Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Higer Sediakan Bus Listrik dengan Kapasitas Baterai Terbesar

Tampil perdana di pasar Indonesia, bus listrik Higer menawarkan keunggulan utamanya berupa baterai dengan kapasitas 385 kilo watt hours (kWh) yang menunjang daya jelajah hingga 300 kilometer dengan lama pengisian ulang baterai sekitar 3-4 jam. Bus ini juga sudah lulus uji type (SUT) dari Menteri Perindustrian, dan selama dua pekan terakhir ini mengikuti pengujian oleh TransJakarta.

BestCar IndonesiaPT Higer Maju Indonesia (HMI), Eksklusif Distributor dan Manufakturing untuk Produk Bus Higer di Indonesia, secara resmi memperkenalkan bus listrik Higer di Jakarta, Senin (28/12/2020) lalu. Tampil perdana di pasar Indonesia, bus listrik Higer menawarkan keunggulan utamanya berupa baterai dengan kapasitas 385 kilo watt hours (kWh) yang menunjang daya jelajah hingga 300 kilometer dengan lama pengisian ulang baterai sekitar 3-4 jam.

Higer merupakan perusahaan bus asal China yang sudah melakukan ekspor Bus Higer ke lebih dari 100 negara di mancanegara, seperti di Asia, Timur Tengah, Afrika, Rusia, Eropa Timur dan Amerika. Bahkan pada 2015, Bus Higer China mendapatkan penghargaan ‘China Top Brand’ untuk kategori produk bebas inspeksi nasional. Higer Maju Indonesia ditunjuk untuk memberikan layanan purnajual baik dari segi servis dan component part.

“Bus listrik Higer hadir di Indonesia dan siap mendukung TransJakarta dalam pengadaan kendaraan umum ramah lingkungan. Bus listrik Higer sangat efisien dengan kapasitas baterai yang sangat besar dan jauh di atas kompetitor lainnya. Dengan kapasitas besar ini, maka bus ini dapat mencapai jarak tempuh lebih jauh dengan pengisian daya baterai yang lebih singkat,” jelas Direktur Utama PT Higer Maju Indonesia, Antonius R Ismanto.

Walaupun baterai yang dimilikinya besar, berat kosong bus hanya 13 ton alias sama dengan berat bus kompetitor lain yang kapasitas baterainya lebih kecil. Dengan kelebihan ini, tentu saja performa bus listrik Higer jauh lebih baik ketimbang bus konvensional yang beredar di Indonesia. Motor listriknya yang disuplai tenaga listrik dari baterai berkapasitas besar mampu menghasilkan tenaga hingga 145KW dengan torsi maksimal 3.300Nm. Kapasitas bus listrik Higer mencapai 34 penumpang duduk.

Menurut Antonius, bus listrik Higer telah mengikuti pengujian oleh TransJakarta selama dua pekan terakhir. Bus ini juga sudah lulus uji type (SUT) dari Menteri Perindustrian. Dan yang pasti, lanjutnya, Bus listrik Higer sangat tepat untuk mendukung rencana pemerintah mempercepat pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) yang telah dituangkan melalui Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019. KBLBB yang digunakan boleh produk dari mana saja, sepanjang kualitas KBLBB benar-benar bagus, efisien dalam penggunaan baterai, mempunyai teknologi terkini, dan juga mengedepankan aspek keselamatan.

“Penyediaan bus listrik Higer di Indonesia ini sejalan dengan visi pemerintah untuk kendaraan ramah lingkungan. Kendaraan yang bebas polusi gas buang  atau Zero Emission dan bebas polusi suara karena bus listrik Higer berjalan dengan senyap,” kata Antonius.

 

Perawatan Lebih Ringan

Menurut Antonius, bus listrik Higer hanya memerlukan perawatan yang lebih rendah dan ringan. Dengan demikian, bus ini lebih produktif karena bisa dioperasikan lebih maksimal. “Waktu yang diperlukan untuk perawatan lebih singkat. Selain itu limbah suku cadang jauh lebih sedikit,” kata Antonius.

Sementara Komisaris yang juga Founder PT Higer Maju Indonesia Untung W Ismanto menjelaskan bahwa bus listrik Higer mempunyai spesifikasi teknis yang sangat baik. Misalnya, sumbu roda menggunakan Axle merek ZF dari Jerman yang menyebabkan bus listrik Higer rendah perawatan (low maintainance), berjalan dengan senyap dengan tingkat kebisingan yang rendah.

“Dengan menggunakan Axle ZF, bus dapat dikonfigurasi menjadi ‘Low Entry’ karena lantai dasar bus rata atau lower deck. Sumbu roda depan independen dan mengurangi gejala ‘body roll’ (limbung) pada kendaraan. Kami menggunakan teknologi dari Jerman, karena layanan purna jualnya sangat didukung oleh ZF Jerman. Dengan demikian kelancaran operasional dan perawatan kendaraan menjadi terjamin,” ujar Untung.

Untuk pengereman dan suspensi, Higer menggunakan WABCO yang memungkinkan saat pengereman tidak terjadi hentakan. WABCO yang berkantor pusat di Bern, Swiss, adalah perusahaan spesialisasi untuk pengereman dan suspensi kendaraan komersial seperti bus dan truk. WABCO memiliki 260 lokasi yang tersebar di 41 negara. Sementara power steering dari Bosch, perusahaan asal Jerman yang besar di berbagai bidang otomotif dan industri lainnya sejak berdiri tahun 1886.

“Spesifikasi bus listrik Higer diharapkan sudah mengikuti semua standar yang telah ditentukan oleh Transjakarta, seperti ukuran dan dimensi sesuai peraturan yang berlaku. Hal ini karena sejak awal pembuatan selalu berkoordinasi dengan tim teknis TransJakarta. Kami siap mendukung TransJakarta untuk pengadaan bus listrik yang efisien,” jelas Untung lagi.

TransJakarta memerlukan bus listrik ramah lingkungan, yang efisien sekaligus mengutamakan keselamatan. Adapun proyek bus listrik TransJakarta akan dimulai pada September 2021. TransJakarta mengharapkan setidaknya tahun depan ada 100 unit yang sudah memakai energi ramah lingkungan tersebut. Saat ini TransJakarta masih melakukan uji coba bus listrik dari sejumlah produsen, termasuk bus listrik Higer.

 

Teks: Yusran Hakim

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *