Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Pertamina-UNS Ciptakan Batere yang Mampu Menempuh 100Km dengan Rp 5.000

Dengan beterai ini, kendaraan bermotor listrik roda-dua (sepeda motor listrik) mampu menempuh jarak 80-100 kilometer hanya dengan biaya Rp 5.000.

BestBike Indonesia – PT Pertamina (Persero) dan Universitas Sebelas Maret (UNS) berhasil memproduksi Lithium Ion Battery (LIB) untuk penggerak motor listrik yang hemat dan murah. Dengan beterai ini, kendaraan bermotor listrik roda-dua (sepeda motor listrik) mampu menempuh jarak 80-100 kilometer hanya dengan biaya Rp 5.000.

Senior Vice President Research & Technology Center, Herutama Trikoranto, Battery Cells produk kerjasama Pertamina UNS akan dijadikan battery pack, antara lain ditujukan untuk kendaraan bermotor listrik roda dua. Baterai ini merupakan pengembangan battery pack yang sebelumnya dibuat bekerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Menurut Herutama, satu unit battery pack nanti akan memiliki kapasitas 3 kWh untuk motor listrik dengan kekuatan 5 kW atau lebih kurang setara dengan mesin motor dengan pembakaran internal berkapasitas 125-150cc. “Kekuatan baterai mampu menjangkau jarak jauh. Untuk produksi selanjutnya, baterai lithion ini akan dikirim ke ITS di Surabaya,” paparnya dalam konferensi pers di Surakarta, Solo, Jumat lalu (13/07-2018).

Perbandingannya, lanjut Herutama, sama dengan jarak tempuh sepeda motor dengan pembakaran internal (ICE/internal combustion engine) yang membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) 2-3 liter. Dengan tarif listrik tertinggi saat ini Rp 1.644,52 per kWh, maka untuk jarak tempuh lebih jauh dengan biaya lebih murah. “Kendaraan listrik yang didesain menggunakan battery pack itu cukup 2-3 kali pengisian ulang per minggu untuk pemakaian normal di dalam kota,” jelasnya.

Herutama mengungkapkan, LIB produksi Pertamina–UNS ini adalah produk battery Lithium Ion yang pertama karya anak bangsa. Batere ini dibuat pada skala demonstration plant yang siap untuk dikomersialisasikan. Mulai dari riset formulasi hingga scale-up seluruhnya dilakukan oleh anak bangsa. Baterei ini menjadi energi ramah lingkungan yang menjadi pengganti energi fosil untuk kendaraan bermotor. Ini juga sejalan dengan agenda pemerintah untuk penggunakan listrik sebagai pengganti kendaraan bermotor ICE pada tahun 2040. “Baterei ini telah menjadi salah satu dukungan Pertamina untuk energi masa depan, karena tren penggunaan energi fosil akan bergeser ke energi baru terbarukan,” ujarnya.

Secara terpisah, Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina, Gigih Prakoso, mennegaskan bahwa Pertamina mendukung pengembangan energi baru terbarukan sesuai dengan ‘Roadmap Pertamina 2030’ dan sejalan kebijakan global untuk menurunkan kadar emisi melalui penggunaan energi ramah lingkungan seperti kendaraan listrik. “Baterai menjadi isu penting bagi pengembangan kendaraan listrik. Karena itu teknologi pembuatan baterai menjadi bisnis yang strategis. Sebagai BUMN energi, Pertamina akan menjadi produsen baterai kendaraan listrik. Karena tanpa teknologi pembuatan baterai ini, Indonesia hanya akan menjadi pasar bagi produsen negara lain,” ungkapnya.

Saat ini Pertamina bekerja sama dengan sejumlah lembaga riset untuk menjawab tantangan industri baterai. Salah satunya pada peningkatan kapasitas battery lithium ion dan peningkatan aspek keamanannya. Produksi baterai ini akan dikembangkan pada  penyimpan energi (Battery Energy Storage System) untuk back-up listrik, stabilisasi frekuensi listrik dan penyimpan listrik yang dihasilkan dari sumber energi terbarukan. Juga sebagai penyimpan energi dari solar PV pada instalasi Penerangan Jalan Umum(PJU), dan sebagainya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pertamina dengan UNS dan lingkup kerja sama, antara lain penelitian dan pengembangan teknologi penyimpanan energi.

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *