Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Produksi Terkendala PPKM, Penjualan Xpander Justru Meningkat

Di tengah kendala produksi yang terdampak PPKM, Mitsubishi Xpander (dan Xpander Cross) memimpin segmen Low-MPV dengan pangsa pasar lebih dari 37%, terjual 4.569 unit dari total penjualan 6.080 unit di segmen kendaraan penumpang MMKSI sepanjang Juli 2021. Xpander dan Xpander Cross juga berkontribusi lebih dari 50 persen dari total penjualan (termasuk segmen kendaraan niaga ringan MMKSI) pada Juli 2021 yang mencapai angka 9.122 unit atau naik 4,8 persen dari Juni tahun ini.

BestCar Indonesia – Meski pabrik Mitsubishi Motors di Indonesia mengalami kesulitan produksi akibat diberlakukannya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali sejak 3 Juli 2021 lalu, penjualan Mitsubishi Xpander (termasuk varian Xpander Cross) di bulan Juli 2021 justru meningkat dari bulan sebelumnya dan tetap menjadi andalan sebagai model terlaris dari PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI).

Mitsubishi Xpander (dan Xpander Cross) memimpin segmen Low-MPV dengan pangsa pasar lebih dari 37%, terjual 4.569 unit dari total penjualan 6.080 unit di segmen kendaraan penumpang MMKSI sepanjang Juli 2021. Xpander dan Xpander Cross juga berkontribusi lebih dari 50 persen dari total penjualan (termasuk segmen kendaraan niaga ringan MMKSI) pada Juli 2021 yang mencapai angka 9.122 unit atau naik 4,8 persen dari Juni tahun ini.

Namun sperti diakui oleh Tetsuhiro Tsuchida, Director of Sales And Marketing Division PT.MMKSI, meningkatnya permintaan pasar terhadap Xpander dan terkendalanya proses produksi di pabrik juga mengakibatkan bertambahnya waktu inden bagi konsumen, terutama untuk beberapa varian Xpander (dan Xpander Cross).

“Kami memohon maaf karena beberapa bulan terakhir kustomer harus menunggu 1-2 bulan untuk memperoleh Xpander. Ini karena permintaan pasar meningkat dipicu oleh insentif PPnBM dari Pemerintah, sementara pada saat yang bersamaan pabrik kita juga kesulitan produksi akibat pemberlakuannya PPKM. Namun kini secara umum inden Xpander sudah dapat kami penuhi sampai akhir bulan ini. Hanya Xpander varian dan warna tertentu yang indennya harus menunggu 1-2 bulan. Memang ada kendala khususnya di pabrik, tapi kami terus berkoordinasi dengan pabrik agar memenuhi permintaan konsumen,” ungkap Tetsuhiro Tsuchida dalam acara MMKSI Virtual Interview, Rabu (18/08/2021).

Secara keseluruhan, MMKSI mencatat hasil positif pertumbuhan penjualan retail kendaraan penumpang dan kendaraan niaga ringan Mitsubishi Motors sepanjang bulan Juli 2021, dengan total 9.122 unit dan pangsa pasar 15,4%. Capaian ini merupakan total penjualan unit dan pangsa pasar tertinggi untuk Mitsubishi Motors di Indonesia pada tahun kalender maupun fiskal 2021. Capaian tersebut menandai peningkatan penjualan 4,8% atau 418 unit dibandingkan periode Juni 2021.

Pada segmen kendaraan penumpang MMKSI mencatat penjualan 6.080 unit, dan di segmen kendaraan niaga ringan MMKSI mencatat penjualan 3.042 unit. Model Mitsubishi Xpander (termasuk varian Xpander Cross) mendominasi kontribusi terhadap keseluruhan penjualan MMKSI lebih dari 50%, memimpin segmen low-MPV dengan pangsa pasar lebih dari 37% atau terjual 4.569 unit.

Sementara Pajero Sport berkontribusi 16,3% dengan meraih lebih dari sekitar 37% pangsa pasar di segmen Medium SUV 2.500cc (4×2 dan 4×4) atau terjual 1.489 unit. Berikutnya di segmen kendaraan niaga ringan ada Mitsubishi L300 yang berkontribusi 22,6%. Model L300 mempertahankan posisi sebagai pemimpin segmen Small Pick-Up 4×2 dengan pangsa pasar dengan lebih dari 66%, dan terjual 2.066 unit. Sedangkan Mitsubishi Triton tetap mempertahankan posisi sebagai pemimpin Pick-Up 4×4 dengan pangsa pasar lebih dari 61% dan terjual 947 unit.

Sepanjang periode Januari–Juli 2021, realisasi penjualan ritel Mitsubishi Indonesia telah melampaui kinerja tahun lalu. Insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dinilai sebagai faktor utama peningkatan tersebut. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), pada tahun 2020 Mitsubishi Indonesia membukukan penjualan ritel sebanyak 54.768 unit. ”Sedangkan tujuh bulan pertama tahun ini saja perusahaan telah menjual 56.903 unit. Itu berarti sudah melampaui penjualan tahun lalu,” ujar Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI dalam konferensi pers virtual, Rabu (18/08/2021).

Apabila dibandingkan secara tahunan (year-on-year/yoy) penjualan Mitsubishi sepanjang Januari–Juli 2021 meningkat 90,4 persen, dari 29.892 unit pada periode tahun lalu menjadi 56.903 unit tahun ini. “Dari jumlah tersebut, penjualan didominasi oleh segmen kendaraan penumpang yang berkontribusi sekitar 38.000-an unit dan sisanya sekitar 19.000-an unit berasal dari penjualan kendaraan komersial ringan. Capaian Mitsubishi Indonesia tahun ini tidak terlepas dari insentif PPnBM 100 persen yang digulirkan pemerintah sejak Maret 2021, selain peluncuran model baru yang juga turut berkontribusi terhadap penjualan ritel Mitsubishi,” ungkapnya.

Mitsubishi Xpander (termasuk Xpander Cross) masih menjadi model terlaris sepanjang Semester I tahun ini. Hingga Juni 2021, dua model ini menopang 49 persen dari total penjualan, diikuti Pajero Sport sebesar 20 persen, dan L300 sebesar 23 persen di segmen kendaraan niaga ringan. Pada Juli 2021, kontribusi Xpander dan Xpander Cross meningkat lebih dari 50 persen dari total penjualan bulan itu yang mencapai angka 9.122 unit atau naik 4,8 persen dari bulan sebelumnya.

“Model Xpander termasuk Xpander Cross terus memperkuat posisinya sebagai model favorit konsumen yang sesuai dengan preferensi dan kebutuhan konsumen Indonesia. Penerimaan pasar yang tetap baik terhadap model ini, dibuktikan dengan peningkatan penjualan dan pangsa pasar di segmennya. Dengan kembali diterimanya penghargaan sebagai produk innovatif merek small MPV oleh Xpander baru-baru ini, menyusul berbagai penghargaan lain yang telah diterima sebelumnya, termasuk Car of The Year dari media nasional dan asosiasi wartawan otomotif di Indonesia, turut memperkuat posisi Xpander sebagai kendaraan yang dilengkapi dengan berbagai fitur dan keunggulan yang tetap relevan dan dapat mengikuti perkembangan waktu,” ungkap Naoya Nakamura, President Director PT MMKSI.

Sejauh ini penjualan Xpander di Indonesia tertinggi di dunia, meski LMPV andalan Mitsubishi ini juga diekspor ke 30 negara di seluruh dunia. “Memang awalnya diproduksi khusus untuk desain di Indonesia, sesuai permintaan pasar Indonesia. Jadi Indonesia merupakan pasar yang utama. Untuk ke depan, rencana kami tidak akan berubah walau ada permintaan dari negara lain. Pengembangan produk ke depannya tetap diprioriotaskan Indonesia. Kita selalu meminta Indonesia jadi pasar yang utama untuk Xpander. Berbeda dengan Pajero Sport yang merupakan global model. Meski permintaan Pajero Sport di Indonesia memang tinggi, tapi ia tidak akan menjadi seperti Xpander, karena sudah konsensus dari MMKSI dan pabrik di sana juga,” timpal Tsuchida.

 

Gebrakan di Semester 2

Bagaimana dengan langkah Mitsubishi Indonesia pada Semesterr 2, di tengah situasi pandemi yang belum bias diprediksi kapan akan berakhir? Menurut Tetsuhiro Tsuchida, Director of Sales And Marketing Division PT.MMKSI, sejauh ini tidak ada perubahan dalam target penjualan yang telah direncanakan. “Bukan karena kita yakin bisa capai target, tapi sejauh ini kita selau mengutamakan kepuasan pelanggan. PPKM kan masih berjalan, dan kita belum tahu kapan berakhir. Sementara relaksasi PPnBM terakhir pada Agustus ini, jadi fokus kami saat ini adalah memaksimalkan produksi di pabrik untuk memenuhi permintaan konsumen. Kami tetap optmis permintaan kendaraan akan tertopang dan kami akan selalu melihat situasi,” ujarnya.

Sementara Irwan Kuncoro optimis menyebutkan bahwa tren di Semester 2 sangat baik dan posutif. Itu didorong oleh faktor relakssi PPnBM untuk Xpander. Tetapi di sisi lain adanya PPKM yang cukup ketat, sehingga sedikit banyak mengurangi demand dan penualan. “Tetapi tentunya kita berharap, kalau kita melihat situasi pandemi sepertinya akan membaik. Dan kelihatan juga PPKM mulai dilonggarkan, tidak terlalu ketat seperti di Semester 1. Itu juga membuat kita cukup optimis tren di Semester 1 akan terus berlanjut di semester 2. Memang dari sisi insentif PPnBM akan berkurang, tetapi tentu saja kita masih melihat potensi demand masih ada. terutama dari model Xpander. Juga untuk model Pajero Sport kami masih melihat respons yang baik dari model Pajero yang baru,” paparnya.

Masih menurut Irwan Kuncoro, Mitsubishi Indonesia saat ini masih terus fokus pada strategi digital marketing, karena ini memang juga menyesuaikan dengan tren yang bergeser. “Saat ini kustomer lebih go virtual dan go online. Ini yang jadi strategi utama kita untuk memperkuat dari sisi digital marketing. Kita akan terus mendorong strategi digital marketing ini. Kita juga banyak memberikan bagaimana fleksibilitas untuk konsumen agar lebih mudah mengakses kanal-kanal yang kami miliki, dan itu akan kita terus tingkatkan,” pungkasnya.

 

Teks: Yusran Hakim

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *