dilengkapi dengan pengatur ketinggian jok, sementara kemudinya dibekali tilt-steering. Ada beberapa tempat penyimpanan di kabin depan, termasuk dua cup-holder dan glovebox (laci) yang cukup besar. Sayang kantung penyimpanan di pintu bagian dalam (door bins) terlalu sempit, cukup sulit untuk menaruh peta atau majalah dan sejenisnya. Semua pintu Celerio juga dilengkapi power window, dengan central-lock power window di pintu pengemudi.

 

celerio17

Secara keseluruhan, interior Celerio didesain sederhana dan minimalis,namun dengan finishing yang cukup baik. Desain dashboard-nya juga sangat sederhana namun fungsional (ergonomis), dengan aksen lingkaran lebih menonjol baik pada ventilasi AC maupun speedometer. Sekilas mirip konsep desain dashboard Toyota Agya dan Daihatsu Ayla. Selain speedometer dan odometer serta tachometer, panel instrumen Celerio dilengkapi pula dengan MID (multy information display) yang menyajikan beberapa data mobil seperti konsumsi bahan bakar dan suhu luar.

Di sektor hiburan, Suzuki Celerio dilengkapi dengan sistem audio 4 speaker yang akan memberikan dentuman akustik sangat nyaring dan memanjakan telinga penumpangnya. Fitur-fitur lain seperti radio, compact disc player, slot USB, serta koneksi Bluetooth juga dihadirkan oleh Suzuki Celerio ini. Selain fitur hiburan tersebut, Suzuki juga melengkapi spesifikasi Suzuki Celerio dengan panel MID atau Multi Information Display pada dashboard-nya yang akan membantu pengemudi mengontrol kondisi mobilnya.

celerio18

 

celerio19

Sebagai city car kelas menengah, Suzuki Celerio lumayan memenuhi standar keamanan untuk melindungi pengemudi dan penumpang di dalamnya. Hatchback Suzuki ini memiliki dua seatbelt ELR 3-titik di kursi depan dan 2 seatbelt ELR 3-titik di bangku belakang dan satu seatbelt 2-titik di bangku belakang bagian tengah. Selain itu dibekali pula dengan dual SRS airbag untuk pengemudi dan penumpang depan sebagai fitur keselamatan pasif.

Rem depan telah mengaplikasi model cakram berventilasi yang didukung fitur ABS dan EBD, namun di roda belakang masih menggunakan drum (tromol) yang belum menerapkan teknologi ABS dan EBD. Selain itu masih ada tambahan beberapa fitur safety (keselamatan) dan sekuriti (keamanan), seperti Child Proof Rear Door Locks, serta Keyless Entry, Security Alarm dan Immobilizer untuk memberikan kenyamanan bagi para pengguna. Bahkan bodi Celerio juga telah dirancang dengan TECT (Total Effective Control Technology) dan crumple zone pada bagian depan dan belakang.

Namun sayangnya, sederet fitur keselamatan dan keamanan seperti itu hanya bisa Anda temukan pada Suzuki Celerio varian tertinggi, kecuali Immobilizer, Child-Prooft Rear Door Lock, serta Rear Center Seat Belt yang merupakan fitur standar pada semua varian.

celerio20

Suzuki Celerio yang diimpor secara utuh (CBU) dari Thailand menggunakan mesin tipe K10B 3-silinder 12-katup berkapasitas 998cc. Dapur pacu berbasis sama dengan yang digunakan Suzuki Karimun Wagon R (mobil LCGC pertama Suzuki) ini mampu menyemburkan tenaga 68hp@6.000 rpm dan torsi puncak 90Nm@3.500 rpm. Sebagai penerus daya mesin ke roda, Suzuki mengaplikasi transmisi manual 5-speed dengan Auto Gear Shift -- tuas transmisi yang didesain lebih mudah dalam mengoperasionalkan sistem transmisi manualnya -- atau otomatis CVT.

 

celerio21

Di atas kertas, tenaga maksimal 68hp dari mesin Celerio memang sedikit lebih besar dibanding tenaga mesin Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang hanya 65hp. Namun perlu dicatat, bobot hatchback 5-penumpang Suzuki ini dalam keadaan kosong tercatat 805kg untuk tipe transmisi manual dan 840kg untuk tipe transmisi otomatis. Itu artinya jauh lebih berat dibanding bobot Toyota Agya dan Daihatsu Ayla yang hanya berkisar 775kg hingga 780kg, bahkan masih sedikit lebih berat dibanding bobot Suzuki Karimun Wagon R yang hanya 835kg dengan mesin yang berkapasitas sama. Dengan kata lain, rasio antara tenaga dibanding bobotnya (power-to-weight ratio) lebih jelek dibanding Toyota Agya, Daihatsu Ayla dan Karimun Wagon R. Secara teori, mesin Celerio harus menanggung beban lebih berat untuk menghela bobotnya ketimbang ketiga LCGC tersebut. Hasil akhirnya, bisa jadi performa (kurang bertenaga dalam berakselerasi maupun ketika cruising/menjelajah) dan efisiensi (konsumsi bahan bakar) Celerio tidak sebaik duo Agya dan Ayla serta Karimun Wagon R.

Suzuki sendiri konon telah menyiasati kelemahan tersebut dengan gigi transmisi yang lebih ‘kasar’ dibanding gigi transmisi Karimun Wagon R. Jadi, meski tak terlalu bertenaga namun mesin Suzuki Celerio masih cukup tangguh untuk melibas jalanan perkotaan. Apalagi mesin Celerio juga sudah memenuhi standar emisi internasional.

celerio22

 

Yang patut diapresiasi adalah fitur unggulan transmisi otomatis jenis CVT (Continously Variable Transmission) pada Celerio varian tertinggi. Bisa dikatakan, ini pertama kalinya Suzuki mengaplikasi transmisi CVT pada produk massalnya. “Suzuki sengaja menghadirkan transmisi CVT pada Celerio, yang biasanya hanya ditemukan pada mobil premium. Tujuannya jelas untuk kenyamanan pengendara sekaligus efisiensi konsumsi bahan bakar," ungkap Makmur, 4W Marketing Director SIS.

Teknologi CVT membuat perpindahan gigi terjadi dengan halus dan pengendara nyaris tidak merasakan terjadinya entakan. Pada transmisi CVT, perpindahan tidak terjadi langsung dari gigi ke gigi melainkan berlangsung secara gradual sesuai perubahan diameter puli. Hasilnya, perpindahan antar gigi tidak terasa karena berlangsung sangat halus, tanpa jeda. Putaran mesin juga bisa terjaga di satu titik seiring dengan kecepatan mobil yang terus meningkat. Ini memberikan kenyamanan tersendiri bagi pengendaranya saat melintas di tengah kepadatan jalan perkotaan.

celerio23

Dampak lain dari aplikasi CVT juga membuat konsumsi BBM semakin irit. Sebagai city car, konsumsi bahan bakar Celerio cukup hemat; sekitar 23km per liter di jalan bebas hambatan, kira-kira sebanding dengan konsumsi BBM Toyota Agya dan Daihatsu Ayla serta Suzuki Karimun Wagon R. Sementara lebarnya rentang rasio gigi memungkinkan mobil start dengan rasio gigi transmisi sangat besar, lalu berada di rasio gigi yang sangat kecil saat meluncur konstan (cruising) di jalan tol. Kelemahannya, transmisi CVT kurang cocok untuk pengendaraan dinamis. Selain cenderung menyisakan gejala selip kopling, CVT juga butuh waktu lebih lama untuk menaikkan putaran mesin ke titik tenaga maksimal.

Spesifikasi Suzuki Celerio
Mesin
Tipe K10B
Kapasitas 998cc
Jumlah silinder 3
Daya maksimum 68hp@6.000rpm
Torsi maksimum 90Nm@3.500rpm
Tipe emisi BS4+0BD II
Akselerator Elektrik
Transmisi
Tipe Manual 5-speed dengan Auto Gear Shift; CVT
Suspensi
Suspensi depan McPherson Strut dengan per keong
Suspensi belakang Coupled Torsion Beam Axle dengan per keong
Bodi
Berat bersih 1.250kg
Dimensi
Panjang x Lebar x Tinggi 3.600 x 1.600 x 1.560mm
Jarak sumbu roda 2.425mm
Kaki-kaki
Velg dan ban LXi-155/80R13 / VXi-165/70R14
Power steering Electronic Power Steering
Pengereman
Rem depan Cakram berventilasi
Rem belakang Tromol