Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

New Peugeot 3008: Motion and Emotion

Setelah cukup lama absen dari model terbarunya di pasar Tanah Air, PT Astra International Tbk – Peugeot Sales Operation selaku Agen Pemegang Merek (APM) Peugeot di Indonesia, akhirnya kembali meluncurkan produk anyarnya, New Peugeot 3008, di Jakarta, Rabu (28/03-2018). Inilah model sport utility vehicle (SUV)/crossover medium 5-seater yang akan menjadi satu-satunya model baru dari Peugeot Indonesia untuk tahun 2018 ini.

New Peugeot 3008 sebenarnya bukanlah sebuah produk baru di pasar dunia. SUV/crossover 5-seater ini telah dikenalkan di ajang Paris Motor Show 2016 lalu. Model Peugeot 3008 sendiri telah diproduksi sejak 1998 lalu. Saat diluncurkan pertama kalinya, SUV asal Prancis ini telah menarik perhatian pecinta otomotif di Eropa, dan sepanjang perjalanannya telah berhasil mengumpulkan 35 penghargaan di seluruh dunia.

Diposisikan sebagai SUV ‘premium’ alias untuk kalangan menengah atas, New Peugeot  3008 yang diimpor utuh (CBU) ini memiliki sederet prestasi hebat. New 3008 tercatat sebagai sebagai jawara Reli Dakkar selama tiga tahun berturut-turut ( 2016, 2017, dan 2018), European Car Of The Year 2017, Best SUV-Car Buyer 2018 untuk kedua kalinya, dan Reddot Award 2017.

Sebagai Agen Pemegang Merek (APM) Peugeot di Indonesia, Astra International Tbk – Peugeot Sales Operation (Peugeot Indonesia) memang tergolong lambat mendatangkan New 3008 di Indonesia. Ini juga diakui pihak Peugeot Indonesia. Alasannya, Peugeot Indonesia mengalami kendala teknis karena New Peugeot 3008 versi setir kanan (right hand drive) baru tersedia pada tahun 2017 lalu. “Sebetulnya sejak 2016 sudah ada sounding untuk memasukkan New 3008, dan rencananya kami akan menghadirkannya pada tahun 2017. Tapi kemudian ada banyak pertimbangan, salah satunya karena New 3008 dengan setir kanan baru diproduksi pada Semester I tahun lalu. Ini yang membuat membuat peluncurannya di sini agak terlambat,” ungkap Andyka Susanto, Operation Manager PT Astra International – Peugeot Tbk.

Yang jelas, Peugeot Indonesia menegaskan crossover lima penumpang yang diproduksi di Sochaux, Prancis ini akan menjadi satu-satunya model baru dari Peugeot Indonesia di tahun 2018. Penjualan New 3008 di Indonesia sendiri diakui sebagai bagian dari strategi PSA Group untuk menjual 50% produk Peugeot di luar Eropa pada 2020 mendatang. Tak heran jika PT Astra International Tbk-Peugeot Sales Operation mengklaim – meski terdengar ‘aneh’ – berani menekan margin laba dengan memangkas harga New 3008 di Indonesia lebih murah dari harga yang seharusnya. Banderol Rp 697 juta (on-the-road, Jabodetabek) yang dipatok Peugeot Indonesia diklaim lebih murah sekitar Rp 100 jutaan dari harga seharusnya, agar harga jual crossover SUV Peugeot ini lebih ‘masuk akal’ dibandingkan harga mobil sejenis merek Eropa lainnya.

Vice President Southeast Asia PSA Groupe, Lionel Faugeres, yang ikut hadir pada acara launching New 3008 di Jakarta, juga tak menampik strategi ‘berani’ – yang, jika benar, terkesan bunuh diri ini – yang dilakukan Peugeot Indonesia. Top management PSA Group dan Astra International berkomitmen penuh untuk meningkatkan penetrasi pasar merek Peugeot di Indonesia,” ujar Faugeres di sela acara peluncuran New 3008 di kawasan Senayan, Jakarta.

Alasannya, lanjut Faugeres, karena Peugeot memiliki sejarah panjang di pasar otomotif Indonesia, sejak tahun 1970 alias telah eksis sekitar 50 tahun. “Dengan strategi ini kami berharap Peugeot bisa kembali berkembang di pasar Indonesia. Kami menilai pasar Indonesia itu besar, sangat berpotensi di masa depan. Kami dan Astra Internasional berkomitmen dan bekerja bersama-sama agar merek Peugeot bisa meningkat dan menjadi pemain utama di Indonesia, seperti merek Eropa lainnya yang eksis dengan baik di sini,” paparnya.

Seperti diketahui, PSA Group merupakan salah satu grup pabrikan otomotif terbesar di dunia yang berpusat di Prancis. PSA Group membawahi bebebrapa beberapa merek Eropa, seperti Peugeot, Citroen, DS, dan Opel Vauxhall yang diakuisisi pada Agustus tahun lalu. Pada 2017, penjualan kendaraan PSA Group meningkat 15,4 persen menjadi 3,63 juta unit di seluruh dunia dengan nilai 65,2 miliar euro. Merek Peugeot berkontribusi terbesar terhadap total penjualan dengan volume 2,12 juta unit, disusul Citroen dengan 1,06 juta unit, DS 52.866 unit, dan Opel Vauxhall 403.000 unit.

Dan seperti yang Anda ketahui juga, dalam lima tahun terakhir merek Peugeot memang tak pernah lagi menghadirkan model terbarunya di pasar domestik Indonesia. Pamornya terus turun dan cenderung menghilang. Karena itu, menurut Faugeres, PSA Group juga menyiapkan strategi lainnya. Di antaranya adalah memasarkan produk yang mengadaptasi secara penuh kondisi pasar di kawasan Asia Tenggara. Ia mencontohkan New 3008 yang telah melakukan serangkaian tes jalan sejauh 3.000km di Malaysia. “Unit uji ini dikemas secara unik dengan komponen khusus yang sesuai dengan kondisi tropis Asia Tenggara Indonesia. Intinya, kami ingin memasarkan produk dengan kualitas terbaik,” ungkapnya.

Selain itu, Peugeot juga sedang menyiapkan rencana fasilitas perakitan mobil Peugeot di Indonesia, selain di Vietnam dan Malaysia untuk pasar Asia Tenggara. ” Kami bekerja keras menuju ke sana. Hari ini kami masih impor dari Eropa, nanti kami prodksi di Indonesia,” tegasnya.

Sementara Operation Manager PT Astra International – Peugeot Tbk, Andyka Susanto meyakini kehadiran New 3008 akan mampu mendongkrak penjualan Peugeot Indonesia dengan target 150 unit per tahun. “Tahun lalu kami hanya menjual 31 unit mobil, namun tahun ini kami menargetkan 150 unit. Angka 150 unit itu suatu lompatan yang besar, target kami naik 400%. Itu sebabnya untuk produk ini kami juga sangat berhati-hati, tidak cuma memilih tipe fitur yang akan kita tawarkan, tapi juga memilih jenis pelayanan seperti apa dalam purna jualnya. Kami ingin agar strategi yang kami rancang bisa tepat sasaran,” jelas Andyka.

Menurut Andyka Susanto, New Peugeot 3008 masih dihadirkan langsung dalam bentuk CBU dari negeri kelahirannya, Prancis. SUV kompak andalan Peugeot ini diklaim telah mengalami pengembangan pada penggabungan daya tarik Peugeot dan kenyamanan dalam berkendara. Di pasar Indonesia, New 3008 bakal berhadapan langsung dengan beberapa model asal Eropa seperti VW Tiguan, BMW X1, dan Audi Q3, serta beberapa model non-Eropa seperti Mazda CX-5 dan Hyundai Tucson.

New Peugeot 3008 yang masuk ke pasar Indonesia mengusung mesin bensin EP6FDTM 1,6liter (1.598cc) Turbo 16 Valve, VVT, VVL bertenaga maksimal 165hp dan torsi puncak 240Nm. Crossover SUV 5-seater ini dibekali sederet fitur canggih seperti ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang memiliki beberapa fitur tambahan seperti Driver Attention Warning, Automatic Adaptive Headlamp Main-beam, Speed Limit Sign Recognition and Recommendation, serta Adaptive Cruise Control with Stop Function.

HIGHLIGHT
Plus (+)
  • Interior
  • Efisien konsumsi bahan bakar
  • Refinement
  • Desain yang 'tajam', segar dan stylish
  • Fitur yang 'murah hati'
  • Kualitas material
Minus (-)
  • Ruang kabin
  • Tidak ada pilihan penggerak 4WD
  • Mesin relatif 'mediocre'
  • Tidak ada pilihan varian untuk pasar Indonesia

 

Kesimpulan

Tidak ada segmen pasar mobil yang cukup populer seperti segmen crossover SUV, dan New Peugeot 3008 adalah salah satu pemimpin di kelas ini. Model 3008 generasi kedua ini menawarkan semua yang Anda butuhkan: gaya, teknologi dan kenyamanan, ekonomis, praktis, dan kelas atas. Semuanya disajikan dengan harga yang wajar, menjadikan crossover SUV 5-seater ini pilihan utama bagi pembeli yang mencari mobil keluarga serbaguna berkaliber tinggi.

Teks: Yusran Hakim

Ada cukup banyak varian New 3008 di luar sana, dengan pilihan mesin bensin 1,2liter, 1,6liter, 2,0liter turbo-diesel, dan bahkan hybrid. Namun PT. Astra International Tbk-Peugeot Sales Operation, selaku agen tunggal pemegang merek Peugeot di Indonesia, hanya memasukkan satu tipe New 3008 untuk pasar Indonesia, yaitu tipe GT-Line yang merupakan versi di bawah tipe tertinggi GT bermesin 2,0liter turbo-diesel untuk pasar Eropa.

New Peugeot 3008 dibanderol Rp 697 juta (on-the-road/OTR, Jabotabek). Cukup mahal? Astra International Tbk-Peugeot Sales Operation sendiri mengklaim, harga jual New 3008 untuk pasar Indonesia sebetulnya jauh di bawah harga seharusnya yang mencapai Rp 800 juta. "Kami berani koreksi Rp 100 jutaan, agar harga jualnya lebih terjangkau dibandingkan mobil Eropa sekelasnya, sehingga New 3008 bisa diterima dengan baik di pasar Indonesia," ungkap Andyka Susanto, Operation Manager Astra International Tbk-Peugeot Sales Operation, sembari memaparkan bahwa komitmen mereka untuk menekan harga jual tersebut menjadi salah satu bagian dari strategi untuk mendongkrak penjualan Peugeot di Indonesia dengan target 150 unit per tahun.

Bukan cuma itu, Astra International Tbk-Peugeot Sales Operation juga berupaya meningkatkan layanan purna jula mereka, selain membuka cabang baru di Astra Biz Center Kav.Commercial Park Lot. 1 11C, BSD Raya Utama, BSD City Serpong, Tangerang pada Agustus tahun lalu. Untuk pembelian New Peugeot 3008 misalnya, Astra International Tbk-Peugeot Sales Operation member pelanggan layanan purna jual ekslusif Peugeot berupa:

  • Warraty 3 tahun atau 100.000km, mana yang tercapai lebih dahulu
  • Peugeot Maintenance Package berupa paket perawatan, termasuk suku cadang maupun jasa selama 5 tahun atau 60.000km (mana yang tercapai terlebih dahulu)

Selain itu, ada pula tambahan bagi pelanggan berupa Privelege Card:

  • Prioritas untuk layanan servis di bengkel (Peugeot Maintenance Package)
  • Diskon khusus setiap pembelian sparepart
  • Diskon untuk emergency towing 
  • Kunjungan rutin oleh departemen After Sales dari Astra-Peugeot

Bakal bersaing di pasar Indonesia dengan berberapa model SUV/crossover Eropa seperti VW Tiguan, BMW X1, dan Audi Q3, New Peugeot 3008 ditawarkan dalam 5 pilihan warna, yaitu Metallic Cooper, Bianca White, Ultimate Red, Nera Black, dan Nimbus Grey.

Secara keseluruhan, dimensi New 3008 juga lebih besar dibanding pendahulunya. Panjang totalnya kini melar 80mm (menjadi 4.447mm) dari yang sebelumnya, 62mm di antaranya merupakan bagian dari wheelbase (2.675mm). Lebar totalnya kini menjadi 1.841mm, meskipun tingginya sedikit menurun, menjadi 1.624mm (termasuk roof bars).

Peugeot menyebut perubahan mencolok pada dimensi New 3008 adalah karena ada begitu banyak ‘DNA’ desain SUV yang lebih menyudut daripada yang ada di 3008 pendahulunya. Namun secara teknis, wheelbase lebih panjang yang dipadu dengan body lebih lebar dan ketinggian atap yang lebih rendah akan meningkatkan kenyamanan dan kestabilan berkendara crossover ‘Singa Jingkrak’ ini.

Perubahan total pada New 3008 terlihat melalui desain ekterior yang lebih berkarakter dari bagian vertical front end dan bonnet panjangnya. Kisi-kisi radiator kini lebih besar dan lebih tegak daripada sebelumnya, sementara bonnet didesain lebih datar. Pilar A dan kaca depan menjadi lebih landai dan garis pinggang (waist line) lebih tinggi, dengan shaped roof bars di bagian atap. Di bagian bawah, perubahan terlihat pada velg lebih lebar (18inci) LOS ANGELES diamond berkelir Shiny Haria Grey yang sporty, ground clearance yang makin tinggi (220mm), serta imbuhan wide protective bands (bumper skirts, wheel arches/lengkungan rumah roda, dan bottom of doors).

Hasilnya, seperti yang Anda lihat, New 3008 tampil dengan desain yang cukup simple dari sebuah SUV kompak namun stylish dan tampak berkelas, dengan atap ‘mengambang’ dan beberapa sentuhan krom (seperti pada grille dan trim foglamp) yang memberi efek elegan. Sementara dari samping, perpaduan garis krom di profil atas kaca jendela di bagian bawah pintu dan velg alloy ukuran 18inci membuat tampilannya terlihat kokoh dan sporty.

New 3008 dibekali pengaturan pencahayaan dengan teknologi yang diklaim lebih inovatif, dengan lampu LED daytime running dan penggunaan LED pada lampu belakang. Sedangkan fogmap (lampu kabut) depan memberikan jarak pandang ekstra pada kondisi berkabut. Lalu di bagian belakang, yang paling mencolok adalah lampu belakang (tail lamp) dengan tiga baris cluster berwarna merah  dari 6 LED yang melambangkan kuku singa.

Tapi lebih dari sekadar tampilan luar, di bawah ‘bajunya’ New 3008 mengusung Efficient Modular Platform 2 (EMP2), alias platform modular yang efisien hasil rancangan PSA Group -- juga menjadi platform untuk hatchback Peugeot 308 dan Citroën C4 Picasso.

Tapi lebih dari sekadar tampilan luar, di balik ‘bajunya’ New 3008 mengusung Efficient Modular Platform 2 (EMP2), alias platform modular yang efisien hasil rancangan PSA Group -- juga menjadi platform untuk hatchback Peugeot 308 dan Citroën C4 Picasso.

[caption id="attachment_7846" align="alignnone" width="700"] Platform EMP2 (Efficient Modular Platform 2) yang juga digunakan pada hatchback Peugeot 208 dan Citroen C4 Picasso. Pada 3008, platform EMP2 membantu meningkatkan kemasan dan kepraktisan - yang memang seharusnya dimiliki untuk sebuah crossover SUV keluarga.[/caption]

Interior di dalam kabin New 3008 bisa dibilang merupakan bagian yang paling menarik dan menyenangkan dari crossover SUV 5-seater Peugeot ini. Paling mencolok adalah bagian dashboard, yang didesain mirip kokpit pilot pesawat dengan kesan futuristik dan spektakuler yang kental. Peugeot memang telah menerapkan konsep generasi terakhir PEUGEOT i-Cockpit sebagai sebuah konsep baru yang menyediakan semua teknologi onboard, mudah dijangkau pengemudi (ergonomis), dan menyediakan banyak tempat penyimpanan tambahan untuk perjalanan panjang.

Kenyamanan

Pembeda kuat New 3008 ini adalah interior yang sangat baik. Interior mobil Prancis umumnya memang inovatif, tetapi secara tradisional inovasi yang dilakukan cenderung terlalu jauh, mengarah ke unik. Ini yang kadang-kadang membuat daya tarik utama dari interior mobil-mobil Prancis secara mainstream agak sulit diterima. Namun pada New 3008, menurut saya, Peugeot berhasil menyajikan keseimbangan keduanya nyaris sempurna.

Dalam bentuk dan fungsi, dashboard New 3008 adalah perkembangan dari hatchback kompak 208 dan 308. Beberapa dari hal minimalis itu tetap ada di dalam kabin New 3008 -- kabin SUV ini tidak berantakan seperti Ford Escape, misalnya -- tetapi Peugeot secara cerdas membuat beberapa fungsi utama bekerja lebih baik dengan tombol.

Secara estetika, ini sangat menarik, dengan desain modern yang memanjakan mata: banyak material berkualitas yang digunakan pada tempat yang tepat. Kendati begitu, ergonominya tepat. Hampir semua kontrol berada di tempat yang Anda harapkan, dan berbagai kontrol antarmuka pengemudi seperti lingkar kemudi, tuas transmisi, dan layar sentuh saling berdekatan. Masing-masing jatuh ke tangan kiri.

Posisi Mengemudi

New 3008 dilengkapi dengan kursi pengemudi dengan ketinggian yang dapat disesuaikan secara elektrik, dan roda kemudi yang dapat disetel dan disangga lewat fitur tilt & telescopic steering. Ini memungkinkan Anda mendapatkan posisi mengemudi yang paling sesuai.

Desain dashboard i-Cockpit Peugeot bekerja dengan baik di 3008. Alih-alih melihat instrumen melalui kemudi, seperti yang Anda lakukan di sebagian besar mobil, instrument cluster ditempatkan pada posisi yang cukup tinggi di dashboard, dengan roda kemudi kecil berada pada posisi yang lebih rendah. Pada beberapa model Peugeot lainnya roda kemudi dapat memblokir instrumen, tetapi pada New 3008 sama sekali tidak menjadi masalah.

Layaknya mobil-mobil Prancis, New 3008 dibekali sederet fitur keselamatan (safety) dan keamanan (security) inovatif dan lengkap yang disematkan hampir di semua bagian. Fitur keselamatan aktif misalnya, meliputi ABS, EBD, EBA, dan Electronic Stability Program (ESP) yang membantu menjaga kestabilan dari gejala understeer maupun oversteer. Sistem pengeremannya dibekali dengan ventilated disc yang dilengkapi diagonal circuit system pada dua roda depan dan disc diagonal circuit system pada roda belakang.

Sedangkan fitur keselamatan pasifnya mencakup sabuk pengaman 3-titik, 6 airbag (2 airbag depan, 2 airbag samping, dan 2 curtain airbag), pedestrian impact, dan reinforced safety cage. Sebagai tambahan, Peugeot juga membekali New 3008 dengan fitur rem parker elektronik (Electronic Parking Brake) yang dapat bekerja secara manualmaupun otomatis, sesuai keinginan dan kebutuhan pengemudi. Pada posisi otomatis, ‘parking brake’ akan bekerja membuat kendaraan tetap pada posisinya, walaupun rem tidak diinjak.

Selain itu, New 3008 juga memungkinkan Anda mengatur kecepatan konstan tanpa harus menginjak pedal gas, berkat adanya fitur cruise control yang akan bekerja pada kecepatan minimal 40km/jam. Anda bahkan juga dapat membatasi laju kecepatan maksimal dengan mengaktifkan fungsi fitur speed limiter pada kecepatan minimal 25km/jam.

Lebih dari itu, New 3008 kini dibekali generasi terbaru ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang mempermudah pengemudi saat berkendara, sekaligus meningkatkan keselamatan berkendara. Sistem canggih ini terdiri dari:

Active Safety Brake and Distance Alert

Sistem ini akan memantau jarak mobil ke objek di depan, dan jika komputer mengkalkulasi bahwa tabrakan kemungkinan besar terjadi, maka sistem akan memperingatkan pengemudi. Jika mobil terus bergerak ke arah objek, maka sistem akan melakukan pengegereman secara otomatis -- pada kecepatan rendah, ini dapat mencegah kecelakaan dan jika itu terjadi pada kecepatan tinggi akan sangat mengurangi dampaknya, membantu meminimalkan peluang penumpang menderita cedera.

Lane Keeping Assist

Sistem lane keep assist yang dikembangkan Peugeot ini membantu pengemudi untuk mengawasi marka jalan. Ketika sistem ‘membaca’ bahwa mobil telah menyentuh garis putih marka jalan, maka sistem akan membunyikan peringatan untuk pengemudi dan menampilkan peringatan. Sistem bahkan juga dapat menggerakkan kemudi dalam batas tertentu, untuk memperbaiki arah mobil dan mengembalikannya ke tengah jalur.

Driver Alert Warning

Dengan membandingkan lintasan mobil dengan marka jalan, sistem ini dapat bekerja jika pengemudi mengalami kesulitan berkonsentrasi. Ada beberapa tingkat peringatan audio dan visual yang akan memberi tahu pengemudi untuk beristirahat setelah dua jam mengemudi terus menerus.

Automatic High Beam Assistance

Teknologi high beam otomatis mempermudah mengemudi di malam hari di jalan yang gelap. Sistem ini dapat mengatur jarak sorot lampu depan beralih antara tinggi (lampu jauh) dan rendah (lampu dekat) sesuai kebutuhan, tanpa pengemudi harus menyesuaikan sendiri jarak sorot lampu secara manual. Sistem ini juga mampu ‘membaca’ situasi lalu lintas di depan, apakah diperlukan sorotan lampu atau mematikannya jika diperlukan.

Speed Sign Detection

Fitur yang menjadi standar pada semua level trim New 3008 ini berfungsi memeriksa rambu jalan untuk menyesuaikannya dengan batas kecepatan. Hasilnya kemudian akan ditampilkan di mobil untuk dirujuk oleh pengemudi, jika mereka secara tidak sengaja melewatkan tanda di awal batas zona baru karena berkonsentrasi pada jalan di depan.

Adaptive Cruise Control with Stop function

Cruise control adaptif berfungsi seperti cruise control standar. Bedanya, sistem ini secara otomatis akan mengurangi kecepatan untuk menjaga jarak aman ke kendaraan yang tidak dapat Anda salip. Sistem yang dikembangkan Peugeot ini juga dapat memperlambat laju mobil hingga berhenti, bahkan di jalan raya yang padat namun tidak terlalu berbahaya.

Active BlindSpot Monitoring System

Lampu di kedua sisi layar dalam mobil akan menyala ketika sensor New 3008 merasakan adanya kendaraan lain di ‘titik buta’ (blind spot) dari pengemudi, sehingga sekilas pengemudi dapat mengetahui jika ada pengendara lain di dekatnya. Ini sangat berguna terutama di jalan tol, untuk membantu memastikan perubahan jalur yang lebih aman dalam kondisi lalu lintas yang padat.

Jika masih kurang juga, Peugeot melengkapi juga New 3008 dengan kamera video 180 derajat (Visiopark) di pintu belakang. Melalui kamera, sistem ini akan menunjukkan area di sekitar kendaraan pada layar sentuh di dashboard. Sensor akan membantu memudahkan pengemudi untuk melakukan parkir.

[caption id="attachment_7860" align="alignnone" width="700"] Kamera video 180 derajat Visiopark[/caption]

New 3008 memiliki sejumlah perangkat keselamatan dan alat bantu pengemudi, termasuk pengereman darurat otomatis, sebagai fitur standar. Belum lagi seperangkat fitur ekstra, termasuk deteksi titik buta (blind spot), lane keep assist, driver attention alert dan cruise control adaptif. Dan, hasil akhirnya adalah Euro NCAP memberikan rating 'bintang lima' tertinggi dalam uji tabrakan terhadap New Peugeot 3008 pada tahun 2016.

Untuk bagian penumpang dewasa, SUV ‘Pug’ ini berhasil mencatat angka 86%, dengan pujian pada perlindungan untuk kursi penumpang depan dengan ukuran yang berbeda-beda, serta mendapatkan poin maksimum dalam tes dampak benturan dari samping. Sedangkan untuk penumpang anak, New 3008 mencetak angka 85%. Euro NCAP mencatat bahwa perlindungan kepala untuk anak-anak tergolong baik, dan ada indikasi yang jelas tentang status airbag untuk memungkinkan kursi bayi dipasang.

Euro NCAP juga mencatat bahwa bagian depan New 3008 memiliki ‘perlindungan yang sangat baik’ atau memadai bagi kepala pejalan kaki yang ditabrak, mencetak 67% dalam kategori ini. Selain itu, Euro NCAP juga memberi poin maksimum perlindungan terhadap untuk panggul dan kaki pejalan kaki yang ditabrak. Akhirnya, pada kategori fitur bantuan keselamatan menghasilkan skor 58% untuk New 3008. Angka tersebut dicatat Euro NCAP untuk fitur standar pengingat sabuk keselamatan, traffic sign recognition dan lane departure warning.

Di pasar global, ada beberapa pilihan mesin untuk New 3008,  mulai dari mesin bensin berkapasitas kecil 1.2-liter 3-silinder dan mesin 4-silinder 1.6 liter, hingga mesin 4-silinder diesel 1.6-liter dan 2.0-liter. Sayangnya, untuk pasar domestik Indonesia hanya ada varian GT-Line dengan mesin bensin 4-silinder EP6FDTM Turbo,16 Valve, VVT, VVL berkapasitas 1.598cc (1,6liter).  Tenaga maksimalnya mencapai 165hp/6.000rpm, dengan torsi puncak 240Nm yang menendang di putaran mesin 1.400rpm.

Dikawinkan dengan transmisi otomatis 6-speed, mesin yang diklaim efisien, ekonomis dengan emisi CO2 rendah (193 g/km CO2 dan telah memenuhi standar EURO 6) ini mampu menempuh jarak 100km dengan mengkonsumsi bahan bakar 8,4 liter bensin unleaded.

Mesin bensin 1,6liter turbo milik New 3008 tergolong berkarakter linear, karena torsi puncak mampu diraih pada 1.400 rpm namun cukup bertenaga dengan lompatan putaran mesin menuju power puncak yang diperoleh di atas 6.000rpm. Transmisi otomatis 6-speed pintar, yang dikembangkan Peugeot bersama produsen girboks (transmisi) asal Jepang, Aisin, juga bekerja sangat baik menghantarkan seluruh daya mesin ke roda depan New 3008. Kombinasi ini membuat New 3008 mampu melaju santai tanpa sentakan dengan torsi rendah di lalu lintas perkotaan yang ‘stop-and-go’ sepanjang waktu atau ketika harus melejit dengan putaran tinggi di jalur bebas hambatan.

Di atas kertas, mesin bensin 1,6liter turbo bertenaga 165hp ini memang terlihat kecil untuk segmen SUV medium. Tapi faktanya mesin itu benar-benar memadai, karena New 3008 adalah salah satu SUV medium ringan. Chassis EMP2 yang mendukung New 3008 baru memang merupakan platform ringan, tetapi SUV Pug ini juga memperoleh keuntungan dari sisi bobot karena tidak mengusung sistem penggerak empat-roda (4WD atau AWD) seperti yang ditemukan pada para rivalnya. Bobot kotor New 3008 GT-Line bermesin bensin 1,6liter ini hanya 1.371kg (1.300kg dalam bobot bersih), jauh lebih ringan dibandingkan Mazda CX-5 2,5liter yang berbobot 1.565 kg; Volkswagen Tiguan 132TSI yang berbobot 1.600kg; dan Hyundai Tucson 1.6T dengan berat mencapai 1.683kg. Ya, Peugeot New 3008 lebih ringan 300kg dari Hyundai: itu seperti menendang lima pria berukuran sedang keluar dari mobil.

Dalam hitungan rasio power-to-weight (perbandingan daya mesin dengan bobot kendaraan), Peugeot menghasilkan 88kW/ton . Hanya selisih 1kW/ton di bawah rasio mesin-bobot Mazda CX-5 dengan 89kW/ton, tetapi jauh di atas VW Tiguan dengan 83kW/ton dan Hyundai Tucson yang hanya 77kW/ton. Di atas kertas atau di jalan raya, secara teoretis, kekurangan daya mesin 1,6liter New 3008 tidak berhasil melawan para rivalnya, namun bobotnya yang jauh lebih ringan membuat kaki-kaki SUV Pug terbaru mampu melangkah lebih enteng. Efisien, ekonomis, cukup bertenaga dan lumayan halus, itu sebabnya Peugeot menganggap 4 dari 5 pembeli New 3008 akan memilih mesin ini.

Jika desain dan tampilan 3008 tidak cukup kental menggambarkannya sebagai sebuah 'SUV modern’, maka bisa jadi Peugeot akan memberi plihan drivetrain untuk New 3008. Namun menyadari bahwa sekitar 99% pembeli di segmen ini tidak akan pernah membawa SUV mereka terlalu jauh melintasi medan off-road, maka Peugeot merekayasa New 3008 hanya dengan penggerak roda-depan (FWD) mekanis. Selain itu, kurangnya pilihan transmisi manual untuk New 3008 mencerminkan -- lagi-lagi -- karena hanya sebagian kecil pembeli di segmen ini yang lebih suka untuk mengganti gear secara manual.

Meski hanya bermodal penggerak roda-depan, Peugeot tak ingin membiarkan New 3008 terlihat terlalu ‘banci’ sebagai sebuah SUV. Sebagai pengganti absennya opsi penggerak empat-roda (4WD maupun AWD), Peugeot membekali New 3008 dengan dengan fitur Advanced Grip Control (AGC). Fitur ini mengoptimalisasi kerja perangkat lunak elektronik kontrol traksi (traction control) dan kontrol stabilitas (stability control) untuk menyesuaikan daya cengkeram roda pada berbagai jenis permukaan jalan yang berbeda, melalui 5 grip level: Normal, Snow (untuk berkendara di permukaan jalan bersalju), Mud (untuk berkendara di permukaan jalan berlumpur), Sand (untuk berkendara di medan berpasir), dan ESP OFF (ESP/Electronic Stability Program dinonaktifkan, untuk memperoleh sensasi berkendara yang lebih memicu adrenalin). Anda tinggal memilih masing-masing mode berkendara sesuai kebutuhan, melalui sebuah tombol putar yang ditempatkan di konsol tengah.

Untuk memperkuat kemampuan off-road New 3008, Peugeot juga menambahkan fitur Hill Assist Descent Control (HADC) dan ground clearance setinggi 220mm. Dengan HADC, pengemudi dengan mudah dapat mengontrol gerak mobil saat menuruni jalan curam yang permukaannnya kasar atau licin, tanpa perlu menginjak pedal rem sama sekali. Cukup menekan tombol HADC yang ditempatkan dekat tombol putar ADAS, maka sistem HDC akan mengerakkan sistem pengereman ABS untuk mengontrol kecepatan masing-masing roda. HDC bekerja dengan cara memonitor throttle, kecepatan, dan pengereman.

Jika kendaraan melaju tanpa adanya input dari pengemudi (pengemudi melepas injakan di pedal gas/throttle) dan menekan pedal rem (dengan kata lain, pengemudi justru mengerem) saat menuruni bukit curam, HADC secara otomatis akan ‘membaca’ situasi tersebut, lalu ‘menggerakkan’ rem ABS bekerja untuk deselerasi hingga kecepatan paling rendah 3km/jam. Dengan cara ini, pengemudi tak perlu lagi disibukkan untuk menginjak dan melepas rem berkali-kali untuk menghindari kemungkinan roda terkunci yang bisa mengakibatkan mobil tergelincir. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengontrol gerak setir untuk memilih permukaan jalan paling baik, sehingga roda tetap memperoleh traksi maksimum. Dengan HADC, pengemudi lebih percaya diri untuk mengontrol arah kendaraan, terutama pada saat menuruni jalan curam yang permukaannya jelek (berlubang dalam di sana-sini, atau sangat licin).

Gampangnya, HADC sebetulnya bekerja layaknya sistem pengereman ABS yang secara simultan mengerem dan melepas rem berkali-kali dalam satu detik, sehingga kemungkinan roda terkunci dalam proses pengereman tidak terjadi. Dengan kata lain, HADC bisa disebut juga sebagai ‘slow motion’ ABS.

Suspensi New 3008 menggunakan PseudoMcPherson di bagian depan dan torsion beam deformable crossmember untuk suspensi belakang serta sistem ESP yang telah disesuaikan, mampu memberikan kenyamanan dan stabilitas khas layaknya mobil-mobil Prancis.