Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

Shell Helix Eco, Pelumas Mesin LCGC Khusus untuk Indonesia

Pelumas baru khusus untuk mobil LCGC (Low Cost Green Car) ini diformulasikan khusus untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang telah memenuhi standar tertinggi dari International Lubricant Standardization and Approval Committee (ILSAC)  GF-5.

BestCar Indonesia Shell Lubricants secara resmi meluncurkan produk pelumas mesin kendaraan roda empat Shell Helix Eco khusus untuk pasar Indonesia, Selasa lalu (05/06-2018). Shell Helix Eco adalah pelumas berkualitas yang dirancang khusus untuk mesin mobil modern dengan kapasitas di bawah 1.200cc atau disebut mobil LCGC (Low Cost Green Car) alias Kendaraan Bermotor Roda Empat Hemat Bahan Bakar dan Harga Terjangkau (KBH2), seperti Toyota Calya, Daihatsu Sigra, Toyota Agya, Daihatsu Agya, Datsun Go dan Go+, Suzuki Karimun Wagon R, dan Honda Brio Satya.

Ditawarkan dalam dua varian, Shell Helix Eco 0W-20 (Full Synthetic) dan Shell Helix Eco 5W-30 (Synthetic), pelumas baru dari Shell Lubricant Indonesia ini merupakan produk pertama Shell yang diracik khusus untuk mobil-mobil berharga terjangkau tersebut.

“Kehadiran pelumas baru ini merupakan bentuk komitmen Shell dalam memenuhi kebutuhan pasar Indonesia yang cukup besar akan pelumas berkualitas untuk mobil modern berkapasitas mesin kecil. Shell Lubricants senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan produk pelumas berkualitas yang sesuai dengan perkembangan teknologi mesin kendaraan saat ini. Dan hari ini kami dengan bangga menghadirkan pelumas khusus untuk mobil LCGC khusus untuk pasar Indonesia, yaitu Shell Helix Eco,” ujar Dian Andyasuri, Director of Lubricants PT. Shell Indonesia yang didampingi oleh Mario Viarengo (VP Marketing Lubricants PT Shell Indonesia), Edward Satrio (VP Consumer Brand Helix & Advance PT Shell Indonesia) dan Shofwatuzzaki (Zaki), Shell Lubricants Technical Manager PT Shell Indonesia. Acara  peluncuran turut dihadiri dan disaksikan oleh perwakilan pemilik mobil LCGC dari berbagai komunitas dan para pengelola bengkel rekanan Shell dari berbagai wilayah di Jakarta dan sekitarnya.

(ki-ka) : Shofwatuzzaki (Zaki), Shell Lubricants Technical Manager Indonesia, Mario Viarengo, VP Marketing Lubricants PT Shell Indonesia, dan Edward Satrio, VP Consumer Brand Helix & Advance PT Shell Indonesia

Menurut Edward Satrio, populasi mobil LCGC di Indonesia cukup besar dan terus meningkat. Irit bahan bakar, lebih ramah lingkungan dan bentuk body yang lebih fleksibel menjadikan mobil LCGC sebagai pilihan masyarakat Indonesia khususnya bagi keluarga muda, para pekerja baru ataupun mereka yang beralih dari kendaraan roda dua ke roda empat. “Mereka tentu memerlukan produk pelumas mesin berkualitas dengan kekentalan atau viskositas rendah yang ‘pas’ untuk mobil LCGC-nya,” paparnya.

Kedua varian Shell Helix Eco menggunakan technologi ACT (Active Cleansing Technology) yang dapat membersihkan endapan kotoran di dalam mesin, sehingga mesin tetap bersih dan tahan lebih lama. “Residu kotoran tidak boleh menempel di dalam mesin. Nah, dengan ACT ini kotoran akan dirontokkan dan kemudian dibuang bersama oli,” ujar Shofwatuzzaki (Zaki).

Tak hanya itu, produk pelumas mesin Shell Helix Eco telah diformulasikan khusus untuk menghasilkan efisiensi bahan bakar yang telah memenuhi standar tertinggi dari International Lubricant Standardization and Approval Committee (ILSAC) GF-5. “Jadi bukan lagi sekadar API SN saja, melainkan sudah memenuhi standar tertinggi ILSAC GF-5. Oli dengan standar ILSAC GF-5 itu sudah pasti API SN, namun bedanya ada pada pengujiannya yang jauh lebih ketat agar oli bisa memenuhi ILSAC GF-5,“ tambah Zaki.

Untuk lulus dalam pengujian standar ILSAC GF-5, pertama, oli harus bisa membantu penghematan bahan bakar. Kedua, mampu meningkatkan ketahanan mesin pada temperatur tinggi, dan ketiga memenuhi standar stabilitas busa. “Semakin banyak busa yang ada di bak mesin akan berbahaya, dan mobil-mobil LCGC itu membutuhkan oli yang tidak menimbulkan busa,” ungkap Zaki.

Untuk varian Shell Helix Eco 0W-20 full synthetic telah dilengkapi dengan formulasi rendah penguapan, yang membuat level pelumas lebih terjaga dan mengurangi konsumsi pelumas berlebih.

Produk pelumas Shell Helix Eco tersedia dalam kemasan 3,5 liter yang ‘pas’ dengan kebutuhan mobil modern dengan kapasitas mesin di bawah 1.200cc alias LCGC. Untuk mempertegas identitasnya sebagai pelumas yang spesifik bagi mobil-mobil LCGC, pada kemasan kedua varian Shell Helix Eco juga tertera tulisan “LCGC” dan “KHUSUS Kapasitas Mesin Hingga 1.200 CC”. “Dengan kemasan bervolume 3,5 liter, kami ingin mengedukasi pasar agar menggunakan produk yang tepat untuk mobil mereka. Isi bersih 3,5 liter itu pas sekali, tidak ada pelumas yang terbuang atau tidak terpakai,” papar Edward.

Secara harga, kedua varian Shell Helix Eco juga cukup kompetitif. Shell Helix Eco 0W-20 (Full Synthetic) dibanderol Rp 325 ribu dan Shell Helix Eco 5W-30 (Synthetic) Rp 305 ribu. ”Shell Helix Eco merupakan pasangan yang sebenarnya untuk mobil LCGC baik dari sisi viskositas, kemasan dan harga. Kami berharap dua varian Shell Helix Eco yang kami hadirkan resmi pada hari ini dapat memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia akan produk pelumas berkualitas khusus untuk mobil LCGC,” tambah Dian.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pelumas mesin khusus mobil LCGC “Shell Helix Eco”, silakan kunjungi: www.shell.co.id/helixeco

 

Teks: Delloe Munandar




Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *