Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Ini Dia Spek & Fitur Lengkap Suzuki Jimny Gen-4 Versi Indonesia

Dengan konsep “Functional Beauty, Designed for Proffesionals, Jimny Gen-4 mengembangkan lebih jauh keampuhan racikan tradisional — berupa platform body-on-frame yang bertumpu pada chassis ladder, sistem penggerak part-time 4WD dengan transfer case 2-speed (4H dan 4L), serta suspensi dengan gardan rigid yang diwariskan dari generasi sebelumnya — untuk meningkatkan performa, kenyamanan dan keselamatan saat berkendara.

BestCar Indonesia – Setelah GIIAS tahun lalu  hanya pajangan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) secara resmi meluncurkan Suzuki All-New Jimny atau Suzuki Jimny generasi keempat (Gen-4) pada pembukaan ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang, Kamis (18/07/2019). Peluncuran mobil fenomenal yang lama dinantikan para pecinta off-road dan kendaraan 4×4 ini sekaligus menandai inovasi Jimny generasi keempat yang hadir lebih eksklusif dan tangguh, baik dari performa, fitur, maupun tampilan.

Diklaim memiliki kepraktisan dan kenyamanan yang jauh lebih baik dari generasi sebelumnya, Jimny Gen-4 tetap menawarkan karakteristik kuat untuk menaklukkan medan off-road, seperti para pendahulunya. Pembaruan pada Jimny generasi keempat ini dilakukan lebih untuk mencairkan kekakuan sebuah jip/SUV. Jimny kini tak hanya untuk para pekerja keras, namun untuk memenuhi tren yang ada di tengah masyarakat saat ini: gaya hidup!

“Secara keseluruhan, rancangan Jimny generasi keempat dibuat untuk memberikan pengalaman mengemudi yang andal di berbagai medan, baik untuk pengguna mobil sehari-hari sampai pengendara off-road profesional. Jimny terbaru ini hadir dengan desain yang lebih eksklusif, namun tetap membawa gaya khas yang dicintai oleh para penggemar Jimny lintas generasi,” papar Hiroyuki Yonezawa, Chief Engineer Jimny Suzuki Motor Corporation (SMC).

Tak heran jika dalam proses pengembangan desain terbaru Jimny, SMC melakukan riset mendalam dengan mewawancarai para pengguna kendaraan off road profesional untuk memahami kebutuhan dan keinginan mereka atas sebuah kendaraan yang mampu melintasi berbagai medan ekstrem. Tak hanya itu, SMC juga mendengarkan tanggapan para pecinta Jimny yang telah mengikuti uji kendara prototype untuk menguji fungsi dan performa Jimny generasi keempat secara langsung.

Hadir dengan konsep “Functional Beauty, Designed for Proffesionals, Jimny Gen-4 tidak hanya mengandalkan keindahan yang dihasilkan oleh performa, tetapi juga kepraktisan pada fitur-fiturnya. Platform body-on-frame yang bertumpu pada chassis ladder, sistem penggerak part-time 4WD dengan transfer case 2-speed (4H dan 4L), serta suspensi dengan gardan rigid (rigid axle suspension) yang diwariskan dari generasi sebelumnya, kini dikembangkan lebih jauh lagi untuk meningkatkan performa, kenyamanan dan keselamatan Jimny Gen-4 saat berkendara.

Lewat penerapan konsep tersebut, desain eksterior Jimny Gen-4 sengaja dirancang dengan sudut-sudut tegas yang menjaga kendaraan agar tetap kokoh dan stabil. Beberapa fitur eksterior Jimny generasi terbaru ini juga menggabungkan berbagai elemen rancangan yang disematkan pada generasi sebelumnya, sehingga menciptakan tampilan klasik Jimny dengan sentuhan yang lebih modern. Sementara, interiornya dibuat lebih praktis dengan detail-detail fungsional, seperti fitur Panel Control, AC Auto Climate serta bagasi yang lebih fleksibel dan dilengkapi luggage box.

Dengan kelengkapan fungsi yang menyeluruh, kata Yonezawa, Jimny generasi keempat diciptakan sebagai Jimny dengan desain terbaik dalam sejarah panjangnya. Tak pula heran jika Jimny berhasil meraih gelar ‘2019 World Urban Car’ dan ‘World Car Design’, hanya dalam beberapa bulan setelah peluncuran globalnya tahun lalu.

 

Desain Eksterior

Seperti pendahulunya, Jimny Gen-4 tetap menggunakan platform Suzuki yang berbasis ladder frame (chassis model tangga). Secara dimensi, ia juga tak terlalu jauh berbeda dengan para pendahulunya, dengan panjang 3.265mm, lebar 1.645mm, dan tinggi 1.730mm, dan panjang wheelbase (jarak sumbu roda) mencapai 2.250mm. Tangki bahan bakarnya mampu menampung maksimum 40 liter. Secara keseluruhan, bobot Jimny Gen-4 bertransmisi manual mencapai 1.085kg, sedangkan varian bertransmisi otomatis sedikit lebih berat dengan 1.100kg.

Untuk urusan desain, para desainer Suzuki sengaja mengadopsi pendekatan ‘neo-retro’. Paling mencolok terlihat pada grille berwarna hitam yang mirip dengan Jimny generasi ketiga (JB33) alias Jimny Wide, tetap mempertahankan  model bilah vertikal khas Jimny seperti ‘leluhurnya’. Begitu pula dengan headlamp LED Projector terbaru yang telah dilengkapi dengan Leveling Feature untuk mengatur tinggi rendah pencahayaan sesuai kebutuhan, dan fog lamp yang menyerupai bentuk lampu Jimny generasi pertama (LJ80). Selain itu, Suzuki menyematkan Headlamp Washer yang dapat membersihkan lampu depan (headlamp) saat tertutupi lumpur atau kotoran selama perjalanan.

 

Lalu dua garis horizontal di sisi kap mobil diwarisi dari Jimny generasi kedua (SJ410 dan SJ413), bumper depan anti-gores dengan honey comb dan bumper belakang dilabur kelir hitam, lampu belakang dipasang di bumper, dan ban serep model ‘konde’ yang digantung di pintu bagasi. Nyaris tak ada yang berubah dari para pendahulunya, meski secara keseluruhan tampilan Jimny generasi keempat ini terasa lebih modern.

Bagian tepi atap Jimny Gen-4 kini telah dilengkapi Drip Rail, yang mencegah air masuk ke dalam kabin saat membuka atau menutup pintu. Sementara pengaturan posisi kaca spion luar yang berkelir hitam bisa diatur dari dalam secara elektrik melalui fitur Electric Adjustable and Foldable Mirror. Jimny Gen-4 juga dilengkapi dengan Turn Signal Lamp yang ditempatkan di fender (spakbor), berfungsi memberikan tanda kepada kendaraan lain pada saat akan berpindah jalur. Spakbor Jimny terbaru ini juga dilengkapi Over Fender yang berfungsi sebagai anti gores guna melindungi bodi dari gesekan atau serpihan batu saat berkendara.

Di bagian bawah, tampilan eksterior Jimny Gen-4 juga semakin sporty dengan ban berukuran 195/80 R15 dengan velg Alloy Wheels warna Dark Metallic Gray. Di pasar global, ada juga pilihan velg besi model klasik yang makin mengentalkan aura khas Jimny leluhurnya. Sayang, sejauh ini belum diketahui apakah pihak Suzuki Indonesia juga akan menyediakan velg ‘kaleng’ ini sebagai opsional.

Seperti generasi sebelumnya, bagian belakang Jimny Gen-4 juga tetap mencuatkan desain minimalis dan Spartan layaknya off-roader sejati. Bumper belakang tampil kokoh didukung Rear Combination Lamps dan fitur High Mount  Stop Lamp yang informatif, sehingga mudah terpantau oleh pengemudi lain dari kejauhan. Kaca belakang Jimny Gen-4 dilengkapi Rear Defogger dan wiper untuk memaksimalkan visibilitas ke belakang. Bagasinya dilengkapi luggage box dengan tools kit di dalamnya.

Ditawarkan dalam empat trim/tipe berdasarkan skema warna yang disediakan (single tone dan two tone) serta transmisi (manual dan otomatis), Jimny generasi keempat untuk pasar Indonesia dibanderol dengan harga termurah Rp 315,5 juta dan termahal Rp Rp 330 juta (On-the-Road/OTR Jakarta).

Untuk varian single tone, pilihan warna bodinya terdiri dari Superior White, Silky Silver Metallic, Medium Grey, Bluish Black Pearl 3, dan Jungle Green. Sementara varian two tone dengan atap hitam, pilihan warnanya terdiri dari Kinetic Yellow + Bluish Pearl 3; Brisk Blue Metallic + Bluish Black Pearl 3; dan Chiffon Ivory Metallic + Bluish Black pearl 3.

 

Interior & Fitur

Interior Suzuki Jimny Gen-4 bergaya ‘old skool’ dengan nuansa serba hitam dan sarat panel plastik. Mudah digunakan dan mudah dibersihkan. Simple and no-nonsense! Lihat material di sekujur dashboard-nya yang mudah dibersihkan, tidak licin dan mudah digenggam. Garis horizontal pada dashboard juga dirancang untuk memberikan jarak penglihatan yang dapat membantu pengendara mengenali sudut kendaraan di medan jalanan yang ekstrem, seperti pegunungan.

Roda kemudi Jimny Gen-4 dibalut material kulit yang disempurnakan dengan berbagai fitur kenyamanan bagi pengendara, seperti tilt steering yang dapat menyesuaikan posisi kemudi pengendara, audio control untuk mengatur audio pada steering wheel dengan mudah, serta koneksi Bluetooth. Juga ada cruise control, fitur canggih yang bertujuan menjaga kecepatan konstan tanpa harus menginjak pedal gas.

Interior Jimny Gen-4 varian bertransmisi manual (MT)

Interior Jimny Gen-4 varian bertransmisi otomatis (AT)

Saat bermanuver dan mengalami guncangan pada mobil, penumpang depan Jimny dapat berpegangan pada Ride in Assist Grip yang besar, kokoh dan mudah digenggam. Selain itu, dashboard Jimny juga terintegrasi dengan Head Unit Touch Screen ukuran 6.8” yang dilengkapi dengan fitur USB, Bluetooth dan terkoneksi dengan smartphone. Panel Control yang terletak di bawah AC berfungsi untuk mengaktifkan Electronic Stability Programme (ESP) dan Hill Descent Control (HDC) serta tombol pengatur kaca spion.

Di belakang lingkar kemudi ditempatkan kombinasi meter cluster antara analog dan digital. Juga lampu indikator, yang secara lengkap menunjukkan aktivasi fitur ABS, airbag, temperatur mesin, pengingat pintu terbuka, hingga sistem penggerak empat rodanya. Sementara pengaturan suhu di dalam mobil diatur secara otomatis melalui fitur AC Auto Climate yang dilengkapi heater.

penyejuk kabin telah mengadopsi model otomatis dengan , walaupun pengaturannya masih memakai sistem tombol putar. Namun, terdapat juga pilihan sebagai pemanas kabin ketika berada di kawasan berhawa sejuk seperti di pegunungan.

 

Sebagai mobil penjelajah, Suzuki Jimny gen-3 dibekali banyak kompartemen yang ergonomis bagi pengemudi dan penumpang untuk menyimpan makanan maupun minuman. Di konsol tengah, pintu depan, dinding kabin belakang, dan dashboard, terdapat kompartemen serba guna. Mulai dari glove boxconsole boxfloor console tray, hingga cup holder.

Seperti para pendahulunya, kabin Jimny Gen-4 juga lebih menawarkan kenyamanan bagi penumpang bangku depan ketimbang penghuni bangku belakang, khususnya soal ruang kaki (leg room). Meski begitu, ruang kabin Gen-4 jauh lebih lega dibanding pendahulunya, Jimny Gen-3, apalagi Gen-2. Lagi pula, jip mungil Suzuki ini memang bukan disiapkan sebagai ‘people mover’.

Didesain untuk menampung empat penumpang, kursi baris kedua Jimny Gen-4 dapat dilipat serata lantai untuk menciptakan ruang bagasi yang jauh lebih besar. Karena dirancang juga sebagai lantas bagasi (dalam kondisi terlipat rata), bagian belakang kursi baris kedua ini dilapisi bahan yang mudah dibersihkan jika terkena noda dan kotoran, ketika dijadikan sebagai bagasi. Toh Suzuki tak melupakan kenyamanan penumpang belakang, karena sandaran kursi jok belakang yang telah dilngkapi head rest (sandaran kepala) ini juga bisa direbahkan ke belakang untuk menambah kenyamanan penumpang belakang. O ya, kedua kursi belakang juag telah dibekali sabuk pengaman dan ISOFIX Child Seat sebagai pengait khusus untuk tempat duduk bayi.

Kursi baris pertama dapat digeser dengan mudah ke depan hanya dengan menekan tuas di sisi bawah kursi depan, tanpa perlu dilipat. Hal ini memudahkan penumpang bagian belakang untuk keluar maupun masuk. Selain itu, guna meningkatkan kenyamanan penumpang selama di perjalanan, Suzuki menyematkan fitur Noise Vibration Harshness (NVH) yang mampu mengurangi suara dari luar, dan getaran dan gesekan pada saat bermanuver atau ketika melintasi medan off road yang kasar.

 

Powertrain, Drivetrain, & Kapabilitas Off-road

Sedikit berbeda dengan racikan khas Suzuki Jimny yang sejak dulu menggunakan mesin berkapasitas kecil, Jimny generasi keempat kini menggunakan mesin yang lebih besar, tipe K15B 4-silinder segaris naturally aspirated (non-turbo) berkapsitas 1,5-liter, dengan sistem pasokan bahan bakar Multipoint Injection. Mesin yang sama dengan yang digunakan Suzuki Ertiga 2018 di pasar Indonesia — juga digunakan pada Maruti Ciaz 2018 dan Maruti Ertiga 2018 di pasar India — ini mampu memproduksi tenaga hingga 102PS pada 6.000rpm dan torsi puncak 130Nm yang dituai pada 4.000rpm.

Seluruh daya mesin disalurkan ke roda melalui dua pilihan transmisi, yaitu manual 5-speed dan otomatis 4-speed. Sementara sistem penggerak 4-rodanya (4WD) masih setia mengikuti tradisi para pendahulunya, tetap mengusung model part-time 4WD dengan transfer case 2-speed (low range ratio gear/4L dan high range ratio gear/4H) sebagai fitur standar. Serupa para pendahulunya, unit transfer case Jimny Gen-4 terpisah dari transmisinya. Di antara kedua unit perangkat penyalur daya tersebut dihubungkan oleh as kopel (propeller shaft) kecil, dan ini sangat memudahkan proses modifikasi engine swap atau transmission swap ataupun transfer case swap.

Suzuki menyebut mode berkendara four-wheel drive (4WD) Jimny Gen-4 sebagai ‘All Grip Pro 4WD’, yang pada dasarnya merupakan part-time 4WD. Sistem penggerak 4-roda jenis ini memberikan kebebasan pada pengemudi untuk memilih mode berkendara sesuai dengan kebutuhan; 2H untuk berkendara pada kecepatan rendah hingga tinggi di jalan normal (aspal/kerikil kering/gravel) dengan dua roda belakang saja sebagai penggerak; 4H untuk berkendara pada kecepatan rendah hingga tinggi di medan off road ringan-medium (dengan empat roda sebagai penggerak); dan 4L untuk berkendara ‘merayap’ pada kecepatan sangat rendah (dengan empat roda sebagai penggerak)di medan off-road berat seperti bebatuan kasar, lumpur, salju, dan medan yang lebih ekstrem.

Para engineer Suzuki, bagaimanapun, tetap meracik Suzuki Jimny Gen-4 sebagai “jip sejati”, dengan ramuan dasar yang sama sejak Suzuki Jimny generasi pertama: berupa kombinasi konstruksi body on frame (ladder frame), solid axle depan-belakang, dan part-time 4WD dengan transfer case dual-speed (4H dan 4L). Bedanya dengan generasi pertama dan kedua, Jimmy Gen-4 (juga Gen-3) sudah menganut paduan solid axle dan per keong dengan sistem 3-link yang terdiri atas 2 radius arm dan 1 panhard rod (lateral rod) baik di depan maupun belakang. Konstruksi seperti ini mengikuti Jimny generasi kedua era 1995-1998 untuk pasar Jepang dan global (JA12/JA22/JB32), sehingga pengendaraannya diklaim Suzuki lebih nyaman dibanding Jimny generasi kedua sebelum tahun produksi 1995 (SJ30/SJ410/SJ413) yang masih memakai kombinasi solid axle dan per daun (leaf spring).

Secara khusus, para engineer Suzuki menempatkan kedua axle (gardan) pada ujung depan dan belakang chassis alias “stretching”. Hasilnya, mengurangi gejala pitching saat kendaraan sedang bergerak sehingga memaksimalkan kenyamanan pengendaraan dan sekaligus mengoptimalkan sudut datang (approach angle) 37o  maupun sudut pergi (departure angle) 50o dan ramp break over angle 28.

Keunggulan sudut-sudut tersebut, yang diekspresikan lewat overhang depan dan belakang yang pendek serta ground clearance tinggi (210mm) — juga berkat penggunaan velg ukuran 15inci dan ban 195/80 R15, memungkinkan Jimny Gen-4 melewati berbagai kondisi medan off-road yang ekstrem tanpa mengenai bumper atau under body. Di sisi lain, dimensi Jimny Gen-4 yang mirip-mirip dengan generasi SJ410 membuat radius putar juga minimalis, hanya 4,85m saja, sehingga sangat luwes melakukan manuver di berbagai kondisi jalan.

 

Uniknya, Suzuki tetap menggunakan racikan rasio antar-gigi pada transmisi maupun transfer case yang sama persis dengan Suzuki Jimny Gen-3 alias Jimny Wide (generasi ketiga yang beredar sejak 1998 di pasar global dan 2017 di pasar Indonesia), baik untuk varian bertransmisi manual maupun otomatis (lihat: Tabel Rasio Antar-gigi).

Menilik data spesifikasi teknis yang dilansir PT.SIS, terlihat bahwa transmisi otomatis 4-speed dan transfer case Jimny Gen-3 dibekali rasio antar-gigi (gear ratio) yang lebih halus dibandingkan varian bertransmisi manual. Sebagai catatan, makin kasar rasio gigi di transmisi dan transfer case, maka makin besar pula rasio gigi akhir (final gear ratio) dan itu berarti makin baik pula angka crawl ratio — yang menggambarkan kemampuan merayapnya melintasi medan off-road berat.

Lihat saja perbandingannya. Rasio gigi 1 pada varian bertransmisi otomatis hanya 2,875 : 1, sedangkan pada varian bertransmisi manual mencapai 4,425 : 1 (lihat: Tabel Rasio Antar-gigi). Begitu pula dengan rasio gigi akhir (final gear ratio) varian otomatis yang lebih halus dibandingkan varian manual (4,090 versus 4,300). Memang, angka rasio gigi low range (4L) di transfer case varian otomatis dirancang lebih kasar dari varian manualnya (2,643  versus 2,002), tapi hasil akhirnya tetap saja angka crawl ratio (diperoleh dari rumus: rasio gigi 1 x rasio gigi akhir x rasio gigi low range/4L) pada varian manual masih jauh lebih baik dari varian otomatisnya (38,09 versus 31,08). Dengan kata lain, di atas kertas boleh dibilang kemampuan off-road varian Jimny Gen-4 bertransmisi manual lebih mumpuni dibandingkan varian bertransmisi otomatis di medan berat.

 

Tabel Rasio Antar-gigi Suzuki Jimny Gen-4

 

Transmisi                         Manual 5-speed dan Otomatis 4-speed
Rasio Gigi                              Manual (MT)                        Otomatis (AT)

Gigi 1                                          4,425                                      2,875

Gigi 2                                          2,304                                      1,568

Gigi 3                                          1,674                                      1.000

Gigi 4                                          1,190                                      0,696

Gigi 5                                          1,000                                         —

Rasio Transfer case

High (4H)                                    1,000                                      1,320

Low (4L)                                      2,002                                      2,643

Final gear                                    4,300                                      4,090

Crawl ratio                              38,09                                      31,08

 

Fitur Safety & Security

Sebagai off-roader modern, fitur keselamatan (safety) dan keamanan (security) yang disematkan pada Jimny Gen-4 bisa dibilang yang paling lengkap di antara line-up Jimny. Fitur keselamatan pada rangka Jimny terbaru dimaksimalkan oleh struktur ladder frame yang memiliki kekuatan lebih andal dan rigid, dengan penambahan x-member dan 2 cross member di bagian bawah badan mobil, sehingga jadi lebih kuat mengangkut beban berat, fleksibel, dan tangguh di medan off road. Dengan adanya konstruksi ladder frame, Jimny mampu meredam guncangan dan getaran permukaan jalan.

Untuk menjaga keselamatan penumpang dan pengendara dari luar, Jimny  mampu mengurangi dampak guncangan berkat rangka TECT (Total Effective Control Technology) Body dengan struktur yang secara efisien menyerap dan menyebarkan energi benturan jika tabrakan, sehingga dapat menjaga ruangan kabin tetap utuh. Selain itu, fitur Side Impact Beam yang berupa batang baja ditempatkan di masing-masing sisi pintu untuk menjaga body tetap kokoh saat terjadi benturan dari samping, sehingga pintu masih bisa dibuka.

Di luar itu, agar pengemudi benar-benar terlindungi di dalam kabin ketika mengalami benturan dari depan, Jimny Gen-4 telah mengadopsi sistem kemudi dengan  Collapsible Stering Column. Ketika terjadi benturan frontal, batang setir akan patah ke bawah, sehingga meminimalisir pengendara terhimpit oleh roda kemudi.

 

Sistem pengereman kini telah dibekali fitur Antilock Braking System (ABS) + Braking Assist (BA), Electronic Stability Programme (ESP), dan Brake LSD Traction Control, teknologi membuat respon rem menjadi lebih cepat hanya dengan sedikit tekanan pada pedal rem. Kinerja pengereman menjadi lebih tinggi, untuk menghindari kemungkinan tergelincir di permukaan jalan yang licin. Selain itu, Jimny juga menyematkan fitur Hill Hold Control (HHC) dan Hill Descent Control (HDC) yang menjaga kendaraan melorot ketika menjelajahi medan menanjak/menurun curam.

Untuk lebih menjamin keselamatan penumpang, ada fitur 3-Points ELR Seatbelt yang akan mengencang otomatis dan menahan tubuh jika terjadi entakan keras. Sementara fitur SRS Dual Airbag yang ada di dashboard dan kemudi serta kaitan ISOFIX, juga menggenapi fitur keselamatan pada interior Jimny. Selain itu, Jimny juga dilengkapi fitur keamanan (security) berupa kunci Immobilizer yang dilengkapi sistem ECM (Electronic Control Module) dari anak kunci, sehingga dapat meminimalisir risiko pencurian. Dengan sistem kunci Immobilizer ini, mobil hanya bisa dihidupkan oleh kunci aslinya.

Perpaduan teknologi, fungsi, dan tampilan yang berkelas di Jimny generasi keempat, membuat All-New Jimny meraih dua penghargaan dari ajang World Cars Awards untuk kategori 2019 World Urban Car dan World Car Design of the Year, hanya dalam hitungan bulan sejak kemunculan perdananya tahun lalu.

 

Teks: Yusran Hakim

Foto: Tito B. Setiawan

 

 

 

SPESIFIKASI UMUM SUZUKI JIMNY  
DESKRIPSI SATUAN JIMNY  
Dimensi Kendaraan  
Panjang Mm 3.625  
Lebar Mm 1.645  
Tinggi Mm 1.720  
Jarak poros roda Mm 2.250  
Jarak pijak depan Mm 1.395  
Jarak pijak belakang mm 1.405  
Ground clearance mm 210  
Radius putar minimum mm 4.850  
Ukuran ban mm 195/80 R15  
Kapasitas  
Tempat duduk Orang 4  
Tangki bahan bakar L 40  
Mesin  
Tipe mesin K15B  
Silinder 4  
Jumlah katup 16  
Kapasitas mesin cc 1.462  
Diameter x Langkah mm 74 x 85  
Tenaga Ps @rpm 102/6.000  
Torsi Nm @rpm 130/4.000  
Bahan bakar Bensin  
Sistem penggerak 4-Wheel Drive  
Transmisi  
–        Manual 5-speed

–     Automatic 4-speed

 
Suspensi Depan & Belakang  
3 Link Rigid Axle dengan Coil Spring  
Varian Warna  
Single Tone

· Superior White

· Silky Silver Metallic

· Medium Gray

· Bluish Black Pearl 3

· Jungle Green

Dual Tone

· Kinetic Yellow + Bluish Black Pearl 3

· Brisk Blue Metallic + Bluish Black Pearl 3

· Chiffon Ivory Metallic + Bluish Black pearl 3

 

 

 
DAFTAR FITUR UNGGULAN SUZUKI JIMNY
EKSTERIOR
Iconic Front Grille Tampilan tegas dan sporty dengan bumper anti gores.
LED Projector Headlamps with Leveling Feature Cahaya lebih terang, lebih fokus, dan lebih hemat energi. Dilengkapi Leveling Feature untuk pengaturan tinggi-rendah pencahayaan.
Headlamps Washer Membersihkan lampu dari cipratan lumpur/kotoran untuk keselamatan perjalanan.
Fog Lamp Membantu pencahayaan di jalanan berkabut atau hujan.
Scratch-resistance Bumper with Wheel Arch Extension Bumper anti gores dilengkapi dengan extension over fender. Melindungi bodi mobil dari gesekan atau serpihan batu.
High Mount Stop Lamp Memberikan tanda saat mobil melakukan pengereman sebagai fitur keselamatan.
Rear Defogger Mengurangi kabut/embun pada kaca belakang.
Black Painted Outside Mirror

(Electrically Adjustable and Foldable)

Kaca spion bisa diatur dan dilipat dari dalam secara elektrik.
Drip Rails Menghindarkan masuknya air ke kabin saat menutup/membuka pintu.
Three Angles Mendaki rintangan dan bukit terjal tanpa khawatir mengenai bumper dan under body.
Dark Metallic Gray Alloy Wheel

with Tire 195/80 R15

Desain sporty, daya cengkram kuat dan stabil.
INTERIOR
Ride-in Assist Grip Pegangan yang kokoh dan mudah digenggam untuk meningkatkan kenyamanan saat bermanuver.
Head Unit 6,8” Dilengkapi fitur USB, Bluetooth, dan Smartphone Connection untuk perjalanan lebih menyenangkan.
AC Auto Climate with Heater Temperatur dapat diatur secara otomatis untuk kenyamanan selama dalam perjalanan.
Panel Control Desain yang simpel dan praktis agar mudah digunakan. Dilengkapi tombol untuk mengatur naik-turun kaca kanan dan kiri, mengaktifkan fungsi ESP (Electric Stability Program), serta mengaktifkan fungsi HDC (Hill Descent Control).
Switch Audio Control with Bluetooth Phone Connection Memudahkan kontrol audio dan menerima panggilan saat berkendara.
Steering Wheel with Leather Cover Steering wheel tampil mewah dengan balutan kulit yang dilengkapi dengan power steering dan tilt steering serta fitur modern untuk kenyamanan berkendara.
Cruise Control Fitur canggih untuk menjaga kecepatan kendaraan secara konstan tanpa harus menginjak pedal gas yang akan aktif pada kecepatan di atas 40 km/jam.
Luggage Bagian belakang kursi dan bagasi dilapisi bahan yang mudah dibersihkan jika terkena noda dan kotoran.
OFF-ROAD PERFORMANCE
All Grip Pro 4WD Sistem All Grip Pro menawarkan kemampuan off-road mutakhir yang dapat memenuhi jiwa petualang dari pengemudi, dan memberikan kepercayaan diri bagi pengemudi untuk menghadapi dan mengeksplorasi tantangan dengan mode berkendara 2H, 4H dan 4L.
Ladder Frame Chassis Struktur rangka tangga yang memiliki kekuatan lebih andal, kuat dan kokoh. Menjadikan bagian bawah bodi mampu mengangkat beban berat, fleksibel, tangguh dan stabil untuk medan off-road serta meredam guncangan dan getaran permukaan jalan.
3-Link Rigid Axle with Coil Spring Suspensi pada bagian depan dan belakang kendaraan yang mendukung Jimny sehingga memiliki traksi lebih kuat dan stabil sehingga tangguh dan nyaman meredam goncangan pada beragam kondisi jalan.
Engine K15B Jimny hadir dengan tipe mesin K15B yang lebih ringan namun memiliki tenaga dan torsi besar untuk akselerasi dan performa lebih maksimal di kondisi jalanan normal maupun ekstrem.
SAFETY DRIVING
Dual SRS Airbag Kantung udara yang terletak di posisi kemudi serta penumpang depan. Akan mengembang apabila terjadi tabrakan/benturan sehingga meminimalkan risiko cedera serius dan meningkatkan faktor keselamatan.
TECT Body Struktur rangka lebih efisien menyerap dan menyebarkan energi saat terjadi benturan atau tabrakan sehingga menjaga ruang kabin lebih utuh.
Brake LSD Traction Control Respons rem lebih cepat dengan sedikit tekanan pada pedal. Kinerja pengereman lebih tinggi sehingga menghindarkan mobil tergelincir di permukaan yang licin.
Electronic Stability Program (ESP) Sistem yang memadukan pengereman serta kestabilan kendaraan saat melaju di jalan licin dan berliku untuk menghindari over steer atau under steer.
Antilock Braking System (ABS) + Brake Assist (BA) ABS akan mencegah roda terkunci saat melakukan pengereman mendadak. Sementara BA akan memberikan gaya pengereman maksimum ketika melakukan pengereman darurat.
Hill Hold Control (HHC) Mengaktifkan sistem rem secara otomatis saat menanjak dan mencegah mobil bergerak mundur selama 2 detik pada jalan menanjak.
Hill Descent  Control (HDC) HDC akan menjalankan rem otomatis dan mempertahankan kecepatan pada 10 km/jam saat mode 4H atau pada 5 km/jam saat mode 4L.
ISOFIX Berfungsi sebagai pengaman dan pengkait kursi anak sehingga meningkatkan faktor keselamatan saat berkendara bersama anak.

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *