Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
mini-cooper-5-door-feat

Mini Cooper 5-Door 2015

7.5 Score by BestCar Indonesia

Sebuah MINI yang ‘family friendly’ sebagai mobil utama keluarga. Mengapa tidak?

image001

image003

BestCar Indonesia –  Jika dalam undangan peluncuran new MINI 5-Door kepada berbagai media internasional beberapa waktu lalu BMW (semua orang tahu bahwa MINI kepunyaan BMW) merasa perlu menulis “New MINI 5-Door (tidak perlu bingung dengan Clubman yang juga memiliki lima pintu tapi jauh gempal)…” sepertinya itu mengindikasikan bahwa BMW sendiri merasa 5-Door adalah produk yang sulit ‘dipahami’. Namun sejak Clubman mendatang – MINI Clubman Concept, yang dipajang di Geneva Motorshow 2015 beberapa waktu lalu — didesain dengan enam pintu dan lebih besar, kita berharap bahwa MINI 5-Door akan dipasarkan secara berbeda untuk mencegah kebingungan di benak publik.

image005

Secara proporsional, MINI 5-Door tampak seperti MINI 3-Door. Dari depan dan belakang Anda mungkin tak melihat perbedaan keduanya, tapi secara profil terlihat cukup jelas perbaikan yang dilakukan MINI pada ruang kabinnya. Terdapat ruang kabin yang cukup untuk kebutuhan keluarga, juga bagasi yang lebih luas dengan sentuhan praktis layaknya lantai bagasi yang bisa diatur sesuai kebutuhan.

New MINI 5-Door pada dasarnya jauh lebih dari sekadar MINI Cooper dengan dua pintu tambahan. MINI Cooper standar dirancang untuk memberikan pengendaraan yang dinamis, dan tantangan bagi para perancang teknis MINI adalah bagaimana memastikan MINI 5-Door tetap sama ‘fun-to-drive’ layaknya Cooper setelah wheelbase-nya melar 72mm, panjang totalnya bertambah 161mm, dan bobotnya bertambah 65kg. Untuk melakukannya, mereka memodifikasi kalibrasi suspensi belakang dan memperkuat beberapa area yang strategis pada chassis.

Sebagai ‘saudara kembar’ 3-Door, MINI 5-Door dibangun dengan kualitas yang sangat baik, sederet pilihan kostumisasi, teknologi terbaru, dan handling yang luar biasa. Karakter yang ‘fun’ dan sporty dari MINI 3-Door ada pada MINI 5-Door, Anda dapat merasakannya lewat handling-nya yang mencengkeram, setir yang berat, dan perpindahan gigi transmisi yang cekatan.

MINI 5-Door dibekali sederet fitur ekstra, termasuk beberapa gadget tambahan seperti head-up display, upholstery berbahan kulit, dan navigasi. Juga fitur-fitur stylish seperti velg alloy dan striping kap mesin dengan desain alternatif, serta beberapa fitur gimmick seperti lampu interior yang dapat berubah warna.

Kebetulan, akhir bulan Juli lalu kami berkesempatan mengencani spesies terbaru MINI Cooper yang tampil dengan desain 5-pintu ini. Ya, new MINI 5-Door memang sudah hadir di pasar domestik Indonesia sejak awal Maret lalu. PT. BMW Indonesia sebagai APM (agen pemegang merek) MINI menyediakan dua varian MINI 5-Door, yaitu Cooper dan Cooper S. “MINI merupakan sebuah ikon desain. Seperti MINI yang lain, new MINI 5-Door tetap mempertahankan desain MINI yang unik, keseruan berkendara khas MINI, dan karakter khas yang mengedepankan kepraktisan lewat tambahan ruang. Dengan ruang kaki dan bagasi lebih lega plus dua pintu dan tiga kursi di kabin belakang, new MINI 5-Door menawarkan kenyamanan dan kemudahan lebih tanpa mengorbankan karakteristik MINI,” papar Karen Lim, Presiden Direktur BMW Group Indonesia di sela acara launching new MINI 5-Door, Maret 2015 lalu.

image007.

HIGHLIGHT
Plus (+)
  • Fun to drive
  • Versatilitas lebih bagus dibanding versi 3-Door
  • Harga, dibanding versi 3-Door
  • Dashboard
  • Fitur
Minus (-)
  • Akses ke bangku belakang
  • Kurang stylish ketimbang versi 3-Door
  • Suspensi cenderung kaku
  • Sistem Stop/Start

image009

Ada pertanyaan yang nyaris sama dari para pecinta MINI terhadap new MINI 5-door: apakah ruang ekstra dan aksesibiltas varian ini lebih praktis dan ‘family friendly’ sebagai mobil utama keluarga? Ya, 'family friendly' . Tapi, apa artinya 'family friendly' hari ini? Coba minta anggota keluarga Anda menyebutkan barang-barang apa saja yang ingin mereka bawa di mobil, dan Anda akan mendapatkan jawaban yang berbeda. MINI yang satu ini memang tampak besar, nyaman, menyenangkan untuk dikendarai dan penuh dengan fitur, sentuhan desain yang cerdas; tapi, sekali lagi, apakah ia benar-benar memiliki cukup ruang untuk mengakomodasi banyak barang yang berbeda untuk keluarga?

Begitu duduk di kursi pengemudi semi bucket, saya langsung bisa merasakan ‘DNA’ sport tetap dipertahankan pada MINI Cooper 5-pintu ini. Posisi mengemudi cukup ideal untuk pengemudi yang berpostur 170cm. Lingkar kemudi tetap berdesain unik khas MINI, dilengkapi tombol cruise control, pengaturan audio, dan tombol bantuan telepon.

image011
image013Secara keseluruhan, interior Cooper 5-Door tetap meneruskan karakter desain MINI yang dinamis. Tema styling yang ekspresif didominasi oleh layar informasi seukuran piring di dasbor tengah. Pada awalnya lokasi ini digunakan untuk speedometer yang sangat besar, tapi sekarang telah digabungkan dengan sebuah layar rektangular (persegi panjang) ukuran 8,8inci (diameter) yang dapat menampilkan navigasi, audio, telepon, informasi perjalanan, kamera belakang, display sensor parkir, pengaturan, dan informasi tentang mobil lainnya. Anda tinggal memilih semua informasi tersebut melalui tombol kontrol di konsol bawah di antara kursi depan. Pusat informasi data ukuran besar ini juga menggabungkan pengontrol radio dan tombol lampu peringatan bahaya.

 

 

image015Tapi yang menyenangkan adalah aplikasi MINI Connected yang dapat diunduh secara gratis di App Store. Dengan aplikasi ini, saya dapat seolah-olah berbicara dengan sistem yang diberi nama ‘mission control’. Fitur ini dapat menginformasikan ketersediaan bahan bakar dan kondisi mesin. Anda bisa menggunakan bluetooth untuk mempermudah komunikasi dan memutar pilihan musik kesukaan Anda dari handphone. Kualitas suara dari sound system Harman Kardon tak perlu diragukan, membuat Anda seakan berada di ruang pertunjukan teaterSeperti BMW Connected yang ada pada mobil-mobil keluaran BMW, aplikasi yang dibuat MINI ini juga dapat digunakan untuk menguji top speed dan akselerasi.

Oke, harus kami akui penampilan varian Cooper 5-pintu ini masih tetap unik, khas MINI, meski sosoknya agak sedikit bongsor. Dibandingkan dengan generasi MINI 2-pintu – ups, maksud kami MINI 3-pintu – dimensi MINI Cooper 5-pintu 161mm lebih panjang (total 3.982mm) dan 11mm lebih tinggi (total 1.425mm), dengan lebar yang sama (total 1.727mm). Wheelbase (jarak sumbu roda) yang 72mm lebih panjang (total 2.567mm) plus dua pintu tambahan menyediakan akses mudah ke kursi belakang untuk penumpang belakang, meskipun pintu belakang terasa lebih pendek dari pintu depan. Namun, bukaan pintu yang cukup besar untuk masuk ke kabin dijamin tak bakal menabrak kepala Anda atau menggores lutut. Bukaan pintu belakang juga membuatnya lebih mudah bagi para orangtua yang ingin menempatkan kursi anak atau kursi tambahan di kabin belakang. Ada jangkar dan kait untuk menambatkan tiga kursi anak di belakang.

image017Dua penumpang dewasa dapat duduk dengan nyaman di kursi belakang bagian sisi masing-masing pintu, tapi tidak benar-benar cukup lebar untuk penumpang di kursi belakang bagian tengah (meskipun dilengkapi dengan sabuk pengaman). Bantalan kursi tengah di belakang ini juga cukup tebal, namun kaki penumpangnya harus mengangkang ‘terowongan’ tengah di lantai yang tinggi. Mencoba duduk di bangku belakang, lutut saya masih memiliki sekitar 25mm knee room (ruang lutut) dari kursi depan. MINI sendiri mengklaim foot room/leg room Cooper 5-Door sekitar 37mm lebih luas dibanding milik MINI 3-Door di bawah kursi depan.

Tambahan wheelbase pada MINI 5-Door juga menyediakan ruang kargo lebih di belakang kursi belakang, mencapai 278 liter atau meningkat sekitar 30 persen (sekitar 67 liter) dibanding volume ruang kargo MINI 3-Door. Karena tidak ada ban cadangan (mobil dilengkapi dengan fitur inflator ban), bagasi MINI 5-Door memiliki ruang yang lebih luas dan dalam, meningkatkan volume kargonya. Dengan kursi belakang dalam kondisi tegak, MINI menyediakan pula fitur penutup privasi belakang standar yang menyembunyikan isi bagasi.

 

image021Tombol di bagian atas sandaran kursi belakang memungkinkan Anda untuk melipat sandaran punggung itu ke bawah dengan konfigurasi 60/40, menghasilkan tambahan volume ruang kargo tiga kali lipat lebih luas (menjadi sekitar 941 liter). Tetapi dengan sandaran kursi belakang yang tidak dapat dilipat serata lantai, mustahil untuk memasukkan barang yang ekstra panjang dan berat -- seperti meja dan rak buku -- ke area bagasi tanpa membuka pintu belakang dan mengangkatnya dari samping. Toh tak bisa disangkal MINI mampu memberikan kepraktisan yang baik berkat pembukaan pintu hatch-nya yang besar dan ruang kargo ekstrapanjang oleh sistem pelipatan sandaran kursi belakangnya.

 

 

image025

Oke lah, cukup dulu urusan di dalam kabin. Kini saatnya saya merasakan apa yang ditawarkan MINI dari balik bonnet Cooper 5-Door ini. Sejatinya MINI menghadirkan dua pilihan mesin bensin untuk dua varian 5-Door ini: 3-silinder segaris 1.5 liter untuk Cooper dan 4-silinder segaris 2.0 liter untuk Cooper S. Masing-masing telah dibekali perangkat Twin Power Turbo, sistem pasokan bahan bakar direct fuel injection, dan variable camshaft control pada intake dan exhaust (double VANOS) serta kontrol katup variabel VALVETRONIC yang telah dipatenkan oleh BMW Group.

Beruntung, setelah 60 menit berkutat di jalan raya Sudirman yang macet akibat pembangunan jalan, saya mengarahkan mobil masuk ke jalan Tol dalam kota yang ternyata lengang. Ini kesempatan emas untuk mengeksplor mesin 3-silinder segaris 1.5 liter yang diklaim mampu memroduksi 136hp pada 4.500 rpm dan torsi puncak 220Nm di rentang 1.250-4.000 rpm. Jalur Tol hari itu benar-benar lancar membuat saya tak segan memacu Cooper 5-Door hingga wilayah BSD Serpong. Sambil menyelam minum air, kami juga sekaligus melakukan pengujian dengan alat speed test untuk menghitung akselerasi 0-100km/jam saat perjalanan menuju ke BSD. Dari beberapa kali pengujian, kami memperoleh hasil terbaik 10,9 detik. Angka akselerasi 0-100 km/jam ini cukup jauh dari klaim pabrikan yang mematok waktu 8,1 detik pada kecepatan maksimum 207km/jam untuk akselerasi yang sama. Mengapa? Tentu, lokasi dan kondisi pengujian serta kondisi teknikal mobil uji kami berbeda. Jalan raya umum, termasuk Tol dengan lalulintasnya, tentu saja jauh berbeda dengan lokasi pengujian pabrikan yang umumnya dilakukan di sirkuit prooving ground. Juga kondisi teknis mobil uji, semisal ukuran dan jenis ban standar yang digunakan. Belum lagi perbedaan skill penguji profesional dengan kami yang tergolong amatir, serta metode dan kualitas alat uji. Jadi, adanya perbedaan hasil uji akselerasi lumrah saja terjadi.

image027Yang jelas, transmisi otomatis 6-kecepatan Steptronic yang diusung Cooper 5-Door menyajikan perpindahan antargigi yang sangat halus namun cukup dinamis. Beberapa kali Saya melakukan ‘kick down’ untuk merasakan akselerasi dan tenaga mesin Twin Turbo yang ditanam melintang. Pedal gas merespon dengan baik, terasa lembut saat pijakan menyentak, membuat mobil berakselerasi optimal. Namun, semburan turbonya menurut saya agak terlambat, baru bekerja ketika mesin berputar antara 3.500-4.500 kali per menit.

Menurut MINI, pihaknya melakukan inovasi melalui sistem kontrol transmisi yang lebih efisien, fungsi mekanikan yang diperbarui, dan fungsi hidraulik yang dioptimalkan. New MINI 5-Door memadukan transmisi otomatis dengan fungsi engine start/stop otomatis, mencegah penggunaan bahan bakar berlebih khususnya pada saat berhenti di lampu lalulintas, persimpangan atau di tengah kemacetan. Melalui sistem navigasi MINI, transmisi otomatis ini bahkan mampu memperhitungkan rute melalui riwayat perpindahan gigi. Berdasarkan data navigasi, posisi transmisi disesuaikan dengan kondisi jalan seperti di persimpangan atau tikungan, sehingga mencegah perpindahan gigi yang tidak diperlukan ketika mobil berada di antara dua tikungan pendek.

Secara keseluruhan, pengendalian mobil berpenggerak roda-depan (FWD) ini nyaris tak tak ada bedanya dengan Cooper 3-Door. Tetap menyajikan rasa MINI yang kental, meski dimensinya lebih bongsor. Setir terasa sedikit berat namun tetap stabil dan presisi berkat electromechanical power steering yang berfungsi menjaga counter lingkar kemudi akibat traksi roda yang tidak merata, terutama ketika berbelok tajam secara tiba-tiba atau menikung pada kecepatan tinggi. MINI sendiri telah menggunakan as roda depan dengan swivel bearing bermaterial alumunium dan axle support serta lengan suspensi dari besi berkekuatan tinggi, meningkatkan kenyamanan dan kelincahan pengendaraan. Ditambah optimalisasi perhitungan kinematika as roda depan, hasilnya MINI 5-Door memberikan sensasi kemudi yang presisi dan gesit.

Di jalan Tol dan di jalan dalam kota dengan lalulintas yang yang macet sekalipun, Cooper 5-Door tetap mudah dikemudikan. Sesekali bermanuver untuk mendahului kendaraan lain akan terasa mudah, karena handling mobil menganut go-kart style yang mengutamakan ‘fun-to-drive’. Penggunaan velg forged light alloy ukuran 16inci berbalut ban berukuran 195/55 membuat Cooper 5-Door terasa lebih ‘mengigit’ aspal. Apalagi mobil ini telah mengaplikasi suspensi single-joint spring strut axle di depan dan multilink axle di bagian belakang, membuat handling terasa lebih mantap.

Di tikungan tajam, terasa sekali ‘bantuan’ fitur Dynamic Stability Control (DSC) yang membuat handling-nya tetap stabil. DSC mencakup drive-off assistant, fungsi pengeringan rem, Fading Brake Support, dan moda DTC (Dynamic Traction Control). Ketika DSC dinonaktifkan, fungsi penguncian elektronik untuk as roda depan secara selektif dan tepat akan mengurangi laju roda yang berputar lebih cepat, misalnya ketika memasuki tikungan tajam, lalu komputer akan mengarahkan kembali torsi mesin ke roda lainnya. Sistem yang dikenal sebagai Electronic Differential Lock Control (EDLC) ini mendukung gerak momentum mobil ke depan tanpa mengurangi respon setir. Sementara DTC memungkinkan gejala ‘slip’ pada roda penggerak untuk memudahkan kendali di atas permukaan jalan yang licin. Lebih dari itu, MINI 5-Door bahkan juga dilengkapi dengan sistem Performance Control, yang mampu mengurangi gejala understeer sebelum mencapai ambang batas, amat membantu respon kemudi saat menikung. Rasanya bukan omong kosong jika mobil ini terpilih sebagai best handling dalam voting di majalah ternama asal Inggris.

MINI 5-Door menyediakan tiga mode pengendaraan (MINI Driving Modes) yang dapat Anda pilih sesuai dengan kebutuhan berkendara Anda, yaitu moda standar (MID), SPORT, dan GREEN. Aktivasi masing-masing moda pengendaraan sangat gampang, cukup dengan menggeser sakelar putar yang terletak di dasar tuas transmisi. Masing-masing moda pengendaraan menyajikan pengaruh yang berbeda pada akselerasi, respon setir, dan akustik mesin. Pada moda GREEN misalnya, amat mendukung gaya mengemudi yang santai dan lebih hemat konsumsi bahan bakar, serta mengoptimalkan energi untuk berbagai fungsi kenyamanan bertenaga listrik, seperti pendingin udara. Sedangkan moda SPORT lebih mendukung gaya mengemudi yang dinamis dan agresif, meski konsekuensinya lebih boros konsumsi bahan bakar.

Well, harus saya akui MINI 5-Door cukup mumpuni untuk penggunaan di dalam kota, apalagi dengan moda pengendaraan GREEN yang sesuai dengan teknik eco driving. MINI mengklaim konsumsi bahan bakar 5-Door mampu mencapai 20km/liter dengan moda ini. Kami sengaja mencoba ketiga moda pengendaraan selama pengujian, untuk mengetahui masing-masing karakternya sekaligus mencari tahu kombinasi konsumsi bahan bakar Cooper 5-pintu ini dalam tiga karakter pengendaraan. Nah, dengan kombinasi ketiga moda pengendaraan di dalam kota dan jalan tol, kami memperoleh hasil konsumsi bahan bakar 5-Door ‘hanya’ 7,1km/liter. MINI mengklaim, penggunaan teknologi MINIMALISM yang menjadi fitur standar pada MINI 5-Door tak hanya mencakup fungsi engine start/stop otomatis, tapi juga pengukuran ekstensif untuk mengoptimalkan beban dari hambatan udara yang memengaruhi konsumsi bahan bakar, mencakup regenerasi energi pengereman, aktivasi pompa bahan bakar, pompa pendingin, serta unit pendukung lainnya. Bahkan 5-Door juga dibekali fungsi coasting, yaitu pada kecepatan 50-160km/jam Anda dapat mengangkat kaki dari pedal gas, membuat mobil tetap terus berjalan pada kecepatan konstan dengan tingkat konsumsi bahan bakar minimum.

Cukup? Tak perlu diragukan soal fitur keselamatannya, karena MINI 5-Door menyediakan mulai dari ABS, DSC, EBD, Airbags, Runflat indicator, Automatic Driving Lights with Rain Sensor dan Crash sensor sebagai standar baku fitur keselamatan. Tentu, dengan segala kelebihan teknologi advanced dan sederet fitur yang ditawarkan serta nama besar MINI, harga mobil ini jelas tak bisa dibilang murah. PT Maxindo International Nusantara Indah selaku Authorized Dealer MINI di Indonesia, menawarkan varian Cooper 5-Door dengan banderol Rp 539.000.000 (OTR). Paket ini sudah termasuk fasilitas MINI Service Inclusive yang mencakup perawatan rutin tanpa biaya selama 5 tahun/70.000 km dan garansi 36 bulan tanpa batasan jarak tempuh.

Review Score by BestCar.id

  • In the cabin8
  • On the road7
  • 7.5

    Score

    Menawarkan tampilan stylish dan interior berkualitas premium yang sama seperti Cooper versi 3-Door, tetapi dengan kepraktisan tambahan sepasang pintu belakang dan bagasi yang lebih besar. New MINI 5-Door yang ‘family friendly’ bisa menjadi mobil utama keluarga yang Anda harapkan. Mengapa tidak?