Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
PRIUS20162

Toyota Prius 2016: Bring The Fun!

7.3 Score by BestCar Indonesia

Kami beruntung memperoleh kesempatan ekslusif menjajal Prius model 2016 di fasilitas balap milik Toyota, Fuji Speedway, bahkan sebelum sedan hybrid ini diluncurkan secara resmi di Amerika. 

Teks: Yusran Hakim   |   Foto: Yusran hakim dan TAM

Toyota Prius telah menjadi standar untuk kendaraan hybrid kompak sejak model tahun pertamanya memasuki pasar pada 1994. Sekarang, ketika memasuki generasi keempat dengan model tahun 2016, Toyota Prius ingin menambah dimensi lain dalam kemampuannya: funto-drive! Mampukah Prius?

PRIUS20161

Toyota Prius adalah kakek dari semua ‘mesin hijau’, menjadi standar tertinggi hybrid selama hampir 20 tahun. Tidak ada mobil lain yang lebih erat dengan teknologi hemat bahan bakar dari Prius. Prius merintis jalan bagi setiap ‘mobil bersih’ lainnya. Harus diakui, tak ada yang lebih “hijau” seperti mengendarai Prius. Tak heran jika aktor Hollywood Leonardo DiCaprio menggunakan mobil hibrida andalan Toyota ini selama bertahun-tahun. Juga Jessica Alba, Harrison Ford, dan Cameron Diaz yang telah terlihat di belakang kemudi Prius. Tampaknya tak satupun dari mereka yang keberatan dengan styling Prius yang berbentuk baji, selama kendaraan itu  mampu untuk membawa mereka bepergian sejauh 50mil lebih dengan satu galon bensin.

Sejauh ini Prius masih populer, tapi di luar sana penjualannya makin merayap. Tahun 2014 penjualan Prius hanya 123.000 unit, turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 145.000 unit . Betul, sejauh ini Toyota Prius masih tercatat sebagai hybrid paling sukses dari semua. Angka penjualan tahun 2015 pun sebenarnya “hanya” turun 17 persen – bandingkan dengan Lexus CT yang turun 20 persen, Ford C-Max turun 23 persen, dan Honda CR-Z turun 30 persen. Tapi buat Toyota itu sudah cukup menjadi sinyal bahwa hybrid andalannya butuh ‘booster’ untuk mendongkrak kembali penjualannya, meski produsen mobil asal Jepang itu telah menawarkan insentif dan tarif leasing khusus untuk Prius dalam beberapa tahun terakhir.

PRIUS20163

Maka, begitulah yang coba dilakukan Toyota pada Prius generasi keempat ini. Dari sisi tampilan misalnya, ‘booster’ itu kini diaplikasi dalam desain eksterior baru membawa Prius lebih dekat ke mainstream. Ini adalah pergeseran yang paling dramatis dalam tampilan Prius sejak model generasi kedua memulai debutnya pada tahun 2003, tapi masih cukup jelas memperlihatkan bahwa itu Prius. Tidak lagi terlihat tampilan hybrid seperti Dustbuster, ia benar-benar tampak seperti mobil modern.

PRIUS20167

Lampu depan LED baru yang lebih sipit mengubah wajah Prius yang tadinya ‘lugu’ menjadi lebih ‘galak’. Lampu belakang LED dan lampu daytime running (DRL) juga menguatkan tampilan baru Prius. Fascia depan barunya kini tampil dengan grille berventilasi aktif untuk menunjang kinerja aerodinamika yang lebih baik. Posturnya kini lebih ceper dan melebar dengan puncak atap telah bergerak maju, membuat profil yang lebih ‘teardrop’ ketimbang ‘wedge’.

PRIUS20164

Desain baru Prius yang lebih aerodinamis, dengan angka hambatan udara (coefficient of drag/c.d) meningkat jadi 0,24, memang sedikit aneh. Dari sudut tertentu, ia seperti memiliki tail fin belakang, tapi tidak. Bagaimanapun, ini berkat arsitektur baru platform-nya yang menggunakan Toyota New Global Architecture (TNGA) – yang akan menjadi dasar untuk sebagian besar mobil-mobil kompak Toyota di segmen-C, termasuk Corolla generasi berikut.

Secara keseluruhan, dimensi Prius baru kini 61mm (2,4inci) lebih panjang, hampir satu inci (25mm) lebih lebar, dan hampir satu inci (25mm) lebih rendah dari Prius generasi ketiga. Namun, wheelbase Prius 2016 tetap sama (2.700mm atau 106,3inci). Struktur baru menggunakan lebih banyak material baja berkekuatan tinggi (naik dari 3 persen menjadi 19 persen), memberikan kontribusi untuk peningkatan 60 persen dalam kekakuan torsionalnya.

PRIUS20166

Arsitektur baru juga memungkinkan para insinyur untuk mengurangi dan mengatur ulang semua komponen yang terkait distribusi bobot. Di balik bonnet-nya masih bersemayam mesin bensin 4-silinder 1,8-liter yang sama seperti pada Prius generasi terdahulu. Bedanya, mesin ini telah memperoleh perbaikan emisi, sistem intake baru yang lebih kecil, lebih tenang dan lebih efisien. Toyota mengklaim mesin ini 40 persen lebih efisien dalam termal (panas) alias lebih dingin ketimbang mesin apapun yang diproduksi secara massal. Tapi dengan hanya 95hp dan dan 142Nm (105lb.ft)  torsi — itu berarti tenaganya berkurang 3hp dari yang dihasilkan mesin yang sama pada Prius terdahulu. Namun total power dalam sistem hybrid gabungan (termasuk motor listrik) mencapai 121hp atau 13hp lebih besar dari Prius model lama. Tentu, itu bukan tenaga kuda yang cukup untuk berharap mengasapi Chevy Camaro di lampu lalulintas. Bahkan, belum tentu juga mampu mengalahkan Prius lama dalam adu cepat.

PRIUS20168

Toyota juga telah membuat seluruh sistem hybrid Prius 2016 jauh lebih kompak. Unit kontrol daya, misalnya, sekarang sekitar 30 persen lebih kecil sehingga bisa ditempatkan di atas transaxle di bawah kap mesin. Pengecilan komponen berarti kini ada ruang untuk baterai konvensional 12-volt (untuk menghidupkan komputer utama mobil, lampu, dan berbagai perangkat elektronik lainnya) di bawah kap mesin, bukannya ditempatkan di ruang bagasi seperti sebelumnya.

Tidak seperti Prius generasi terdahulu, model 2016 memiliki dua pilihan baterai yang berbeda: nickel metal hydride (NiMH) dan lithium-ion (Li-ion). Di Amerika, paket paket baterai NiMH trim hanya tersedia untuk tipe paling rendah, Prius 2 — Toyota mengembangkan paket baterai ini untuk memenuhi pasar global, yang beberapa di antaranya belum mampu menangani limbah baterai Li-ion. Paket baterai Li-ion memang lebih ringan (beratnya hanya 32kg) dan bahkan lebih efisien dalam mentransfer energi dari model sebelumnya. Toyota mengatakan kedua paket baterai ini berkapasitas sama dengan NiMH sebelumnya (1,3 kWh), namun sama sekali tidak menyebutkan berapa angka kWh tepatnya.

PRIUS201618

Berkendara dengan hanya mengandalkan tenaga listrik hanya mampu mencapai jarak kurang dari satu mil, sama dengan yang dicapai Prius model lama. Tapi dengan baterai yang kini ditempatkan di bawah kursi belakang — bukan di belakang seperti Prius terdahulu – mampu meningkatkan distribusi bobot chassis, sekaligus menghasilkan pusat gravitasi (center of gravity) mobil yang lebih rendah. Ini juga berarti ruang bagasi yang lebih luas, mencapai volume 776liter atau meningkat sekitar 170liter dari bagasi Prius model lama.

HIGHLIGHT
Plus (+)
  • Ride & handling
  • Pengemudian
  • Konsumsi bahan bakar lebih irit
  • Desain interior
  • Bangku belakang lebar
  • Area kargo jauh lebih luas
  • Fitur-fitur dan opsional ‘high-tech
Minus (-)
  • Handling Prius generasi keempat ini jauh lebih baik berkat platform baru, namun akselerasinya masih jauh dari tingkat ‘fun-to-drive’
  • Eksterior masih membosankan

Untungnya, revisi di sektor interior terasa jauh lebih berkualitas ketimbang eksterior nya. Bahan dan desain interior tampak lebih segar dengan kualitas yang lebih tinggi daripada Prius terdahulu. Tetapi kabin tidak terasa lebih besar dari sebelumnya, meskipun panjangnya meningkat 2,4 inci dan 0,6 inci lebih lebar.

Posisi mengemudi kini lebih rendah, dengan titik pinggul yang mencapai 2,3inci lebih rendah. Duduk di bangku Prius tidak lagi terasa seperti Anda sedang bertengger di atas tumpukan buku telepon. Terasa sekali adanya peningkatan kenyamanan kursi (terutama dukungan lateral) bersama dengan upgrade penempatan kontrol dan visibilitas. Headroom pun lebih lega dibanding model lama. Kemudinya juga dibekali telescoping sebagai fitur standar, meski penyetelannya terbatas.

PRIUS20169

Instrument cluster tetap ditempatkan di tengah dashboard, dan sekarang memiliki layar monitor yang lebih lebih cerah dan penuh warna. Layar tengah ini berukuran lebih besar dari fitur yang sama pada Prius sebelumnya dan dikelilingi trim berwarna hitam glossy. Agak mirip dengan layar tengah milik Tesla, tapi ukuran layar tengah Prius, tentu saja, jauh lebih kecil. Layar tengah Prius terbaru ini juga telah mengaplikasi panel TFT multicolor modern, bukan lagi  panel grafis 8-bit berwarna biru-hijau seperti pendahulunya. Sayangnya, penempatan layar tengah ini masih seperti Prius lama, tetap membiaskan bayangan ketika Anda melihatnya dari kursi pengemudi.

PRIUS201610

Dashboard Prius generasi sebelumnya memiliki ‘terowongan’ tengah (di antara dua kursi depan) yang melengkung ke arah pengemudi dan tuas persneling (shifter) yang ditempatkan dekat dengan tangan kiri pengemudi, membuatnya secara alami gampang dijangkau. Namun pada Prius generasi keempat ini posisi shifter justru ditempatkan di dashboard, butuh jangkauan ekstra untuk mengoperasikannya. Tapi keuntungannya, posisi shifter seperti itu menghasilkan ruang lebih lega di tengah kabin, memungkinkan ditempatkannya pad besar untuk pengisian telepon nirkabel Qi dan dua cupholder besar.

PRIUS201611

Kursi belakang Prius 2016 ternyata memiliki legroom (ruang untuk lutut/ kaki) yang lebih sempit sekitar 6,4cm (2,5inci) dari milik Prius terdahulu. Untunglah Toyota tetap mempertahankan headroom (ruang untuk kepala) untuk penumpang di kursi belakang dan meningkatkan headroom untuk kursi penumpang depan. Hasilnya, walaupun lebih sempit namun kursi belakang tidak terasa terlalu ketat. Dan berbicara tentang penumpang, sistem kontrol iklim kabin (climate control) yang baru memiliki kemampuan untuk mengarahkan aliran udara dingin hanya untuk orang/penumpang saat duduk, sehingga meningkatkan efisiensi. Cerdas!

PRIUS201613

Untuk pasar Amerika, Jepang, dan Eropa, semua varian dan tipe/trim Toyota Prius 2016 telah dibekali Star Safety System Toyota sebagai fitur standar. Selain itu Toyota juga telah membuat sistem keselamatan aktif dalam bentuk Toyota Safety Sense P (menjadi fitur standar pada beberapa tipe/trim, tergantung pasarnya), yang mencakup Pre-Collision System dengan Pedestrian Detection, Lane Departure Alert dengan Steering Assist, Auto High Beam, dan Full-Speed Dynamic Radar Cruise Control.

Lalu, bagaimana performa mesin dan pengendaraan Toyota Prius generasi keempat ini di jalan raya? Saya jelas beruntung memperoleh kesempatan ekslusif menjajal Prius model 2016 , bahkan sebelum sedan hybrid ini diluncurkan secara resmi di Amerika. Kendati hanya berupa test drive terbatas di fasilitas balap milik Toyota, Fuji Speedway, setidaknya bisa sedikit memberi gambaran bagaimana perilaku mobil hybrid massal andalan Toyota ini sebagai kendaraan harian.

Hanya dalam satu putaran, saya berani menyimpulkan: keberhasilan Prius generasi keempat ada pada kualitas pengendaraan (ride) dan handling serta pengemudiannya yang jauh lebih baik dari pendahulunya. Perbedaan antara Prius lama dan Prius generasi keempat di setiap permukaan jalan sungguh dramatis. Kuncinya, terutama, terletak pada kualitas suspensi belakang baru yang mengaplikasi model double wishbone  menggantikan model torsion bar  pada Prius lama. Itu artinya, sekarang Prius memiliki suspensi independen sejati untuk keempat rodanya.

PRIUS201614

Anda mungkin mengira Prius terbaru yang menggunakan platform serba-baru TNGA bobotnya akan lebih ringan dari Prius generasi lama. Tapi, tidak. Prius generasi keempat beratnya nyaris sama dengan Prius lama. Dan, setidaknya sebagian dari ‘tanggung jawab’ itu jatuh pada suspensi belakang barunya. Di depan, Toyota hanya menyeting ulang suspensi MacPherson strut untuk memperbaiki performanya. Namun di bagian belakang, para engineer Toyota mengganti suspensi torsion bar  (beam-axle) yang kurang canggih tapi lebih ringan dengan suspensi independen double wishbone. Sistem suspensi belakang yang baru ini meningkatkan pengendaraan dan handling secara keseluruhan, namun sekitar 45kg lebih berat dari suspensi lama.

Suspensi belakang barunya membuat Prius 2016 lebih stabil, terikat dan hanya sedikit berguncang ketika menghajar gundukan buatan di sirkuit Fuji Speedway. Saat melaju melalui serangkaian tikungan di sirkuit yang sama, Prius terbaru terasa lebih atletis dan lincah, dengan gejala ‘body roll’ amat minim. Ini bukan mobil sport, tentu saja, tapi perubahan pada suspensi belakang telah menghasilkan perbedaan nyata yang bisa Anda rasakan lewat bokong Anda setiap kali mengendarainya.

Singkatnya, chassis barunya membuat Prius generasi keempat terasa seperti sedan menengah yang baik. Nyaris semua perilaku buruk yang ada pada Prius lama, kini hilang. Tak perlu tipe Touring dengan velg dan ban ukuran 17inci – seperti yang beredar untuk pasar Eropa, bahkan Prius 2016 paling standar pun pengendaraan dan handling-nya jauh lebih baik ketimbang pendahulunya. Dalam dua putaran sirkuit Fuji Speedway, rasanya saya benar-benar lupa bahwa ini adalah mobil hybrid yang memberikan ekonomi bahan bakar di atas 50km/liter. Dan harus diakui, ini merupakan improvement yang nyata dari Toyota.

Pindahkan tuas transmisi kecil berwarna biru ke posisi D (atau B, untuk meningkatkan pengereman  regeneratif) dan tekan pedal gasnya sedalam mungkin untuk ‘kick down’. Prius terbaru ini mulai melejit dari titik diam dengan entakan yang sama seperti Prius lama. Dengan kata lain, akselerasinya masih lambat. Mobil hybrid generasi terakhir umumnya akan menggapai 100km/jam dari titik diam dalam waktu sekitar 10 detik, dan menurut saya Prius generasi keempat ini tidak lebih cepat.

PRIUS201617

"Akselerasi 0-100km/jam memang tidak kami tempatkan di bagian atas daftar untuk para pembeli Prius. Itu bukan pertimbangan besar mereka," ujar Wakil Presiden Toyota Group, Bill Fay di sela acara launching Prius generasi keempat model 2016 pada ajang Tokyo Motor Show 2015, Oktober tahun lalu.

PRIUS201615

Para pembeli Prius, kata Fay, memang menginginkan pengendaraan mobil hybrid yang lebih baik … dan mereka mendapatkannya. Prius generasi lama bukanlah mobil yang tepat untuk dikendarai melewati jalan pegunungan. Kemudinya sangat lambat, dan suspensinya membuat limbung dan canggung. Rem? Nah itu, pedal kiri (rem) terasa lebih seperti menginjak saklar.

Tapi mengendarai Prius terbaru, buat saya, adalah pengalaman mengendarai hybrid seutuhnya. Ada mode EV (menggunakan tenaga listrik saja) dengan rentang yang sangat terbatas, hanya beberapa mil dan kecepatan tertinggi cuma sekitar 40km/jam. Transmisi otomatis continuously variable (CVT) yang dikendalikan secara elektronik dengan roda gigi planetry mengirimkan daya (baik dari mesin maupun motor listrik) ke roda depan. Kombinasi rem regeneratif dan friksinya kini jauh lebih halus.  Begitu pula mesin bensinnya yang terasa tenang pada kecepatan jelajah, namun sedikit berisik ketika berakselerasi pada putaran tinggi. Untunglah kekedapan kabinnya kini jauh lebih baik, mampu meredam kebisingan mesin, walaupun kebisingan angin (wind noise) masih terasa,terutama melalui pilar-A.

PRIUS201616

Toyota mengklaim konsumsi  bahan bakar Prius terbaru ini mencapai 55mile per gallon atau sekitar 23,4km/liter (kombinasi pemakaian dalam kota dan jalan tol), hanya naik sekitar 2km/liter dibanding konsumsi bahan bakar Pris generasi sebelumnya yang 50 mile/gallon (21,3km/liter). Tidak terlalu menggembirakan, meski Toyota mengatakan tren efisiensi bahan bakar Prius mencapai 10 persen per generasi.

Tapi, para pecinta Prius sepertinya bakal senang pada model generasi keempat ini. Ia lebih ‘fun to drive’, setidaknya pada pengendaraan dan handling serta kemudinya, lebih efisien bahan bakar, tampilan luarnya juga lebih stylish dengan kabin yang lebih lega dari sebelumnya. Semoga itu cukup.

Mesin

Tipe Mesin Hybrid
Jenis Bahan Bakar Regular unleaded

DriveTrain

Tipe Penggerak Roda Front wheel drive
Transmisi Continuously variable-speed automatic

Suspensi

Depan MacPherson strut, independent
Belakang Torsion beam
Stabilizer Depan dan belakang

Interior Features

Power Features

1 Remote keyless power door locks
2 Heated mirrors
3 Power mirrors
4 4 one-touch power windows

Instrumentasi

1 Clock
2 External temprature display
3 Trip computer
4 Low fuel level warning

Convenience

1 Cruise control
2 Front door pockets
3 Front seatback storage
4 Tilt and telescopic steering wheel
5 Front and rear cupholders
6 Retained accessory power
7 Electric power steering
8 Audio and cruise controls on steering wheel

Comfort

1 Interior air filtration
2 Cargo area light
3 Dual illuminating vanity mirrors
4 Climate control
5 Front reading lights

Telematics

1 Pre-wired for phone
2 Bluetooth wireless data link for hands-free phone

 

Exterior Features

Roof and Glass

1 Variable intermittent wipers
2 Intermittent rear wiper
3 Rear defogger

Doors

Rear liftgate door

Safety Features

1 Dual front side-mounted airbags
2 Front and rear head airbags
3 Passenger airbag occupant sensing deactivation
4 Child seat anchors
5 Rear center 3-point belt
6 Rear door child safety locks
7 Daytime running lights
8 Engine immobilizer
9 4-wheel ABS
10 Traction control
11 Stability control
12 Tire pressure monitoring
13 Ventilated front disc/solid rear disc brakes
14 Emergency braking assist
15 Electronic brakeforce distribution

Review Score by BestCar.id

  • 6.5
  • 8
  • 7.3

    Score

    Pengendaraan, handling, dan pengemudiannya jauh lebih baik berkat platform baru TNGA. Juga lebih efisien, dengan sejumlah fitur baru yang lebih baik. Tapi itu saja belum membuatnya menjadi Prius paling ‘fun-to-drive’.