Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
RENAULTMAXTHON1

Renault Maxthon, Calon Penerus Koleos

Berbasis platform CMF milik Nissan X-Trail global

BestCar Indonesia – Diam-diam Renault tengah menyiapkan SUV 7-penumpang yang nantinya diposisikan sebagai pengganti Renault Koleos. Seperti dilaporkan Auto-Moto.com, SUV 7-penumpang baru itu bakal diberi nama Renault Maxthon tersebut kini sedang menjalani pengujian prototipe. Disebut-sebut akan menjadi SUV unggulan produsen asal Prancis itu, Renault Maxthon dijadwalkan akan tampil perdana di ajang pameran otomotif Geneva Motor Show 2016 pada bulan Maret mendatang.

Namun, laporan dari Cina justru mengatakan bahwa Renault Maxthon akan debut di Auto China 2016 (Beijing Motor Show 2016) yang dibuka pada 25 April mendatang. Seperti dilaporkan website Cina News18a yang mengutip pejabat Dongfeng-Renault, SUV pengganti Renault Koleos tersebut akan diimpor dalam bentuk CKD (Completely Knocked-Down) dari Prancis, dan Dongfeng-Renault akan merakitnya di Cina. Setelah tampil perdana untuk dunia (world premiere) di ajang Beijing Motor Show 2016 pada April mendatang, Renault Maxthon dijadwalkan mulai dijual untuk pasar Cina pada November 2016.

“Penerus Koleos ini akan menjadi Crossover SUV di segmen-D yang sebenarnya. Secara substansial, ia jauh lebih besar dari model yang digantikannya (Koleos), untuk menawarkan tujuh kursi di dalam kabinnya,” ungkap Laurens van den Acker, Senior Vice President, Corporate Design, Renault, bulan Juni tahun lalu.

RENAULTMAXTHON3

Menggunakan platform CFM yang sama dengan Nissan X-Trail untuk pasar global, Renault Maxthon memiliki panjang total hingga 5 meter untuk mengakomodasi 7 penumpang di dalam kabinnya.

Yang pasti, Renault Maxthon akan memiliki tata letak tujuh kursi dengan desain yang terinspirasi dari sedan menengah Renault Talisman. Dari gambar reka yang dibuat majalah Prancis, L’Automobile, terlihat eksterior Renault Maxthon akan menampilkan filosofi desain terbaru Renault yang juga mempengaruhi desain pada model-model global Renault terbaru seperti Renault Espace generasi kelima, Renault Kadjar, sedan mid-size Renault Talisman, dan Megane generasi keempat. Lampu depan twin-barrel yang dipasang tinggi merupakan perpanjangan dari grille depan dengan lambang berlian besar disisipkan tepat di tengah. Di bagian samping, lengkungan roda (wheel arch) besar dan garis bahu yang menyapu membuat sosoknya tampak besar. Sementara bagian buritannya dibekali antena sirip hiu, spoiler atap (roof-mounted spoiler), dan lampu belakang LED berbentuk huruf C seperti yang diadopsi pada Renault Talisman.

Di bagian dalam kabin, desain interior dan fitur Maxthon juga serupa dengan yang ada pada model-model Renault terbaru seperti Talisman, Megane, dan Espace. Dashboard-nya dibekali monitor layar sentuh R-Link 2 berukuran 8,7inci, dengan lingkar kemudi multifungsi baru model palang-tiga, dan instrument cluster dengan tachometer (rpm meter) besar. Dengan sistem layar sentuh, Renault Maxthon sukses mengurangi banyaknya tombol kontrol di dashboard secara signifikan, jika dibandingkan dengan yang ada pada Renault Koleos saat ini.

RENAULTMAXTHON2

Dibekali monitor layar sentuh R-Link 2 berukuran 8,7inci, dengan lingkar kemudi multifungsi baru model palang-tiga, dan instrument cluster dengan tachometer besar.

Secara keseluruhan, SUV Renault generasi berikut ini memiliki panjang total 5 meter atau lebih panjang dari Renault Kadjar yang mencapai 4,45m. Renault Maxthon dibangun di atas basis platform CMF (Common Module Family) hasil aliansi Renault-Nissan seperti pada Nissan X-Trail global yang masuk ke pasar India bulan depan. Bukan cuma itu, Maxthon juga berbagi komponen internal Nissan X-Trail global. Itu berarti ada beberapa pilihan mesin untuk Maxthon, mulai dari mesin diesel 1.6-liter 4-silinder segaris turbocharged bertenaga 130hp seperti yang diusung Nissan X-Trail global hingga mesin diesel 2.0-liter dCi bertenaga 150hp seperti yang digunakan Renault Koleos di India. Pilihan mesin lainnya mencakup mesin bensin naturally aspirated (non-turbocharged) atau turbocharged bertenaga 200hp, mesin diesel 1,5 dCi bertenaga 110hp, dan mesin diesel 1,6-liter dCi bertenaga 160hp.

Sejauh ini belum diketahui apakah Renault Maxthon juga akan dijual untuk pasar  Eropa. Namun Renault cukup tegas mengatakan bahwa pengganti Koleos ini akan tersedia untuk pasar Australia dan Asia. Dongfeng-Renault sudah memastikan Maxthon akan dirakit secara lokal di Cina dan direkayasa di Cina juga. Sementara Renault India belum memastikan apakah akan memasukkan juga Maxthon sebagai pengganti Koleos di India. Sebaliknya, mereka memastikan akan memperkenalkan Duster berbasis Renault Grand Captur, yang akan menawarkan styling kontemporer Renault dan 7-kursi untuk menyaingi Mahindra XUV500. Di Indonesia? Maaf, kami juga belum mendengar isu apapun tentang kemungkinan masuknya Renault Maxthon.

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *