Semakin Cerdas Memilih Mobil
MENU
Search

16 Tahun Toyota Avanza, Sukses Catat Penjualan 1,8 Juta Unit

Tumbuh kembang bersama dinamika masyarakat, Avanza sukses menjadi mobil paling favorit di Indonesia. Bahkan, di tengah penurunan permintaan pasar sebesar 11,1% pada segmen Low MPV pada tahun ini, angka penjualan Avanza masih bisa tumbuh sebesar 6,9% dibandingkan tahun lalu.

BestCar Indonesia Sejak pertama kali diperkenalkan ke publik pada 11 Desember 2003 lalu, Toyota Avanza langsung disambut dengan antusiasme besar oleh masyarakat Indonesia. Lebih dari 43 ribu unit Avanza terjual pada tahun perdananya. Bermodalkan ‘DNA’ 7-Seater MPV yang andal dan tangguh, kini di usianya yang ke-16 tahun Avanza semakin dipercaya oleh masyarakat hingga menjadi MPV terlaris di Indonesia dengan lebih dari 1,8 juta pelanggan.

Secara keseluruhan, pasar Low MPV nasional sepanjang periode Januari – Oktober 2019 memang anjlok cukup drastis hingga 25% dibanding periode yang sama tahun 2018 lalu , dengan capaian wholesales hanya 197.922 unit. Namun, Toyota Avanza masih berada di posisi teratas. Bahkan, di tengah penurunan permintaan pasar sebesar 11,1% pada segmen Low MPV pada tahun ini, angka penjualan Avanza masih bisa tumbuh sebesar 6,9% dibandingkan tahun lalu. Ini membuktikan Avanza tidak hanya tetap menjadi pilihan karena mampu memenuhi ekspektasi dan kebutuhan masyarakat Indonesia, tetapi juga telah menjadi ‘Part of Indonesia Greatness’.

Data dari Gaikindo menunjukkan, wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) Toyota Avanza sepanjang periode Januari – Agustus 2019 tercatat mencapai 55.500 unit, hanya terpaut beberapa unit dengan penjualan Mitsubishi Xpander yang berada di urutan kedua. Namun pada dua bulan berikutnya (September dan Oktober 2019), Toyota Avanza yang tetap menempati posisi teratas meninggalkan jauh pesaing utamanya, Mitsubishi Xpander. Data Gaikindo pada September 2019 misalnya, menyebutkan penjualan Low MPV andalan Toyota ini mencapai 9.476 unit, jauh di atas Mitsubishi Xpander yang hanya mencatat penjualan 4.407 unit pada periode yang sama. Lalu di Oktober 2019, penjualan Avanza sedikit menurun dengan angka 8.816 unit, namun tetap terrpaut jauh dengan Mitsubishi Xpander yang penjualannya juga menurun ke angka 4.236 unit.

“Toyota Avanza lahir dari upaya Toyota untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia akan ‘the real 7-seater MPV’ dengan ‘DNA’ yang andal dan tangguh. Kami bersyukur hingga di usianya ke-16 tahun ini, Avanza senantiasa mampu memenuhi ekspektasi dan kebutuhan masyarakat Indonesia. Hal ini tercermin dari angka penjualan Avanza yang kini tampil lebih modern dan nyaman masih tetap tumbuh sebesar 6,9% di akhir tahun 2019 ini. Terima kasih banyak kami ucapkan kepada pelanggan, khususnya kepada lebih dari 1,8 juta pengguna Avanza yang semakin memberikan kepercayaan kepada Avanza untuk menjadi MPV terlaris di Indonesia dan sekaligus menjadi ‘Part of Indonesia Greatness’,” kata Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Anton Jimmi Suwandy.

Sejak awal, Toyota Avanza dirancang sebagai kendaraan serba guna (MPV)  yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan dan mendukung berbagai macam aktivitas masyarakat Indonesia. Spesifikasi dan performa dasar Avanza seperti ground clearance yang ideal, mesin yang irit dan bertenaga, serta penggunaan sistem penggerak roda-belakang (RWD), telah menjadi ‘DNA’ Avanza yang berperan penting dalam mengakomodir beragam budaya masyarakat dan juga kondisi infrastruktur jalanan yang terbentang dari Sabang sampai Marauke. Sehingga, Avanza berhasil mendapatkan sambutan positif dari banyak masyarakat Indonesia saat pertama kali diperkenalkan 16 tahun yang lalu.

Lebih jauh Anton yang pada awal karirnya di Toyota juga turut berkiprah dalam melahirkan Avanza menambahkan bahwa produk ini tidak hanya tampil fenomenal di sisi pencapaian, tetapi juga mampu membuat segmen Low MPV menjadi sangat besar. Pasar Low MPV, lanjut Anton, berkembang sangat pesat semenjak Avanza muncul. Satu tahun sebelum Avanza muncul, pasar Low MPV hanya berkisar 5 ribuan unit. Namun setelah Avanza muncul pasar Low MPV naik tajam menjadi mendekati 80 ribu unit pada akhir tahun 2004. Bahkan, pasar Low MPV pernah mencapai titik tertinggi di tahun 2013 dengan pencapaian lebih dari 200 ribu unit.

“Kami bersyukur Avanza tetap menjadi MPV pilihan masyarakat Indonesia selama 16 tahun terakhir, meskipun banyak pemain baru di segmen Low MPV. Terima kasih kami ucapkan kepada pengguna Avanza yang senantiasa mempercayakan Avanza untuk terus menjadi yang terfavorit, bahkan tidak hanya di segmen Low MPV tetapi juga di seluruh segmen otomotif roda empat. Tentunya kami akan menjadikan masukan dari pengguna Avanza mengenai kebutuhan dan ekspektasi mereka untuk terus melakukan continuous improvement untuk Avanza ke depannya, agar senantiasa mampu memenuhi ekspektasi dan kebutuhan pelanggan,” tambah Anton Jimmi.

Seiring dengan respon positif yang masyarakat berikan kepada Avanza, Toyota terus melakukan peningkatan pada performa, kenyamanan, fitur safety dan tampilan Avanza untuk mengikuti dinamika perubahan ekspektasi dan kebutuhan, hingga terlahirlah generasi ke-2 Avanza pada tahun 2011 dan Grand New Avanza-Veloz pada tahun 2015.

Tak berhenti di situ, Toyota kembali melakukan peningkatan yang signifikan pada Avanza-Veloz di awal tahun 2019 ini. Tampilan New Avanza menjadi lebih modern dan tampilan New Veloz menjadi lebih stylish. Selain itu, Toyota juga meningkatkan level kenyamanan pada New Avanza dan New Veloz dengan menambahkan peredam suara di beberapa bagian mobil, sehingga tingkat kebisingan yang masuk ke dalam kabin mobil dapat berkurang secara signifikan.

“Kami bersyukur berbagai bentuk improvement yang kami lakukan dapat senantiasa memenuhi ekspektasi dan kebutuhan pelanggan yang kian dinamis. Berbagai masukan yang diberikan oleh pelanggan setia Avanza, memberikan dorongan bagi kami untuk senantiasa meningkatkan performa Avanza baik dari sisi durability, kenyamanan, dan keselamatan. Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para pelanggan, sehingga menjadikan Avanza sebagai MPV paling laris saat ini,” kata Executive General Manager PT Toyota-Astra Motor, Fransiscus Soerjopranoto.

Teks: Yusran Hakim

Spesifikasi Mobil

Spesifikasi Keterangan
Tipe
Mesin
Tenaga Maksimum
Torsi Maksimum
Transmisi
Dimensi (P x L x t)
Wheelbase
Ground Clearance
Velg & Ban
Bobot
Kapasitas Tangki
0-100 km/jam
Konsumsi BBM
Kebisingan kabin idle/4000rpm
Harga



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *