Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Menonton Ken Block ‘Menaklukkan’ 1.400 Tenaga Kuda dari 7 Motor Listrik Mustang Mach-E

1.400 tenaga kuda dari tujuh motor listrik Ford Mustang Mach-E 1400 ternyata cukup liar bagi seorang Ken Block, dan ia ingin melakukan – setidaknya – sekali lagi.

BestCar Indonesia – Ketika pembalap rally profesional, Ken Block, mendapat kesempatan untuk mengendarai Mustang Mach-E di acara peluncuran kendaraan listrik Ford ini tahun lalu, ia sedikit kecewa (setidaknya) karena tidak dapat menguji mobil itu hingga ke batas – Ken Block sering menyebutnya dengan istilah “hooning“.

Itu karena hanya ada tiga Mustang Mach-E yang ada pada saat itu, dan Ford perlu memastikan mereka tidak disalahgunakan terlalu banyak sehingga dapat digunakan untuk acara pengenalan lain yang telah direncanakan. Ken Block harus menunggu delapan bulan, sebelum akhirnya memperoleh apa yang ia inginkan…dan bahkan dengan ‘bonus’. Tak hanya mendapatkan ‘track time’ di sirkuit dengan Mustang Mach-E, tetapi Ken Block juga diberi kesempatan melakukan ‘hooning’ dengan Mustang Mach-E 1400, satu-satunya versi Mach-E dengan 1.400 tenaga kuda yang baru saja diperkenalkan minggu ini.

O ya, Mustang Mach-E 1400 adalah mobil demo dan uji teknik satu-satunya yang dibuat oleh Ford Performance Motorsports (divisi khusus mobil-mobil performa tinggi Ford) untuk menunjukkan potensi semua kendaraan listrik dan untuk membantu para insinyur meneliti cara-cara meningkatkan performa mereka. Ford Performance tidak sendirian menciptakan Mach-E 1400, tapi bekerja sama dengan RTR Vehicle — sebuah perusahaan spesialis suku cadang dan penyesuaian untuk mobil dan truk Ford yang didirikan oleh Vaughn Gittin Jr. Ford juga bekerja dengan mitra luar lainnya, serta kelompok pengembangan kendaraan listrik in-house Ford, Team Edison, untuk merekayasa Mach-E 1400.

Ken Block di belakang kemudi Mustang Mach-E bertenaga 1.400hp adalah kombinasi ‘emas’ di planet internet, dan Ford juga paham betul fakta ini. Mungkin itulah sebabnya Ken Block setuju untuk mengujinya di lapangan beton seluas 20 hektar. Tentu saja, Block juga harus membawa Mustang “Hoonicorn” 1965 miliknya dan membiarkan Vaughn Gittin Jr. mengendarainya sebagai ‘barter’.

Menurut Mark Rushbrook, kepala Ford Performance Motorsports, Mach-E 1400 berbasis crossover SUV Mustang Mach-E yang akan mulai dijual Ford pada tahun depan. Versi produksi crossoverr SUV Mach-E GT disebut-sebut akan menghasilkan 459hp lewat dua motor listriknya.

Ford Mustang Mach-E 1400 menggunakan paket baterai 56,8 kilowatt-jam — lebih kecil dari paket standar 76 kWh dalam model produksi  mobil listrik Mach-E ini — yang berada di bagian paling bawah, membuatnya memiliki pusat gravitasi (center of gravity) rendah. Baterainya saja berbobot 1.500 pound, membuat bobot total mobil ini lebih dari dua ton, tapi tak masalah karena Mach-E 1400 menggunakan tujuh motor listrik — tiga di depan dan empat di belakang — untuk mengubah satu set bannya menjadi debu di udara berkat keajaibannya menghasilkan torsi instan.

Tujuh motor listriknya secara keseluruhan mampu meletupkan power lebih dari 1.400 tenaga kuda, mirip dengan Mustang Cobra Jet all-electric. Selain rem regeneratif biasa yang dimiliki sebagian besar mobil listrik — yang dapat menghasilkan tenaga untuk mengisi ulang baterai ketika deselerasi, Mach-E 1400 juga memiliki rem tangan hidrolik yang dapat menghentikan hanya roda belakang untuk melakukan putaran ekstrem dan berbagai trik lainnya. Mach-E 1400 juga dibekali chassis yang dirancang khusus, dan hampir semua komponen mekanik unik yang ada di mobil ini. Sebagian besar bodi Mcah-E 1400 terbuat dari serat karbon, dengan kap mesin dari serat komposit organik sebagai alternatif yang lebih murah dari serat karbon.

Ketika Vaughn Gittin Jr. dari RTR Vehicle menjelaskan Mach-E 1400 kepada Ken Block, pembalap profesional itu sempat bertanya di mana kapasitor fluks (flux capacitor) berada. Lalu, Vaughn menunjuk ke konsol tengah yang memiliki kabel tegangan tinggi dengan penutup plexiglass yang bening. Itu adalah sentuhan yang sangat keren oleh RTR. Seperti yang Anda lihat, kabel oranye tebal membentang di tengah kendaraan dan terhubung ke inverter untuk salah satu dari tujuh motor listriknya.

Flux capacitor ditempatkan di konsol tengah

Dibuat untuk memamerkan kemungkinan apa yang dapat dilakukan oleh Ford dan RTR dengan elektrifikasi, Ford mengatakan Mach-E 1400 dapat digunakan untuk berbagai situasi olahraga bermotor — meskipun kecepatan tertinggi 160mph akan menutup kemungkinan mobil ini bersaing di arena balap NASCAR yang menuntut kecepatan hingga 200mph.

Di antara banyak hal yang Ford dan RTR Vehicle bisa buktikan lewat Mustang Mach-E, faktor kesenangan potensial dari sebuah kendaraan listrik (EV) ada di garis depan. Sebagai permulaan, pengaturan powertrain-nya menawarkan penyesuaian yang tak terbatas. Itu dapat berupa penggerak roda-depan (FWD), penggerak roda-belakang (RWD), atau penggerak semua-roda (AWD), dan Anda bahkan dapat menyesuaikan jumlah torsi yang dikeluarkan. Oh ya, dan baterainya hanya perlu diisi ulang dalam 45 menit saja. Jadi seperti yang dikatakan Vaughn Jr. ketika ia menggambarkan Mustang Mach-E 1400 sebagai ‘roller coaster magnetik’ yang dapat Anda kendalikan.

Klip video yang Anda tonton ini memperlihatkan bagaimana Ken Block melakukan ‘hooning’ habis-habisan. Mustang Mach-E 1400 berteriak di sepanjang trek uji, dengan lengkingan seperti supercharger bernada tinggi. Ia menari di trek drifting, meliuk-liuk di pengujian Gymkhana, dan membakar keempat bannya di atas permukaan beton area pengujian seluas 20 hektar itu.

Bagaimanapun, apa yang Anda lihat bukan sekadar menonton Ken Block meronta-ronta di belakang kemudi, ketika menaklukan 1.400 tenaga kuda dari tujuh motor listrik mobil demo itu. Yang harus kita lihat adalah rasa optimisme untuk masa depan performa kendaraan listrik. Apa yang dikembangkan Ford dan RTR dengan Mach-E 1400 mungkin pada akhirnya hanya akan berakhir di ruang pamer, meskipun dalam bentuk super-mahal, super-eksklusif. Tak masalah.

Sangat menyenangkan melihat Ford melakukan semua itu dengan Mustang Mach-E 1400. Membawa elektrifikasi ke Ford Motorsports tidak diragukan lagi akan membawa lebih banyak penggemar balap kendaraan listrik (EV). Walaupun, akan tetap ada sejumlah komplain dari kalangan penggila Mustang konvensional yang setia ketika Mach-E diperkenalkan dengan nama ‘Mustang’ yang melekat padanya. Bukan hanya karena Mustang yang satu ini tak lagi menggunakan bahan bakar fosil, tetapi juga fakta bahwa Mach-E adalah crossover SUV, bukan sedan sport layaknya Mustang sejati.

Namun, jika Ford terus membuktikan bahwa Mach-E telah mendapatkan hak untuk mengenakan lencana ‘pony car’ yang bangga dengan iterasi seperti Mach-E 1400, rasanya sebagian besar penggemar ‘hardcore’ Mustang akhirnya akan ikut bergabung. Seperti juga Ken Block yang merasa Mach-E 1400 cukup liar, membuat dia ingin melakukannya – setidaknya – sekali lagi.

 

Teks: Yusran Hakim

Sumber: insideevs.com, www.thedrive.com, ford performance

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *