Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search
jdpower1

Kualitas Kendaraan di Indonesia Meningkat dari 5 Tahun Lalu

Honda menerima dua penghargaan tingkat model untuk kualitas awal melalui Brio Satya di segmen mobil entry compact dan Honda BRV di segmen entry SUV. Sementara Toyota dan Suzuki masing-masing menerima satu penghargaan lewat Toyota Fortuner  di segmen SUV dan Suzuki Ertiga  di segmen entry MPV.

BestCar Indonesia – Kualitas kendaraan baru di Indonesia terus meningkat dibandingkan lima tahun lalu, khususnya di bidang-bidang yang terkait dengan masalah-masalah kebisingan dan fungsi. Setidaknya, begitulah laporan dari J.D. Power Initial Quality StudySM (IQS), yang dirilis Rabu (21/12-2016) lalu.

Seperti yang Anda tahu, J.D. Power memiliki kantor di Tokyo, Singapura, Beijing, Shanghai, Malaysia dan Bangkok yang melakukan riset kepuasan pelanggan dan menyediakan layanan-layanan konsultasi dalam industri otomotif, teknologi informasi dan keuangan di wilayah Asia Pasifik. Bersama-sama, keenam kantor ini membawa bahasa kepuasan pelanggan ke konsumen dan perusahaan di Australia, China, India, Indonesia, Jepang, Malaysia, Filipina, Taiwan, Thailand dan Vietnam.

Studi Initial Quality StudySM (IQS) ini mengukur masalah dari pemilik kendaraan baru dalam jangka waktu dua bulan hingga enam bulan pertama masa kepemilikan dan membahas lebih dari 200 masalah dalam delapan kategori kendaraan (disusun dari frekuensi masalah yang dilaporkan): mesin dan transmisi; pengalaman berkendara; interior kendaraan; eksterior kendaraan; fitur, kontrol dan display; pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC); audio, hiburan dan navigasi; dan tempat duduk. Kualitas awal ditentukan oleh jumlah rata-rata masalah yang dialami per 100 kendaraan (PP100), dengan nilai terendah menunjukkan kualitas yang lebih tinggi.

Industri memiliki nilai rata-rata 70 PP100 di tahun 2016, dibandingkan dengan 82 PP100 di tahun 2012. Jumlah masalah yang dilaporkan terkait dengan kebisingan dan fungsi kendaraan telah menurun masing-masing sebanyak 6 PP100 dan 3 PP100. Namun masalah-masalah terkait dengan desain tidak memperlihatkan peningkatan dalam periode yang sama, meningkat ke 19 PP100 di tahun 2016 dari 18 PP100 di tahun 2012.

“Fokus yang kuat dari eksekusi manufaktur selama bertahun-tahun telah menunjukkan hasilnya,” ungkap Kaustav Roy, direktur J.D. Power di Singapura. “Para pelanggan dengan jelas mengapresiasi hal yang sama dengan melaporkan masalah yang lebih sedikit selama kepemilikan awal kendaraan mereka.”

Namun Roy menambahkan bahwa tantangannya berada di penyesuaian desain kendaraan dengan kebutuhan optimal untuk para pelanggan di Indonesia. “Berdasarkan kondisi berkendara di Indonesia, tampaknya sensitivitas pelanggan terhadap kenyamanan dan kemudahan berkendara akan meningkat,” katanya. “Pabrikan yang mampu mengatasi hal-hal ini dalam desain keseluruhan kendaraan akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk membedakan produk-produk mereka dan membangun advokasi yang lebih baik untuk merek (brand) mereka.”

Temuan-temuan Penting

  • Para pemilik kendaraan compact (kompak) melaporkan paling sedikit masalah (39 PP100), sementara pemilik kendaraan kelas entry compact melaporkan paling banyak masalah (91 PP100).
  • Dua masalah yang paling banyak dilaporkan adalah kategori interior kendaraan dan HVAC: Karpet sering tergeser dari tempatnya (2,7 PP100) dan jendela sering berembun/tidak membersihkan seperti yang diinginkan (2,5 PP100).
  • Penggunaan kendaraan berhubungan dengan masalah-masalah kualitas awal. Kualitas awal untuk para pelanggan yang berkendara lebih dari 1.000 kilometer per bulan adalah 85 PP100, dibandingkan dengan 54 PP100 untuk mereka yang berkendara 1.000 kilometer atau kurang per bulan.
  • Pembeli yang pernah membeli lebih dari satu kendaraan cenderung melaporkan lebih banyak masalah kualitas awal dibanding pembeli pertama (100 PP100 v.s 61 PP100). Perbedaan terbesar terlihat dalam masalah-masalah terkait dengan desain, yaitu sebesar 15 PP100 lebih banyak untuk pembeli yang pernah membeli lebih dari satu kendaraan dibandingkan pembeli pertama.
  • Lebih dari setengah (51%) pemilik yang senang dengan kualitas kendaraan mereka (memberikan nilai 8 hingga 10 dalam skala 10) mengatakan bahwa mereka “pasti akan” merekomendasikan kendaraan mereka ke keluarga dan teman, sementara hanya 23% dari mereka yang kecewa atau merasa biasa saja (nilai 1 hingga 7) mengatakan hal yang sama.

jdpower2

Peringkat-peringkat 2016 Indonesia IQS

Honda menerima dua penghargaan tingkat model: Honda Brio Satya di segmen mobil entry compact (59 PP100) dan Honda BRV di segmen entry SUV (44 PP100). Sementara Toyota Fortuner (45 PP100) menerima penghargaan untuk peringkat tertinggi di segmen SUV dan Suzuki Ertiga (55 PP100) menerima penghargaan untuk peringkat tertinggi di segmen entry MPV.

jdpower3

Honda Brio Satya

Indonesia Initial Quality Study (IQS) 2016 didasarkan pada evaluasi dari 3.490 pemilik kendaraan yang membeli kendaraan mereka antara September 2015 hingga Agustus 2016. Studi ini meliputi sembilan merek kendaraan berbeda dan 38 model mobil penumpang dan kendaraan utilitas. Studi ini dilaksanakan dari Maret hingga Oktober 2016.

jdpower4

Toyota Fortuner

 

jdpower5

Suzuki Ertiga

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *